harapanrakyat.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mulai memanaskan mesin politiknya menjelang pilkada serentak.
Partai Golkar akan mengusung dua politisinya untuk menjadi calon Bupati pada pilkada serentak nanti. Mereka adalah Sahrul Gunawan dan Sugianto yang dianggap layak menjadi calon Bupati Bandung.
Sebagai Informasi, Sahrul Gunawan saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Bandung. Sedangkan Sugianto merupakan politisi Partai Golkar yang menempati Ketua DPRD Kabupaten Bandung.
Baca Juga : PSI Kota Bandung Terima 500 Pendaftar Anak Muda
Sekjen Partai Golkar Kabupaten Bandung Yoga Santosa membenarkan perihal persiapan usulan pengusungan nama calon Bupati pada pilkada nanti. Meskipun demikian, kata Yoga, DPP yang nantinya akan memutuskan nama calon kepala daerah.
“Yang memutuskan (nama calon kepala daerah) itu DPP. Kami dari daerah, hanya mengusulkan. Kami mengusulkan Sugianto dan Sahrul Gunawan sebagai calon bupati pada pilkada Kabupaten Bandung nanti,” ucapnya, Jumat (24/11/2023).
Yoga menjelaskan alasan usulan dua kandidat tersebut. Menurut ia, keduanya merupakan sosok penting di pemerintahan Kabupaten Bandung. Keduanya, lanjut Yoga, merupakan petahana di masing-masing posisinya.
“Sahrul Gunawan merupakan incumbent (petahana) yang saat ini menjabat Wakil Bupati Bandung. Sama halnya dengan Sugianto yang juga petahana sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bandung. Itulah pendekatan kami mengusulkan dua nama calon bupati untuk pada pilkada serentak nanti,” katanya.
Baca Juga : Digitalisasi Administrasi Kependudukan, Pemkab Bandung Raih Penilaian Sangat Baik
Dalam kesempatan itu, Yoga menambahkan, DPP Partai Golkar sudah memberi tugas kepada dua politisi itu sebelum masuk pilkada serentak Kabupaten Bandung. Mereka, lanjut Yoga, wajib memenangkan Partai Golkar pada kontestasi Pemilu legislatif dan pemilihan presiden pada 2024.
“Dari perolehan suara pada Pileg dan Pilpres ini kita bakal mengetahui berapa suara Partai Golkar. Adapun nantinya akan berkoalisi atau tidak untuk Pilkada Kabupaten Bandung, acuan kita tetap pada perolehan suara pada Pemilu serentak 2024,” ungkapnya. (Ecep/R13/HR Online)