Pola makan Rasulullah sudah semestinya jadi teladan bagi umat muslim. Sebagai suri tauladan, Rasulullah memiliki pola makan yang baik. Dengan mengikutinya, sama saja telah melaksanakan ajaran Islam.
Pola Makan Rasulullah dalam Islam
Rasulullah SAW tidak sembarangan dalam makan. Pola makan yang baik senantiasa jadi kebiasaan setiap hari untuk menjaga kesehatan tubuh. Adapun beberapa pola makan Nabi Muhammad SAW ialah sebagai berikut.
Minum Air dan Madu di Pagi Hari
Salah satu pola makan yang baik dari kebiasaan Nabi Muhammad SAW ialah makan di pagi hari. Sebelum makan, Rasulullah SAW senantiasa bersiwak untuk membersihkan sekaligus menjaga kesehatan mulut.
Baca Juga: Pengertian Isra Miraj, Perjalanan Spritual Rasulullah SAW
Setelah itu, Rasulullah SAW meminum segelas air yang sudah bercampur sesendok madu asli. Madu sendiri terkenal sebagai salah satu bahan alami yang mampu mengatasi berbagai masalah kesehatan. Mulai dari membersihkan lambung, peradangan, sembelit, dan masih banyak lagi.
Makan Kurma Saat Waktu Dhuha
Ketika memasuki waktu Dhuha, Rasulullah SAW sering mengonsumsi kurma ajwa’ sebanyak 7 butir. Kebiasaan dalam pola makan Rasulullah ini memiliki khasiat yakni mencegah racun masuk ke dalam tubuh.
Makan Minyak Zaitun di Sore Hari
Saat waktu sudah menjelang sore hari, Rasulullah SAW mengonsumsi menu makanan berupa minyak zaitun. Selain itu, Rasulullah SAW juga biasanya mengonsumsi cuka dan makanan pokok seperti halnya roti.
Pola makan ini memiliki khasiat berupa menghindari kepikunan saat usia lanjut, melancarkan pencernaan, mengatasi sembelit, dan lain sebagainya. Roti yang bercampur minyak zaitun dan cuka juga bisa mencegah kanker.
Makan Sayuran di Malam Hari
Menu makanan Rasulullah SAW di malam hari berupa berbagai jenis sayur-sayuran segar. Sudah bukan rahasia lagi apabila sayuran memiliki banyak kandungan nutrisi yang mampu menjaga kesehatan tubuh.
Sayuran ini juga bisa melindungi tubuh dari berbagai ancaman penyakit. Setelah makan pun, Rasulullah SAW tidak langsung tidur. Hal tersebut supaya makanannya mudah tercerna oleh tubuh.
Menu Makanan Kesukaan Rasulullah
Selain beberapa pola makan di atas, masih ada banyak pilihan menu lainnya yang juga jadi kesukaan Rasulullah SAW. Kendati demikian, Rasulullah SAW tak rutin mengonsumsinya. Lantas apa saja menu makanan tersebut?
Tsarid
Salah satu menu makanan kesukaan Rasulullah namun tak rutin mengonsumsinya ialah tsarid.
Baca Juga: Dahsyatnya Kekuatan Doa, Salah Satunya Tolak Takdir Buruk
Menu ini berupa campuran roti dan daging. Lalu ada tambahan kuah air masak.
Yaqthin
Menu makanan kesukaan Nabi Muhammad SAW berikutnya yaitu yaqthin. Makanan ini memiliki khasiat tersendiri di dunia kesehatan. Hal ini lantaran bisa mencegah penyakit gula.
Buah Anggur dan Susu
Umat muslim juga perlu mengetahui bahwa Rasulullah SAW menyukai buah anggur dan susu (hilbah).
Qitsa
Perlu Anda tahu pula bahwa Rasulullah SAW juga sering mengonsumsi qitsa dengan kurma. Qitsa sendiri merupakan jenis buah yang mirip mentimun. Akan tetapi, ukurannya cenderung lebih besar.
Cara Rasulullah Minum Air Putih
Dalam memahami pola makan Rasulullah, Anda juga perlu tahu bagaimana cara minum air putih yang baik. Pada dasarnya, Nabi Muhammad SAW meminum air putih sebanyak 2 liter sehari.
Dengan jumlah air putih tersebut, Rasulullah minum sebanyak 1 gelas setiap bangun tidur, 1 gelas sebelum Subuh, 1 gelas sesudah subuh, 1 gelas sebelum mandi, dan 1 gelas sesudah mandi. Kemudian Rasulullah menggenapi agar sampai 2 liter hingga waktu 6 petang.
Masih berkaitan dengan cara minum air putih, Rasulullah SAW juga memperhatikannya ketika malam hari. Ketika ingin tidur, Rasulullah SAW cukup minum air putih sebanyak 1-2 teguk saja.
Rasulullah SAW tidak minum air putih 1 gelas atau lebih karena bisa mengganggu kesehatan ginjal. Dengan mengikuti pola makan dan minum Rasulullah tersebut, tentu berdampak baik terhadap kesehatan tubuh.
Supaya kesehatan tubuh terjaga sebagaimana mestinya, Anda juga perlu imbangi dengan olahraga secara rutin. Selain itu, kelola pikiran dan hati sebaik mungkin supaya terhindar dari stres.
Baca Juga: Keutamaan Bersedekah Harta, Tambah Pahala dan Rezeki
Stres ini seringkali jadi pemicu gangguan kesehatan mental. Oleh karena itu, Anda harus menghindarinya sebaik mungkin.
Sebagai umat muslim, sudah seharusnya tak hanya tahu, namun juga mempraktikkan pola makan Rasulullah SAW dalam keseharian. Selain menjaga kesehatan tubuh, hal ini juga memiliki nilai ibadah. (R10/HR-Online)