Fungsi jaringan gabus tentunya sangat penting. Pasalnya, jaringan ini punya fungsi untuk mendukung tumbuhan agar hidup dan berkembang dengan baik. Jaringan tumbuhan ini berperan cukup vital dalam keberlangsungan hidup tumbuhan itu sendiri.
Baca Juga: Fungsi Jaringan Meristem sebagai Penyokong pada Tumbuhan
Salah satu jenis jaringan ini merupakan salah satu mekanisme pertahanan diri untuk tumbuhan. Sehingga bisa dibilang bahwa jaringan gabus menjadi salah satu jaringan pelindung yang penting untuk tumbuhan.
Fungsi Jaringan Gabus, Lapisan Pelindung yang Terbuat dari Sel Khusus
Pada batang tumbuhan, kita sering menemui lapisan jaringan yang menyerupai busa yang disebut jaringan gabus. Proses pembentukan lapisan gabus ini pada batang tumbuhan dikotil adalah aktivitas dari felogen, yang juga terkenal sebagai kambium gabus.
Jaringan gabus merupakan jenis jaringan pada tumbuhan dikotil, tumbuhan berkayu, dan beberapa tanaman herba yang terdiri dari sel-sel gabus. Jaringan ini terbentuk dari kambium gabus (felogen), suatu jenis sel meristem.
Nah, jaringan gabus yang berasal dari felogen ini terbagi menjadi dua bagian utama, yaitu felem dan feloderm. Menurut informasi dari Biology Online, kambium gabus yang bersifat meristematik ini memproduksi sel-sel baru.
Sel-sel baru yang tumbuh ke arah dalam batang disebut feloderm, sementara yang tumbuh ke arah luar disebut felem. Umumnya, tumbuhan cenderung menghasilkan lebih banyak felem daripada feloderm.
Ketika mencapai kedewasaan, sel-sel feloderm tetap aktif dan berperan sebagai parenkim. Sebaliknya, sel-sel felem mengalami kematian saat matang dan membentuk lapisan gabus.
Struktur Jaringan
Jaringan gabus pada tumbuhan terdiri dari sel-sel gabus, lapisan pelindung dengan dinding sel tebal, dan felogen sebagai pembuat tambahan jaringan. Felem berfungsi sebagai jaringan transportasi nutrisi, sementara feloderm, di luar batang, bertindak sebagai lapisan pengganti epidermis.
Dinding sel gabus kaya lignin, memberikan ketahanan. Ada juga stomata di beberapa jaringan gabus di daun untuk pertukaran gas. Struktur ini terdiri dari beberapa lapisan yang saling melindungi, mendukung fungsi perlindungan dan isolasi.
Ciri-ciri dari Jaringan Gabus
Jaringan gabus menjadi sebuah jaringan pelindung yang terdapat pada tumbuhan. Dengan adanya jaringan gabus ini memungkinkan tumbuhan terhindar dari berbagai macam serangan yang membahayakan.
Tumbuhan akan memiliki perlindungan yang bagus untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan menjadi lebih sempurna. Jaringan gabus berbeda dengan jaringan tumbuhan lainnya.
Baca Juga: Fungsi Kambium pada Batang Dikotil, Membentuk Cincin Tahunan
Ciri-cirinya seperti berikut ini:
- Memiliki susunan sel yang rapat.
- Terdiri dari sel hidup yang akan mengalami kematian.
- Terbuat dari sel khusus yaitu sel gabus.
- Terdiri dari sel parenkim korteks yang terdapat pada luar batang.
- Memiliki struktur tebal dan kuat untuk melindungi tumbuhan.
Fungsi dari Jaringan Gabus
Jaringan gabus memang berperan penting untuk lingkungan hidup tumbuhan itu sendiri. Bahkan salah satu jaringan pelindung tumbuhan ini memiliki peran penting terhadap perlindungan tumbuhan dari berbagai macam serangan.
Berikut ini merupakan beberapa fungsi jaringan gabus untuk membuat pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan menjadi lebih baik:
Sebagai Pengganti Epidermis untuk Pelindung
Jaringan gabus memiliki peranan sebagai pelindung tumbuhan terhadap berbagai macam serangan. Jaringan gabus juga bisa menggantikan epidermis untuk melindungi tumbuhan.
Lapisan epidermis terbentuk dari pembelahan meristem primer yang berfungsi sebagai pelindung tumbuhan. Aktivitas meristem sekunder atau kambium dapat menyebabkan ukuran batang menjadi bertambah.
Sehingga lapisan epidermis menjadi selapis dan akhirnya pecah lalu mengelupas. Tetapi, dengan adanya jaringan gabus yang terbentuk dari kambium gabus tumbuhan akan memiliki perlindungan yang lebih baik.
Melalui aktivitas gabus bisa menghasilkan sel-sel yang mengalami penebalan dan akan menggantikan epidermis sebagai pelindung. Hal ini akan membuat tumbuhan memiliki sistem perlindungan yang lebih kuat dan baik untuk menghindari berbagai kerusakan.
Melindungi Tumbuhan dari Kerusakan Mekanis serta Infeksi Patogen
Fungsi jaringan gabus pada tumbuhan selanjutnya yaitu dapat melindungi dari kerusakan mekanis dan infeksi patogen. Apabila lapisan epidermis pada tumbuhan telah mengelupas maka tidak perlu khawatir lagi terkait perlindungan pada tanaman.
Hal ini karena jaringan gabus bisa menggantikan lapisan epidermis dari berbagai kerusakan mekanis dan infeksi patogen. Jaringan gabus akan mengalami penebalan dinding oleh suberin.
Hal ini akan membuat lapisan jaringan gabus berperan penting untuk melindungi kerusakan mekanis dan infeksi patogen. Dengan begitu tumbuhan akan tetap terlindungi dari kerusakan sampai serangan infeksi yang berbahaya.
Jaringan gabus pun akan memberikan dukungan perlindungan yang lebih daripada hanya lapisan epidermis.
Mencegah Terjadinya Penguapan
Jaringan gabus pada tumbuhan juga berperan penting dalam pencegahan terjadinya penguapan. Jaringan ini akan mengalami penebalan oleh zat suberin yang penting sebagai pelindung.
Baca Juga: Fungsi Jaringan Sklerenkim, Ciri-Ciri, Struktur, dan Contoh
Sehingga, jaringan gabus juga berperan dalam mencegah penguapan terhadap pertumbuhan. Hal ini akan membuat tumbuhan tidak kehilangan air apabila terpapar sinar matahari. Karakter dari zat suberin yang tidak tembus oleh air akan membuat air terperangkap dalam tumbuhan.
Nah, itu tadi beberapa ulasan tentang ciri-ciri fungsi jaringan gabus. Jaringan gabus memang memiliki peran penting terhadap berkembangnya tumbuhan. Tanpa adanya jaringan ini maka tumbuhan akan memiliki sistem perlindungan yang terbatas. (R10/HR-Online)