Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita NasionalElektabilitas Ganjar-Mahfud Turun, Puan Minta TPN Lakukan Evaluasi

Elektabilitas Ganjar-Mahfud Turun, Puan Minta TPN Lakukan Evaluasi

harapanrakyat.com,- Puan Maharani, Ketua DPP PDI Perjuangan, memberikan saran kepada Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud untuk melakukan evaluasi menyusul penurunan elektabilitas mereka.

Evaluasi ini tidak hanya diharapkan dari TKN, tetapi juga dari partai-partai pendukung Ganjar-Mahfud. Penurunan elektabilitas diduga terjadi karena sikap kritis Ganjar terhadap pemerintahan saat ini.

“Bagi TKN dan partai pendukung Ganjar-Mahfud, ini menjadi evaluasi bagi kami. Kami dihadapkan pada tantangan untuk memperbaiki faktor-faktor yang mempengaruhi posisi calon Presiden Ganjar dan Pak Mahfud. Mungkin akibat tindakan atau pernyataan yang perlu dievaluasi,” ujar Puan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (21/11/2023).

Baca juga: Elektabilitas Prabowo Gibran Terus Meningkat, LSI Denny JA Beberkan Analisisnya

Meskipun demikian, Puan menegaskan bahwa kritik Ganjar terhadap pemerintah didasarkan pada data dan fakta yang ada.

“Meski begitu, kami yakin bahwa semua yang disampaikan sudah didukung oleh data,” tambahnya.

Sebelumnya, Puan membantah adanya instruksi khusus kepada calon Presiden Ganjar Pranowo terkait kritik terhadap kondisi penegakan hukum di Indonesia. Ganjar memberikan penilaian 5 terhadap penegakan hukum dalam kepemimpinan Presiden Jokowi, yang menurutnya didasarkan pada data yang dimilikinya.

“Nggak ada instruksi khusus yang diberikan kepada Pak Ganjar sebagai calon presiden. Dia menyampaikan hal itu berdasarkan data yang dimilikinya,” ungkap Puan.

Tentang apakah kritik Ganjar akan berdampak pada elektabilitas Ganjar-Mahfud, Puan menyatakan bahwa hal tersebut pasti akan menjadi fokus evaluasi.

“Kami akan mengevaluasi dengan seksama apakah kritik tersebut berdampak signifikan terhadap elektabilitas atau tidak. Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami di PDIP,” katanya.

Sementara itu, Puan menegaskan bahwa PDIP selalu melakukan kritik diri, baik secara langsung maupun tidak.

Terlepas dari turunnya elektabilitas Ganjar-Mahfud, Puan mengatakan PDIP selalu melakukan autokritik. “PDIP secara konsisten melakukan autokritik untuk memastikan pemerintah meningkatkan kinerjanya, mengevaluasi program-programnya, demi kepentingan rakyat sebanyak mungkin,” pungkasnya. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan baru saja memperkenalkan generasi terbaru dari Nissan Micra EV 2025. Mobil Nissan terbaru tersebut kini bertransformasi menjadi kendaraan listrik sepenuhnya. Nissan Micra atau...
Pemandian Air Panas

Menikmati Wisata Pemandian Air Panas Cileungsing Sumedang Saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Obyek wisata Pemandian Air Panas Cileungsing di Cilangkap, Kecamatan Buahdua, Sumedang, Jawa Barat, kembali menarik ribuan wisatawan pada libur Lebaran 2025. Destinasi wisata ini...
Obyek Wisata Sepi Pengunjung

Obyek Wisata Sepi Pengunjung Saat Libur Lebaran, Wali Kota Banjar: Perlu Ada Perubahan

harapanrakyat.com,- Wali Kota Banjar, Jawa Barat, Sudarsono, menanggapi perihal sejumlah obyek wisata sepi pengunjung pada momen libur Lebaran 2025. Sudarsono mengatakan, Pemerintah Kota Banjar ke...
Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone baru saja merilis Armor 30 Pro, sebuah smartphone tangguh yang menggabungkan daya tahan luar biasa dengan teknologi terkini. Dirancang khusus untuk pengguna yang...
Pergerakan Tanah di Neglasari

Pergerakan Tanah di Neglasari Ciamis, Sejumlah Rumah dan Jalan Desa Alami Kerusakan

harapanrakyat.com,- Akibat adanya pergerakan tanah di Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, beberapa rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, ruas jalan desa juga mengalami...
Terseret Arus Sungai Cipalu

Pemancing yang Terseret Arus Sungai Cipalu di Tasikmalaya Ditemukan, Begini Kondisinya

harapanrakyat.com,- Ratim (42), pemancing yang terseret arus Sungai Cipalu di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Rabu (2/4/2025), akhirnya ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia, Jumat...