Cara ternak semut rangrang perlu memperhatikan beberapa tahapan. Semut rangrang atau yang memiliki sebutan semut kroto bisa diternakkan secara praktis. Pasalnya, semut rangrang ini bisa menjadi usaha ternak menguntungkan.
Mungkin bagi banyak orang, keberadaan semut ini hanyalah hama atau pengganggu. Sebab, gigitan hewan ini cukup menyakitkan.
Baca Juga: Cara Ternak Maggot untuk Pemula, Raup Cuan dengan Mudah
Meski demikian, semut ini ternyata bisa Anda ternak sebagai sumber pakan yang alami. Bahkan jika tahu cara budidayanya akan menghasilkan banyak untung.
Cara Ternak Semut Rangrang, Pahami Tahapannya
Perlu Anda ketahui bahwa budidaya semut rangrang ini akan menghasilkan kroto atau telur semut. Pasalnya, kroto tersebut bisa menjadi pakan bagi ternak, seperti burung atau ikan.
Sebab, nutrisi dari kroto lengkap serta membuat pertumbuhan hewan lebih cepat. Oleh karena itu, Anda bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk mencoba memulai ternak.
Tak hanya memberikan omset yang cukup menjanjikan, namun beternak hewan ini juga mudah Anda lakukan. Namun, pastikan Anda memiliki niat maupun ketekunan.
Tidak perlu menyiapkan peralatan yang sulit, kini bisa menggunakan toples plastik kecil sebagai media ternak. Adapun beberapa tahapan untuk menjalankan bisnis ternak semut rangrang, sebagai berikut.
Pembibitan
Langkah awal untuk memulai cara ternak semut rangrang yakni pembibitan. Bibit kroto akan lebih banyak Anda peroleh dari semut rangrang alam bebas. Sehingga bisa mencari bibitnya dari pohon mangga, mahoni, atau kersen.
Anda bisa ambil sarang hewan ini dengan memotong batang daunnya. Selanjutnya tempatkan pada wadah terbuka agar semut rangrang tidak stres atau kabur. Namun jika kesulitan untuk mencari bibit dari alam bebas, maka bisa membeli dari peternak lainnya.
Pastikan satu koloni dari bibit tersebut memiliki jenis semut rangrang lengkap. Mulai dari ratu semut, prajurit, semut pejantan, hingga semut pekerja. Sehingga semut bisa bertelur secara sempurna.
Siapkan Tempat Pembibitan
Anda bisa memanfaatkan toples plastik dengan ukuran sedang serta memiliki tutup yang besar. Namun sebelum mengisinya, terdapat beberapa hal untuk Anda perhatikan.
Baca Juga: Usaha Ternak Ulat Jerman yang Menguntungkan, Ini Caranya
Sebaiknya lubangi bagian bawah stoplesnya dengan diameter 5-7cm dan tutup rapat lubang menggunakan lakban. Kemudian masukkan bibit dan sarang yang sudah Anda peroleh, lalu tutup toples tersebut.
Jika sudah, siapkan nampan datar dan isi menggunakan air setengah tinggi nampan. Hal tersebut bertujuan agar semut rangrang tidak kabur.
Jika sarang ternak cukup banyak, akan lebih baik buat rak berbahan serat yang terbuka sebagai tempat penyimpanannya. Cara ternak semut rangrang juga perlu mempertimbangkan lokasi dalam mendukung produktivitas kroto tersebut.
Pemberian Pakan
Serangga yang mati menjadi makanan favorit bagi semut rangrang. Sebagai contohnya kecoak, belalang, ulat, maupun jangkrik mati. Sebaiknya berikan makanan dua hari sekali atau setelah pakan tersebut habis.
Untuk hasil maksimal, akan lebih baik berikan larutan gula atau madu pada wadah datar. Sehingga tidak akan mengotori area sarang tersebut. Kemudian letakkan makanan serta larutan gula atau madu dari luar toples.
Perawatan
Perawatan ternak hewan ini juga tidaklah sulit. Cara ternak semut rangrang perlu menjauhkan sarangnya dari predator. Tak hanya meletakkan nampan berisikan air pada bagian bawah kaki rak atau toples.
Namun juga bisa memberi kapur semut pada bagian bawah kaki rak. Sebaiknya letakkan rak atau sarang dalam ruang dengan siklus udara bagus. Sehingga suhu ruangan tidak pengap serta semut juga tidak kabur.
Panen
Untuk tahapan panen bisa Anda lakukan setelah jumlah kroto stabil. Biasanya sekitar 4 hingga 6 bulan setelah pembibitannya. Setelah masa panen, maka panen selanjutnya bisa berlangsung setiap 15 hingga 20 hari berikutnya.
Jika ingin memanen dengan mudah dan aman, maka siapkan wadah nampan datar. Kemudian buka tutup toplesnya dan tuangkan isinya. Sebaiknya pisahkan kroto dari semut tersebut dengan cepat.
Baca Juga: Ternak Bebek Pedaging Tanpa Ribet, Intip Panduannya
Pastikan menggunakan sarung tangan karet sehingga terhindar dari gigitan semut. Jika sudah, masukkan kembali semut yang sudah Anda panen dalam stoples.
Biasanya setiap satu toples akan menghasilkan kroto 1 hingga 2 ons. Sehingga, Anda hanya perlu kalikan dengan dengan jumlah toples yang Anda budidayakan.
Cara ternak semut rangrang cukup mudah dan bisa dengan memanfaatkan toples tidak terpakai. Kini tidak ada salahnya mencoba ternak ini sebagai bisnis sampingan. Jika menekuninya dengan benar, maka bisa menjadi sumber rejeki cukup menjanjikan. (R10/HR-Online)