Fungsi natrium nitrat sangatlah beragam. Berikut akan kita bahas bersama beberapa fungsi atau manfaat dari senyawa kimia natrium nitrat. Natrium nitrat sendiri merupakan senyawa kimia garam logam alkali nitrat yang memiliki rumus NaNO3.
Senyawa kimia satu ini juga terkenal dengan nama soda nuter atau sendawa Chili. Natrium nitrat sendiri ditemukan dalam jumlah yang besar di Chili. Industri natrium nitrat terjadi ketika asam nitrat dinetralkan oleh natrium hidroksida, natrium bikarbonat, atau natrium karbonat.
Baca Juga: Barium Klorida Dihidrat, Memiliki Banyak Fungsi Namun Beracun
NaNO3 memiliki dua struktur kristal yang berbeda yaitu trigonal dan belah ketupat. Butirannya berwarna putih, tidak memiliki batu, dan rasanya sangat pahit atau asin. NaNO3 juga memiliki sifat yang mudah larut dalam air dan amonia namun sedikit larut pada alkohol.
Fungsi Natrium Nitrat yang Perlu Anda Ketahui
Natrium nitrat adalah zat pengoksidasi yang kuat dan bereaksi hebat dengan zat pereduksi. Ketika melarutkannya, maka NaNO3 akan terdisosiasi menjadi ion NO3- dan Na+. Kemudian dalam suhu tinggi zat berbentuk padatan kristal putih ini akan terurai secara eksplosif.
Bahan ini tidak mudah terbakar namun mampu meningkatkan pembakaran bahan yang mudah terbakar. NaNO3 juga memiliki banyak kegunaan yang penting dalam berbagai bidang industri. Berikut akan kita bahas beberapa kegunaan atau manfaat dari senyawa kimia ini:
Untuk Mengawetkan Makanan Olahan
Kegunaan pertama dari NaNO3 yaitu sebagai pengawet makanan olahan. Bukan hanya sebagai pengawet, NaNO3 bahkan bisa menjadi penambah rasa dan pengikat warna. NaNO3 mampu mengawetkan daging seperti bacon, hot dog, dan beberapa keju.
Sebagai pengawet, fungsi natrium nitrat membuat makanan tidak mudah busuk dan rusak. NaNO3 juga mampu menambah rasa pada berbagai makanan dari ikan, daging, atau unggas. Fungsi lainnya yaitu untuk membantu mempertahankan warna daging yang diawetkan agar tidak rusak.
Namun penggunaan NaNO3 untuk makanan bisa memberikan dampak buruk. Banyak bukti menunjukkan mengonsumsi daging olahan meningkatkan risiko kanker usus besar. Ilmuwan meyakini penyebabnya karena nitrat dalam daging olahan terurai menjadi nitrit dalam tubuh.
Nitrit kemudian bereaksi dengan makanan berprotein dan menghasilkan senyawa nitroso. Ada pula dugaan bahwa peningkatan kadar nitrat dalam tubuh meningkatkan risiko penyakit tertentu. Misalnya yaitu penyakit kanker perut, diabetes, alzheimer, maupun penyakit lainnya.
Fungsi Natrium Nitrat sebagai Bahan Pupuk Kimia
Fungsi lainnya dari NaNO3 yang cukup penting yaitu dalam industri pembuatan pupuk kimia. Penggunaannya bertujuan agar pupuk kimia mampu meningkatkan kandungan nitrogen pada tanah. Sebab NaNO3 memang mampu menghasilkan nitrogen yang memang cukup berguna.
Baca Juga: Cara Menentukan Elektron Valensi Kimia dengan Lebih Mudah
Nitrogen pada tanah memang penting untuk membantu pertumbuhan tanaman di atasnya. Jika nitrogen dalam tanah kurang, maka pertumbuhan tanaman di atasnya akan terhambat. Akibatnya hasil panen tanaman pastinya akan berkurang dan sangat tidak memuaskan.
Karena itu, penting untuk memberikan pupuk kimia yang memiliki kandungan NaNO3. Dalam penggunaannya bisa langsung mengaplikasinnya di tanah atau mencampur dengan air. Anda juga bisa menggunakan pupuk ini dengan jenis lainnya seperti kalium atau fosfor.
Penghambat Korosi pada Baja
NaNO3 ternyata juga memiliki peran yang sangat penting dalam proses pelapisan baja. Fungsi natrium nitrat mampu menciptakan lapisan magnetit dan bertindak sebagai penghambat korosi. Sehingga lapisan tersebut mampu melindungi baja dari karat dan korosi.
Senyawa ini bahkan bisa berperan sebagai pelumas untuk mengurangi gesekan antara dua permukaan. Hal tersebut juga mampu membantu mengurangi risiko kerapuhan hidrogen pada baja. Sehingga dengan NaNO3 maka baja menjadi jauh lebih awet dan tidak mudah berkarat.
Pemulihan Termal
NaNO3 memiliki entalpi leleh yang cukup tinggi yaitu sekitar 178 J/g. Hal tersebut membuatnya bisa kita manfaatkan untuk bahan pemulihan termal. Contoh umum penggunaannya untuk pemulihan termal yaitu teknologi tenaga panas matahari dan palung parabola penghasil uap.
Fungsi Lainnya
Terdapat fungsi lainnya yaitu sebagai bahan peledak yang bekerja dengan amonium nitrat. Kemudian mendorong pertumbuhan bakteri Nitrosomonas yang penting untuk pengolahan air limbah. NaNO3 juga komponen pembangkit listrik tenaga surya untuk mentransfer dan menyimpan panas.
Baca Juga: Aktivitas Penghasil Gas CO2 yang Menyebabkan Dampak Buruk
Demikianlah pembahasan mengenai berbagai fungsi natrium nitrat. Ternyata NaNO3 ini sangat berguna dan penting untuk berbagai kebutuhan industri. (R10/HR-Online)