harapanrakyat.com,- Komisi B DPRD Kabupaten Ciamis, Jawa Barat meminta Dinas Pertanian sosialisasi Kartu Tani menjelang masa tanam.
Anggota Komisi B DPRD Ciamis Herdi Rusdiawan mengatakan, Dinas Pertanian perlu bersiap menjelang masa tanam padi setelah musim kemarau melanda Kabupaten Ciamis.
“Kita lakukan monitoring ke Dinas Pertanian, sehingga para petani di Kabupaten Ciamis bisa dengan baik melakukan masa tanam padi. Bisa bulan Desember maupun bulan Januari karena sekarang sudah mulai musim penghujan,” ungkap Herdi, Kamis (30/11/2023).
Baca Juga: Antisipasi El Nino, Dinas Pertanian Ciamis Beri Imbauan Ini ke Petani
Herdi melanjutkan, pada bulan Oktober komisi B meninjau beberapa lokasi lahan persawahan. Salah satunya ke Kecamatan Lakbok yang menjadi lumbung padi di Kabupaten Ciamis.
“Saat ini banyak lahan persawahan kekeringan karena musim kemarau beberapa bulan ke belakang. Akibatnya pasokan air dari irigasi berkurang. Tentu untuk masa tanam harus cukup air,” katanya.
Lanjut Herdi, kesiapan masa tanam tahun 2023-2024 nanti jangan sampai terganggu. Hal ini harus dibarengi dengan ketersediaan pupuk, karena biasanya masa tanam terkendala dengan pupuk yang susah didapat.
“Kami minta kepada Dinas Pertanian ketersediaan pupuk akhir tahun ini harus tercukupi oleh distributor yang bekerja sama dengan dinas. Sehingga para petani tidak kesulitan, kasihan masa taman pupuk langka itu tidak baik. Jika terjadi kami akan minta pertanggungjawaban Dinas Pertanian,” jelasnya.
Selain itu, Herdi meminta Dinas Pertanian sosialisasi Kartu Tani yang harus segera didaftarkan ulang. Sebab jika tidak daftar ulang, maka Kartu Tani akan hangus. Hal itu karena Kartu Tani berlaku satu tahun sekali.
“Dinas Pertanian ingat Kartu Tani harus di-upgrade setiap satu tahun sekali dan itu harus disosialisasikan ke Gapoktan-Gapoktan. Supaya mereka mengetahui berlakunya Kartu Tani,” pungkasnya. (ES/R7/HR-Online/Editor-Ndu)