harapanrakyat.com,- Penjabat atau Pj Walikota Banjar, Jawa Barat, Ida Wahida Hidayati tegaskan dirinya hanya bermaksud mengenalkan keluarganya saat momen serah terima jabatan (Sertijab) pada tanggal 6 Desember 2023 lalu.
Meskipun dirinya menyebut anaknya sebagai caleg dari PDIP, tetapi Pj Walikota Banjar tersebut tegaskan tidak ada muatan politik saat mengenalkan anaknya Ratu Ilma Rahmi.
Ia meminta semua pihak memahami momen mengenalkan keluarganya saat sertijab, karena tidak ada tendensi politik apa-apa saat momen tersebut.
“Kapasitas saya saat itu mengenalkan keluarga kecil saya. Tidak ada tendensi apa-apa,” kata Ida kepada wartawan saat silaturahmi bersama awak media di Diskominfo Kota Banjar, Senin (11/12/2023).
“Jadi tolong bisa memahami sekali lagi kapasitas saya waktu itu dipersilakan oleh panitia untuk mengenalkan keluarga Pj,” katanya menambahkan.
Baca Juga: Saat Sertijab, Pj Walikota Banjar Kenalkan Anaknya sebagai Caleg, Aktivis Sebut Tak Etis
Lanjutnya mengatakan, anaknya memang menjadi Caleg peserta pemilu 2024, tetapi tidak mencalonkan diri di daerah pemilihan Banjar. Sehingga tidak ada muatan kepentingan politik dengan anaknya.
“Anak saya memang mencalonkan diri tapi tidak di sini tidak di Banjar. Kalau seandainya anak saya mencalonkan di Banjar pasti saya juga akan menolak dijadikan Pj Walikota Banjar. Karena nanti ada konflik kepentingan antara saya dengan anak saya,” katanya.
“Jadi kapasitas saya sekali lagi saya tegaskan saya hanya mengenalkan keluarga kecil saya. Bukan kampanye karena memang Dapilnya bukan di sni,” katanya.
Ida mengatakan, dirinya akan menjaga netralitas sebagai seorang ASN. Terlebih bukan hanya saat ini, ia melewati momen pesta demokrasi.
Saat ini hanya ingin fokus untuk menjalankan amanat menjadi Penjabat Walikota Banjar dan mengawal pemilu 2024 di Banjar agar berjalan dengan lancar dan kondusif.
“Saya bukan simpatisan (partai), bukan juga pengurus. Saya ini ASN sudah 30 tahun dan netralitas ini juga bukan sekarang ini saja, saya hanya ingin menjalankan tugas mengabdi untuk Kota Banjar,” katanya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)