Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita JabarKasus Teman Bunuh Teman di Garut, KPAI: Diduga karena Pola Asuh Orang...

Kasus Teman Bunuh Teman di Garut, KPAI: Diduga karena Pola Asuh Orang Tua

harapanrakyat.com,- Proses hipnoterapi dilakukan kepada Anak Berhadapan Hukum (ABH) yang terlibat kasus teman bunuh teman di Garut, Jawa Barat. 

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) selanjutnya akan memberikan konseling psikolog kepada yang bersangkutan agar sang ABH yang baru 12 tahun itu, bisa terus terbuka kepada penyidik kepolisian.

KPAI Daerah Tasikmalaya, mulai melakukan proses hipnoterapi terhadap ABH, yang merupakan tindakan keji kepada teman sekolahnya di Kecamatan Leuwigoong Garut, Jawa Barat. 

Tim dari KPAI melakukan proses hipnoterapi tersebut di unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Garut, setelah ABH telah diamankan oleh polisi.

Baca Juga: Polisi Ungkap Modus Kasus Pembunuhan Siswa SMP di Garut, Ternyata Karena Ini!

KPAI menyimpulkan anak yang nekat menghabisi nyata teman sekolahnya menggunakan cuter diduga karena pola asuh dalam keluarga. 

Pengakuan ABH di Kasus Teman Bunuh Teman di Garut

Sang ABH bercerita bahwa ia sering melihat tindakan kekerasan di lingkungan keluarga, termasuk ucapan kasar, sehingga pola pikir anak bisa berbuat serupa di luar keluarga.

“Diduga akibat pola asuh, sang anak sering melihat orang tua bertindak kasar. Ia mendengar ucapan yang tak pantas didengar anak pada usia itu. Artinya pola pikir anak mulai meng-instal perilaku kasar dalam keluarga. Sehingga ia berani berbuat itu di luar,” kata Ato Rinanto, Ketua KPAID Tasikmalaya, Rabu (8/11/2023) di Mapolres Garut.

Selain mendampingi ABH, KPAI juga mendampingi keluarga korban yang berada di Kampung Cijeler Kecamatan Leuwigoong Garut. Proses fasilitas pemulihan keluarga korban akan dilakukan di kantor KPAI di jalan Singaparna Tasikmalaya, secara bertahap.

“Keluarga korban juga kita dampingi, artinya keduanya memiliki hak sama. Kita sudah melihat langsung keluarga korban yang masih terpukul kehilangan nyawa anaknya, sehingga perlu dilakukan pemulihan psikis. Tadi kita dibantu Bu Camat sama Pak lurah, dan nanti saat proses pemulihannya pun akan dibantu,” jelasnya.

Sebelumnya Agum Gumelar (13), siswa SMP asal Leuwigoong dinyatakan tewas dengan luka sayat di leher pada Jumat (3/11/2023) lalu. 

Agum merupakan korban pembunuhan yang dilakukan oleh teman sekolahnya, hanya gara-gara terkena smash bola voli. KPAI menganggap ini kasus serius dan tak boleh terulang di kemudian hari, apalagi pelaku merupakan anak seusia korban. (Pikpik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Pria Disabilitas Asal Grobogan

Pria Disabilitas Asal Grobogan Jadi Korban Curas di Sumedang, Polisi Buru Pelaku

harapanrakyat.com,- Seorang pria disabilitas asal Grobogan, Jawa Tengah, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Raya Sumedang-Subang. Tepatnya di Dusun Sela Awi, Desa...
Contraflow dan One Way

Jadwal Contraflow dan One Way Arus Balik Lebaran 2025

harapanrakyat.com,- Korlantas Polri menerapkan sistem contraflow dan one way guna mengantisipasi kepadatan kendaraan tujuan Jakarta pada arus balik Lebaran 2025. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit...
Layanan libur lebaran

Permudah Urus Dokumen Kependudukan, Disdukcapil Ciamis Buka Layanan saat Libur Lebaran, Catat Waktunya!

harapanrakyat.com,- Permudah masyarakat urus dokumen, Disdukcapil Ciamis menggelar pelayanan khusus di luar jam kerja. Acara ini berlangsung Kamis (3/4/2025) malam. Pelayanan di luar jam kerja...
Wisata Tanjung Duriat

Momen Libur Lebaran 2025, Wisata Tanjung Duriat di Sumedang Diserbu Pengunjung

harapanrakyat.com,- Mengisi momen libur panjang lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, ribuan wisatawan memadati wisata Tanjung Duriat yang berada di Pesisir Waduk Jatigede. Tempat ini...
Rainbow Slide Nalisa Cipanten di Majalengka

Menjajal Rainbow Slide Nalisa Cipanten yang Lagi Viral di Majalengka, Favorit Wisatawan saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Rainbow Slide di objek wisata Nalisa Cipanten, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sedang viral dan menjadi buruan wisatawan. Luar biasanya, wahana Rainbow...
Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

harapabrakyat.com,- Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus sudah masuk kantor pada Selasa tanggal 8 April 2025 seusai libur lebaran. Oleh karena itu, ASN tidak...