harapanrakyat.com,- Bupati Pangandaran, Jawa Barat, Jeje Wiradinata memberikan klarifikasi terkait video yang viral di media sosial, yang menyebut jika dirinya mengajak berkelahi para pendemo.
Jeje mengatakan, video itu tidak utuh, bahkan tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.
“Saya kan bermaksud menemui massa pendemo itu untuk menyerap dan mendengar keluhan mereka, namun saya justru mendapatkan perlakuan dan ucapan yang tidak enak (tidak sopan). Saya juga manusia biasa, kalau dimaki- maki dengan kata kotor (Anjing) saya terpancing emosi apalagi ada yang teriak ngajak berantem,” ungkap Jeje Minggu (3/12/2023).
Makanya, Jeje mengaku perlu mengklarifikasi video itu. Ia pun dengan tegas menyatakan, tidak mungkin mengajak berkelahi dengan rakyatnya sendiri.
“Video itu tak utuh atau sepotong- sepotong jadi seolah olah saya saya yang ngajak berkelahi kepada massa pendemo. Bahkan saya tidak menanggapi ajakan berantem yang dilontarkan salah seorang pendemo. Saya langsung pulang ke pendopo yang berdampingan dengan gedung Polres Pangandaran,” jelas Jeje.
Bupati Pangandaran ini meminta masyarakat kedepan, dalam menyampaikan aspirasi itu mesti dengan cara yang santun. “Kan bisa duduk bersama, lalu nantinya saya paparkan semuanya, ” pungkasnya.
Baca juga: Demo Tolak Pinjaman ke Bank Memanas, Massa Jebol Pagar Gedung DPRD Pangandaran
Kronologi Kericuhan Pendemo dan Bupati Pangandaran
Adapun video tentang kericuhan antara pendemo dan Bupati Pangandaran itu muncul di berbagai media sosial. Usai aksi demo pada Rabu (29/10/2023) di depan gedung DPRD Pangandaran.
Saat demo terjadi, para anggota DPRD Pangandaran tengah melakukan sidang paripurna.
Masa memaksa masuk ke halaman gedung DPRD yang dijaga pihak aparat kepolisian. Kericuhan pun tidak terelakkan, bahkan polisi pun terpaksa menembakan gas air mata.
Diketahui aksi demo itu menolak rencana pinjaman Rp 350 miliar yang akan dilakukan pihak pemerintah Kabupaten Pangandaran.
Seusai menghadiri paripurna Bupati Pangandaran bermaksud menemui para pendemo untuk mendengar aspirasi massa. Namun saat akan menemui para pendemo, justru malah terjadi perdebatan antara Bupati dan massa pendemo dan videonya viral di media sosial.
Dalam video yang beredar terdengar narasi suara seseorang yang menyebutkan, jika Bupati Jeje ngajak gelut (berkelahi) pendemo dan sudah diamankan oleh polisi ke Polres.
Namun demikian, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata membantah tuduhan dalam video yang beredar tersebut. (Enceng/R8/HR Online/Editor Jujang)