Di kawasan Dataran Tinggi Dieng, terdapat salah satu objek wisata dengan pesona alam memukau, yakni Telaga Warna Dieng. Keindahan air yang dapat berubah warna membuat danau ini tak hanya populer di kalangan wisatawan lokal, tapi juga mancanegara.
Nama Telaga Warna menggambarkan fenomena alam yang terjadi di danau ini, yakni warna air yang dapat berubah-ubah. Warna air dapat berubah menjadi hijau, kuning, atau bahkan berwarna-warni seperti pelangi karena terdapat kandungan zat sulfur yang tinggi.
Keindahan Telaga Warna Dieng
Lokasi berada di wilayah Desa Dieng Wetan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Untuk bisa mencapai Telaga Warna, wisatawan harus menempuh perjalanan 26 km atau sekitar 1 jam berkendara dari pusat kota Wonosobo.
Rekomendasi Wisata Populer di Dieng
Untuk pengalaman liburan yang memuaskan, biasanya wisatawan akan berencana menginap di kawasan Dieng. Ada beberapa spot-spot menarik lainnya yang tak jauh dari sana seperti Gua Sumur Eyang Kumalasari dan Gua Jaran Resi Kendaliseto yang konon pernah menjadi tempat bertapa.
Tak jauh dari Telaga Warna Dieng, ada sebuah danau yang airnya sangat jernih, yakni Telaga Pengilon. Dalam bahasa Jawa, pengilon artinya bercermin. Menurut keyakinan masyarakat setempat, orang yang berhati baik akan terlihat sangat rupayan ketika bercermin di air Telaga Pengilon.
Baca Juga: 5 Destinasi Perbukitan Dieng Wonosobo, Pesona Alam ala Swiss
Harga Tiket, Jam Operasional dan Fasilitas
Untuk bisa menikmati keindahan alam Telaga Warna Dieng, wisatawan harus membeli tiket masuk sebesar Rp 15.000 per orang. Harga sewaktu-waktu dapat berubah, namun tempat ini buka setiap hari, dengan jam operasional mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Fenomena air yang berubah warna juga sering dikaitkan dengan cerita mitos tentang cicin seorang bangsawan yang jatuh ke danau tersebut. Akan tetapi, secara ilmiah perubahan warna tersebut terjadi karena tingginya kandungan sulfur dan bagian dasar danau menjadi habitat ganggang merah.
Waktu terbaik untuk berkunjung ke Telaga Warna Dieng adalah pagi hari, di mana wisatawan dapat mengabadikan momen saat matahari terbit. Oleh karena itu, kebanyakan wisatawan memilih untuk bermalam di kawasan Dieng untuk berburu spot foto terbaik. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)