Contoh homologi dan analogi ada pada makhluk hidup. Homologi dan analogi ini terdiri dari contoh yang berbeda. Sebab, keduanya adalah konsep yang berbeda di dalam biologi.
Baik homologi maupun analogi merupakan hal yang sangat penting yang harus Anda pelajari di dalam materi biologi. Konsep keduanya akan sangat membantu dalam memahami hubungan organisme dan juga keragaman. Simak di sini penjelasannya.
Contoh Homologi dan Analogi dan Pengertiannya
Sebelum membahas contohnya, Anda harus memahami pengertiannya terlebih dahulu. Apa sebenarnya homologi dan analogi itu?
Pengertian Homologi
Anda akan menemukan konsep homologi pada evolusi makhluk hidup. Pengertian homologi adalah ciri-ciri tumpang tindih, baik dari morfologi dan genetik.
Baca Juga: Penemuan Spesies Baru Kumbang Weevil Acicnemis Ryukyuana
Ciri-ciri tersebut berasal dari kesamaan perkembangan yang didasarkan oleh evolusi. Konsep ini menunjukkan bagaimana makhluk hidup mulai dari nenek moyang sama dan berbagi asal embrio yang sama tetapi struktur organ tubuhnya berbeda.
Pada umumnya, makhluk hidup tersebut ada di dekat dalam pohon filogeni, tetapi terlihat sangat berbeda satu dengan yang lainnya.
Pengertian Analogi
Selanjutnya ada konsep analogi. Analogi merupakan kebalikan dari homologi. Homologi merupakan makhluk hidup dengan karakteristik serupa bukan karena adanya hubungan evolusi yang kuat.
Melainkan makhluk hidup tersebut serupa karena adanya kendala yang sama di lingkungan. Makhluk hidup analogi tidak berasal dari nenek moyang atau garis evolusi yang sama.
Akan tetapi, ciri atau organ tertentu di dalamnya mirip. Biasanya, makhluk hidup ini terpisah jauh dari dalam pohon filogeni, tetapi ada kesamaan organ tubuhnya.
Contoh Konsep Homologi
Setelah memahami pengertiannya, Anda bisa mempelajari contoh homologi dan analogi pada makhluk hidup.
Pertama ada contoh homologi. Makhluk hidup ini terlihat karena memiliki organ homolog di dalam tubuhnya.
Organ homolog bisa terjadi ketika dua makhluk hidup dari nenek moyang yang sama itu mengembangkan organ yang berbeda.
Misalnya saja seperti sayap kelelawar dan juga sirip ikan paus. Keduanya berada di dekat pohon filogeni karena berasal dari nenek moyang yang sama, yakni di mamalia awal.
Akan tetapi kelelawar mengubah lengannya menjadi sayap yang membuat mereka bisa terbang. Sementara itu, paus mengubah tangannya menjadi sirip untuk bisa berenang.
Keduanya terlihat sangat berbeda. Akan tetapi, hubungan kekerabatan antar keduanya sebenarnya sangat dekat.
Baca Juga: Morfologi Kepiting Bakau, Perbedaan dan Fakta Menariknya
Jadi, contoh homologi ini adalah makhluk hidup yang memang terlihat sangat berbeda, tetapi sebenarnya memiliki hubungan evolusi yang cukup dekat.
Contoh Analogi
Contoh homologi dan analogi pada makhluk hidup selanjutnya ini memiliki konsep yang berkebalikan.
Anda sebelumnya sudah memahami pengertian dari analogi. Artinya, contoh makhluk hidup di dalamnya adalah yang memiliki organ analog.
Organ analog bisa muncul apabila makhluk hidup mengalami perubahan dan juga adaptasi yang mirip. Misalnya karena faktor iklim maupun lingkungan yang sebagian besar sama.
Contoh yang paling mudahnya adalah sayap burung dan juga sayap kelelawar, Keduanya memiliki fungsi yang sama, yakni untuk terbang di udara.
Bahkan sayap kedua makhluk hidup tersebut sangat mirip. Padahal, burung dan kelelawar sebenarnya tidak berkerabat dekat.
Contoh homologi dan analogi selanjutnya dalam konsep ini adalah sayap burung dengan tulang lengan manusia.
Meskipun struktur tersebut memiliki fungsi yang berbeda, tetapi asal-usul evolusioner mereka sama, berasal dari struktur yang mirip pada leluhur.
Nenek moyang keduanya bahkan berbeda. Kelelawar berasal dari mamalia awal sementara burung berasal dari aves atau unggas.
Akan tetapi, keduanya membutuhkan terbang untuk bertahan hidup. Hasilnya, keduanya memiliki organ sayap yang hampir sama.
Baca Juga: Fauna Hutan Hujan Tropis yang Ada di Wilayah Indonesia
Contoh lainnya adalah sayap burung dengan sayap kupu-kupu. Keduanya melalui proses evolusi yang terpisah namun sayap keduanya merupakan hasil dari konvergensi evolusioner.
Konvergensi evolusioner sendiri adalah sebuah evolusi terhadap solusi untuk menghadapi tantangan yang serupa tetapi di dalam lingkungan yang berbeda.
Jadi, terlihat bahwa kedua konsep tersebut sangatlah berbeda. Keduanya bahkan saling bertolak belakang dalam pengertiannya.
Itulah pengertian serta contoh homologi dan analogi di dalam ilmu biologi. Kedua konsep ini berkaitan dengan proses evolusi makhluk hidup yang ada di Bumi sejak ribuan tahun lalu. (R10/HR-Online)