harapanrakyat.com,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan 11 panelis untuk debat pertama Pilpres 2024 yang akan berlangsung di Kantor KPU, Jakarta pada Selasa (12/12/2023)
August Mellaz selaku komisioner KPU mengungkapkan para panelis ialah sosok yang sangat kompeten di bidang masing-masing. Lalu siapa saja para panelis yang sangat kompeten dan resmi ditunjuk KPU?
Daftar Panelis Debat Capres Pilpres 2024
Dari semua panelis debat Capres Pilpres 2024 yang telah dirilis KPU, mayoritas panelis ialah akademisi yang berasal dari berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia.
Semua panelis tersebut menjalani karantina dari 10 Desember 2023 hingga hari berlangsungnya debat di Jakarta.
Baca Juga: Terkait Dugaan Pelanggaran Kampanye, Gibran Akan Dipanggil Bawaslu Jakpus dan Jakut
Para panelis yang akan merumuskan berbagai macam pertanyaan tersebut, antara lain:
- Lita Tyesta (Ahli hukum tata negara Undip)
- Wawan Mas’udi (Dekan Fisipol UGM)
- Al Makin (Guru Besar Studi Agama UIN Sunan Kalijaga)
- Bayu Dwi Anggono (Guru Besar Universitas Jember)
- Ahmad Taufan Damanik (Ketua Komnas HAM periode 2017-2020)
- Susi Dwi Harijanti (Pakar hukum tata negara Unpad)
- Agus Riewanto (Pakar Hukum Tata Negara UNS)
- Khairul Fahmi (Pakar Hukum Unand)
- Mada Sukmajati (Pakar Ilmu Politik UGM)
- Rudi Rohi (Pakar ilmu politik Undana)
- Gun Gun Heryanto (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
Awalnya, KPU menyiapkan usulan 12 nama panelis untuk debat perdana capres-cawapres di Pilpres 2024. Namun, pakar hukum tata negara Bivitri Susanti menolak. Bivitra menjadi satu-satunya orang yang menolak tawaran tersebut.
Bivitri sendiri ditelpon anggota KPU pada Jumat (8/12/2023). Bivitri menanyakan apakah panelis yang ada sama dengan panelis yang ada di Pemilu 2019. Ia pun mendapat jawaban bahwa fungsi panelis masih sama yakni menyusun pertanyaan.
Kemudian ia bertanya kembali apakah panelis akan diberi ruang agar mengajukan pertanyaan pada para capres.
“Yang bertanya ialah moderator sama seperti Pilpres 2019. Jadi jawabannya tidak,” kata Bivitri sambil menirukan jawaban anggota KPU.
Alasan Bivitri Susanti Menolak Jadi Panelis Debat Pertama di Pilpres 2024
Pada akhirnya Bivitri menolak tawaran KPU tersebut usai mempertimbangkannya. Ia mengatakan bahwa perannya tidak maksimal.
“Ketika menjadi panelis, orang memberikan ekspektasi tinggi. Sayangnya peran saya hanya untuk membuat pertanyaan,” ungkapnya.
Sementara Manta Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan para panelis debat capres memang hanya menyiapkan pertanyaan kepada paslon capres-cawapres. Itu memang sudah menjadi dasar desain debat capres.
Jadwal pelaksanaan debat capres-cawapres Pilpres 2024 bakal berlangsung selama masa kampanye Pemilu 2024. Debat pertama dan kedua bakal dilaksanakan pada 12 dan 22 Desember 2023 di Jakarta. (Revi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)