harapanrakyat.com,- Pelantikan Pengurus Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Distrik Kota Banjar, Jawa Barat, libatkan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Acara pelantikan pengurus AMS Distrik Kota Banjar periode 2021-2026 tersebut berlangsung di Aula Dinar Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Banjar, Senin (11/12/2023).
Menanggapi adanya ASN yang menjadi bagian pengurus organisasi tersebut, Ketua AMS Distrik Kota Banjar, Kusnadi menyebut, hal itu diperbolehkan dan sah saja.
Menurutnya, Angkatan Muda Siliwangi merupakan organisasi masyarakat bukan organisasi politik. Sehingga siapa saja boleh menjadi pengurus.
“Karena ini organisasi masyarakat jadi tidak ada masalah, tapi kalau organisasi politik tidak boleh. Jadi di AMS ini semua unsur ada,” kata Kusnadi.
Baca Juga: Pj Walikota Banjar Tegaskan Hanya Kenalkan Keluarga Saat Sertijab, Tak Ada Muatan Politik
Terpisah, Pj Ketua Umum PP Angkatan Muda Siliwangi Rully H Alfiady mengatakan, sikap politik AMS berdasarkan rapat koordinasi wilayah seluruh kader harus menyukseskan Pileg, Pilpres, dan Pilkada.
“Khusus untuk internal, anggota AMS diwajibkan memilih caleg yang berasal dari kader AMS baik dalam Pileg maupun dalam Pilkada,” kata Rully H Alfiady.
Ia menjelaskan, terkait ASN yang menjadi pengurus tentunya tidak diperbolehkan untuk berkampanye dan dituntut harus netral.
“Kalau untuk salah satu calon dalam Pileg kan itu harus memilih. Kalau nanti soal Pilpres dia tidak boleh berkampanye dan tidak boleh di depan. Kita tarik semuanya yang ASN, tapi nanti harus menggunakan haknya juga kan untuk memilih,” jelasnya.
Sambutan Pj Walikota dalam Pelantikan Pengurus AMS Distrik Kota Banjar
Sementara itu, Pj Walikota Banjar Ida Wahida Hidayati mengatakan, pengurus baru harus segera membuat rencana yang matang untuk kemasyarakatan. Pengurus baru juga harus memberi contoh persatuan di tengah masyarakat supaya tidak terjadi perpecahan.
“Berikan contoh yang baik dalam persatuan di tengah masyarakat supaya tidak terjadi perpecahan satu sama lain,” katanya.
Kemudian, harus berkolaborasi dan bersinergi dengan organisasi masyarakat yang lain agar Kota Banjar, aman dan kondusif.
“Bersinergi dengan pemerintah Kota Banjar juga perlu agar menjadi kota yang kondusif apalagi menghadapi Pemilu di tahun 2024 mendatang,” pungkasnya. (Sandi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)