Alat pernapasan belalang tentu saja sama dengan jenis serangga lainnya. Alat pernapasan sendiri termasuk salah satu organ penting harus Anda ketahui dengan baik. Dengan mengetahuinya, sama saja Anda telah mempelajari ilmu biologi.
Alat Pernapasan Belalang dan Penjelasannya
Sebagai salah satu jenis serangga, belalang bernapas dengan trakea. Trakea merupakan pembuluh-pembuluh halus yang memiliki cabang.
Alat pernapasan ini terlihat memenuhi bagian tubuh serangga. Nantinya pembuluh halus ini juga akan bermuara pada stigma.
Baca Juga: Alat Pernapasan Reptil, Ciri-ciri, Fakta Unik dan Perbedaan
Karena bernapas dengan trakea, tentu saja belalang tidak memiliki paru-paru. Hal ini menandakan bahwa sistem pernapasan serangga sangat berbeda dengan mamalia.
Fungsi Trakea
Sebagai organ pernapasan utama, pastikan Anda juga memahami sebenarnya apa fungsi alat trakea pada belalang. Perlu untuk Anda ketahui bahwa trakea dalam bentuk saluran seperti tabung ini ternyata terhubung dengan spirakel.
Organ ini berperan penting sebagai tempat keluar masuk udara. Di dalam udara ini terdapat kandungan oksigen. Oksigen akan mengalir ke seluruh tubuh.
Selain itu, trakea juga berfungsi dalam mengeluarkan karbondioksida dari tubuh. Untuk bisa menjalankan fungsi tersebut, di dalam trakea sudah ada zat kitin.
Zat ini berupa polimer berantai panjang. Anda sebenarnya juga bisa menemukan zat ini di tembok sel jamur.
Bentuk alat pernapasan belalang memang sangat kokoh, namun juga lentur. Apalagi saat proses pernapasan berlangsung. Trakea akan merenggang saat kontraksi dan bisa relaksasi ketika bernapas.
Dalam sistem pernapasan pun, belalang tidak hanya mengandalkan trakea, namun juga organ penting lain untuk mendukungnya. Mulai dari spirakel, trakeolus, dan kantong udara.
Spirakel berfungsi sebagai tempat masuknya udara sebelum ke trakea. Lalu untuk trakeolus, berguna sebagai pertukaran udara yang mengandung oksigen dan karbondioksida.
Sementara untuk kantong udara, memiliki fungsi sebagai organ tambahan. Organ ini bisa membuat proses respirasi jadi lebih praktis.
Mekanisme Kerja Trakea
Pembahasan berikutnya yang penting untuk Anda ketahui yakni cara kerja alat pernapasan belalang. Anda pasti penasaran tentang bagaimana cara belalang bernapas menggunakan trakea bukan?
Baca Juga: Organ Pernafasan Amfibi, Unik dan Berbeda dari Hewan Lainnya
Pada dasarnya, mekanisme kerja pada belalang berbeda dengan jenis hewan lainnya, misalnya vertebrata, invertebrata, maupun mamalia. Hal ini lantaran trakea memiliki mekanisme yang unik.
Pada tahapan awal, udara masuk dari spirakel. Proses tersebut melibatkan otot abdomen. Udara ini bisa masuk saat spiral terbuka dan otot abdomen mengendur.
Setelah itu, ada proses pertukaran udara. Udara akan mengalir ke trakea lewat trakeolus. Di dalam trakeolus ada zat yang mengikat oksigen dan karbondioksida dari udara tersebut.
Lalu berlanjut ke pengeluaran udara. Karbondioksida akan keluar lewat spirakel. Setelah melalui alat pernapasan belalang ini, ada penyaluran oksigen ke seluruh sel di tubuh.
Dengan oksigen yang tercukupi di dalam tubuh, belalang bisa bernapas sebagaimana mestinya. Lalu dengan karbondioksida yang keluar dari tubuh, membuat belalang bisa melakukan respirasi secara lancar.
Apabila karbondioksida tak bisa keluar dari tubuh belalang jelas berbahaya. Mengingat karbondioksida adalah zat sisa pembakaran dari hasil pernapasan.
Perbedaan Mekanisme Pernapasan Belalang dan Manusia
Dengan mekanisme tadi, terlihat jelas bahwa pernapasan pada belalang sangat berbeda dengan manusia. Mekanisme pernapasan pada belalang terbilang cukup kompleks.
Tak mengherankan karena hal tersebut jadi keunikannya tersendiri. Keunikan dalam alat pernapasan belalang ini bisa membantunya untuk bertahan hidup di alam.
Tak kalah penting untuk Anda ketahui bahwa penyaluran oksigen pada sistem pernapasannya tak membutuhkan darah. Hal tersebut membuat penyaluran oksigen bisa langsung ke kantong udara.
Perlu untuk Anda ketahui pula bahwa darah yang ada di belalang berperan penting dalam mengalirkan sari-sari makanan. Darah ini sama sekali tidak berkaitan dengan sistem pernapasan pada belalang.
Baca Juga: Organ Pernapasan Ayam dan Fungsinya Masing-Masing
Berbeda pada manusia yang bernapas dengan paru-paru, sebagian besar penyaluran oksigen berlangsung berkat hemoglobin. Lalu sebagian lagi, penyalurannya dengan plasma darah.
Kini Anda sudah tahu dan mengenal secara lebih dekat apa itu alat pernapasan belalang. Alat pernapasan pada serangga tersebut jelas berbeda dengan manusia maupun jenis hewan lainnya. Selain hewan ini, contoh serangga lainnya yang juga memiliki sistem pernapasan sama ialah lalat, rayap, nyamuk, kupu-kupu, dan masih banyak lagi. (R10/HR-Online)