harapanrakyat.com,- Rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan oleh kelompok geng motor terhadap relawan kebencanaan di Garut, Jawa Barat, dilakukan di lapang basket Mapolres Garut.
Upaya pemindahan reka adegan ini dilakukan petugas untuk menghindari hal yang tak diinginkan. Dari 47 adegan yang diperagakan, motif pembunuhan terkuak, yakni dipicu fitnah seorang remaja yang menuduh korban memalak.
Rekontruksi pembunuhan Panji Nurhakim, relawan bencana asal Desa Situgede Kecamatan Karangpawitan Garut, digelar Senin (6/11/2023).
Masing masing tersangka bernama Saepul, Rizki, Abdul Ajid dan Alfin memerankan adegan yang menyebabkan korban tewas ditikam.
Baca juga: Pria Tewas Korban Geng Motor di Garut Ternyata Relawan Kemanusiaan
Terdapat 47 adegan yang masing masing diperagakan, dari pertemuan dengan korban, hingga proses penikaman. Dimana proses penikaman dilakukan oleh tersangka Saepul, dengan cara menusukan sebilah pisau ke punggung korban selama dua kali.
“Sudah dilakukan rekonstruksi, dengan beberapa orang tersangka jumlah adegan 47 adegan untuk membuat terang perkara tersebut. Korban dihabisi oleh dua kali tusukan ke arah punggung,” kata Solihin, Jaksa Pidana Umum Kejaksaan Negeri Garut di lokasi rekon.
Proses rekonstruksi merupakan tahapan setelah dilakukan penyidikan pada kasus pembunuhan relawan di Garut, guna maju ke tahap persidangan. Para tersangka kini ditahan di Rutan Mapolres Garut. (pikpik/R8/HR Online/Editor Jujang)