Kamis, April 3, 2025
BerandaBerita TasikmalayaMotif Orang Tua Aniaya Anak Kandungnya hingga Tewas di Tasikmalaya

Motif Orang Tua Aniaya Anak Kandungnya hingga Tewas di Tasikmalaya

harapanrakyat.com,- Orang tua AN (10) yang tega aniaya anak kandungnya hingga tewas di Desa Sukaasih, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, ternyata karena kesal.

B (61) dan S (50) orang tua kandung AN kesal, karena korban yang merupakan anak berkebutuhan khusus (ABK) tersebut, sering menangis saat meminta makan atau akan mandi.

Ternyata B dan S menganiaya korban selama 3 bulan lamanya. Polisi pun menetapkan keduanya sebagai tersangka dalam kematian AN.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Suhardi Hery Haryanto menjelaskan motif orang tua yang menganiaya anak kandungnya hingga tewas tersebut.

“Tersangka menganiaya korban mulai mencubit, memukul menampar hingga menggusurnya saat akan mandi,” jelasnya saat rilis di Mako Polres Tasikmalaya, Senin (4/12/2023).

Menurut AKBP Suhardi, tersangka memang temperamental sering berbuat kasar pada anaknya sampai akhirnya wafat.

Polisi juga sudah melakukan autopsi terhadap korban, dan hasilnya ditemukan terdapat luka.

“Salah satunya adalah luka yang sampai ke organ vital koban. Itu yang bisa menyebabkan kematian korban,” ujarnya.

Pengakuan Orang Tua AN yang Tega Aniaya Anak Kandungnya hingga Tewas di Tasikmalaya

Sementara itu, ayah kandung korban, B, mengakui perbuatannya dan menyesal karena sering memukul dan mencubit anaknya hingga meninggal dunia.

“Saya nyesel pak. Saya cape pulang kerja, anak minta makan, saya kasih makan malah nangis. Disuruh makan sendiri malah gak mau, nangis lagi. Saya lihat dari jendela malah makin menjadi-jadi nangisnya,” katanya di Mako Polres Tasikmalaya, Senin (4/12/2023).

Polisi sudah mengamankan barang bukti berupa foto korban, saat masih bersama ayah angkat dalam kondisi sehat. Dan foto AN bersama orang tua kandungnya yang dalam keadaan sudah berbeda kondisinya.

Selain itu, alat yang orang tua AN pakai untuk menganiaya anak kandungnya. Seperti bantal, sarung bekas luka darah, pakaian korban, sendok, gayung, sapu ijuk dan beberapa alat rumah tangga lainnya.

Akibat perbuatannya, kini kedua tersangka ini terancam Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Dan atau Pasal 351 KUHP, dengan ancaman pidana 15 tahun penjara. (Apip/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Sungai Citalahab di Kertahayu

Sungai Citalahab di Kertahayu Ciamis Meluap, Satu Keluarga Terjebak Banjir

harapanrakyat.com,- Sungai Citalahab di Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap, relawan Sigab Persis Ciamis lakukan evakuasi satu keluarga yang terjebak banjir di...
Kolam Ikan Milik Warga

Hujan Deras di Kota Banjar, Sawah hingga Kolam Ikan Milik Warga Terendam Banjir

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang melanda wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, pada Rabu (2/4/2025) sore menyebabkan area persawahan hingga kolam ikan milik warga di Dusun...
Anak Sungai Citalahab Meluap

Hujan Mengguyur Pamarican Ciamis Sebabkan Anak Sungai Citalahab Meluap, 12 Rumah Terendam

harapanrakyat.com,- Curah hujan yang terus mengguyur membuat anak Sungai Citalahab di Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap. Akibatnya 12 rumah di...
Pohon Jati Tumbang

Sejumlah Pohon Jati Tumbang Timpa Rumah Warga dan Tutup Jalan di Pamarican Ciamis

harapanrakyat.com,- Hujan disertai tiupan angin kencang menyebabkan sejumlah pohon jati tumbang menimpa rumah dan menutup akses jalan di wilayah Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa...
Jalan Utama Penghubung Jatiwaras

Longsor di Tasikmalaya Tutup Akses Jalan Utama Penghubung Jatiwaras-Salopa

harapanrakyat com,- Akibat hujan deras, jalan utama penghubung Jatiwaras-Salopa longsor. Tepatnya di Kampung Demunglandung, Desa Papayan, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (2/4/2025)...
Rumah ludes terbakar Ciamis

Rumah di Ciamis Ludes Terbakar, Diduga Ini Penyebabnya!

harapanrakyat.com,- Sebuah rumah di Lingkungan Karangsari, Kelurahan Maleber, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ludes terbakar. Kebakaran itu terjadi Rabu (2/4/2025) sore sekitar pukul...