harapanrakyat.com,- Pemerintah Kabupaten Ciamis memperoleh penghargaan anugerah Anindhita Wistara Data tahun 2023 dari Kepala Badan Pusat Statistik (BPS).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Ciamis Tino Armyanto menerima penghargaan itu di Hotel The Rizt Carlton, Jakarta, Senin (4/12/2023).
Penghargaan anugerah Anindhita Wistara Data sendiri itu diterima oleh 34 Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia. Atas kinerjanya dalam penyelenggaraan data sektoral.
Di Indonesia terdapat 514 kabupaten/kota dan 38 Provinsi, kinerja tersebut diukur melalui kegiatan Evaluasi Penyelenggaraan Statstk Sektoral (EPSS).
Dalam Peraturan BPS Nomor 3 Tahun 2022 tentang EPSS, tujuan dari kegiatan EPSS yaitu untuk menilai dan mengukur efektivitas penyelenggaraan statistik sektoral.
Proses penilaiannya melalui tiga tahap yaitu penilaian mandiri, penilaian dokumen, dan penilaian interview.
Tahun ini, penilaian dilakukan terhadap sampel dua kegiatan statistik terbaik yang telah dilaksanakan.
Pemkab Ciamis melalui Diskominfo sebagai leading sektor, telah berhasil melaksanakan kegiatan statistik dengan baik sehingga layak mendapatkan penghargaan tersebut.
Kepala Diskominfo Ciamis Tino Armyanto mengucapkan terima kasih pada semua stakeholder, khususnya pimpinan daerah yang selalu mendorong peningkatan kualitas tata kelola data.
Baca Juga: DPRD dan Pemkab Ciamis Sepakati APBD Tahun Anggaran 2024
Kepada Kepala Bappeda selaku Koordinator Forum Satu Data yang banyak memfasilitasi pelaksanaan kegiatan untuk mendukung Satu Data Kabupaten Ciamis. Juga BPS Ciamis juga atas kinerjanya dalam membina penyelenggaraan statistik Kabupaten Ciamis.
“Terima kasih pada Bupati, Wakil Bupati, Sekda yang selalu mendorong agar data dikelola dengan lebih baik,” ujarnya.
Menurut Tino, poin penting dari penghargaan ini bukan hanya apresiasi, tetapi menjadi motivasi agar bekerja dengan lebih baik.
Selain terus meningkatkan kapabilitas SDM dan kolaborasi perangkat daerah, Diskominfo sebagai Wali data akan membantu melakukan pembinaan data sektoral dengan lebih terukur.
“Kita upayakan membantu melakukan pembinaan dengan lebih terukur. Kita susun instrumen penilaian penyelenggaraan data sektoral dan berusaha memberikan award buat Perangkat Daerah Terbaik,” pungkasnya. (Ferry/R9/HR-Online/Editor-Dadang)