Cara ternak maggot yang menjanjikan keuntungan besar. Sama seperti cara ternak binatang pada umumnya, maggot butuh kandang dan perawatan. Budidaya maggot sebenarnya mampu meraup untung yang cukup menjanjikan.
Apalagi permintaannya cukup luas membuat pakan ternak yang satu ini bisa dijadikan peluang usaha yang menawarkan profit menggiurkan. Maggot adalah larva dari lalat Black Soldier Fly (BSF).
Baca Juga: Ternak Kroto Bagi Pemula, Bisnis Mudah dan Menjanjikan
Maggot merupakan fase kedua dari proses metamorfosis lalat BSF, setelah telur dan sebelum pupa. Karena permintaannya yang cukup banyak, tidak ada salahnya mencoba membudidayakannya.
Cara Ternak Maggot Agar Untung Selangit
Maggot memiliki tubuh yang panjang dan ramping, dengan kepala kecil serta mulut yang menonjol. Warnanya putih susu atau kekuningan, dan berukuran sekitar 2-3 cm.
Maggot adalah hewan omnivora, dan dapat memakan berbagai macam bahan organik. Termasuk limbah rumah tangga, limbah pertanian, dan limbah peternakan. Binatang ini memiliki kemampuan untuk mengurai bahan organik dengan cepat.
Sehingga dapat Anda gunakan untuk mengelola limbah organik. Mengingat kemudahan untuk ternak maggot, maka tidak ada salahnya jika Anda mencobanya.
Maggot atau larva lalat hitam, mungkin terdengar seperti hewan yang tidak biasa untuk Anda ternak. Namun, bagi mereka yang mencari peluang bisnis yang menjanjikan dalam peternakan, ternak maggot dapat menjadi pilihan yang sangat menguntungkan.
Maggot memiliki banyak manfaat, seperti menjadi sumber protein tinggi untuk makanan ternak, pupa yang dapat digunakan sebagai pakan ikan, dan juga bisa dimanfaatkan dalam bidang medis.
Namun untuk memulainya, memang ada banyak tahapan dan persiapan yang harus Anda lakukan.
Kandang
Kandang budidaya maggot dapat Anda buat dari berbagai bahan, seperti kayu, bambu, atau plastik. Pastikan kandang memiliki ventilasi yang baik untuk mencegah kelembaban yang berlebihan.
Kandang budidaya maggot dapat Anda buat dengan ukuran yang bervariasi, tergantung pada skala budidaya yang Anda lakukan. Sebaiknya gunakan bahan yang kuat dan tahan lama. Kemudian buatlah kandang dengan ukuran yang sesuai dengan kapasitas ternaknya.
Seperti yang kita tahu jika fungsi kandang pada ternak maggot adalah sebagai tempat Black Soldier Fly untuk bisa memproduksi telur sebagai bibit.
Sebaiknya perkirakan berapa besar kandang yang harus Anda buat. Biasanya ukuran kandang maggot 2,5 m x 4 m x 3 m untuk ternak skala kecil dan menengah.
Menciptakan Lingkungan yang Ideal
Maggot memerlukan lingkungan yang kaya akan bahan organik, seperti kotoran hewan atau sisa-sisa makanan. Untuk menciptakan lingkungan yang ideal, Anda dapat menggunakan kompos atau sisa-sisa dari dapur atau peternakan Anda.
Pastikan untuk menjaga tingkat kelembaban yang tepat, serta suhu yang cocok untuk pertumbuhan maggot. Suhu antara 25°C hingga 30°C adalah yang paling ideal untuk ternak maggot.
Media Penetasan
Media penetasan telur maggot dapat berupa limbah organik, seperti limbah rumah tangga, limbah pertanian, atau limbah peternakan. Limbah organik yang digunakan haruslah bersih dan tidak mengandung bahan berbahaya.
Biasanya cara ternak maggot untuk media penetasan menggunakan dedak. Dedak merupakan media penetasan telur maggot yang paling umum digunakan. Dedak memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, sehingga dapat membantu telur maggot menetas dengan cepat.
Selain itu, pupuk kandang merupakan media penetasan telur maggot yang kaya akan bahan organik. Bahan organik dibutuhkan oleh larva maggot untuk hidup.
Baca Juga: Cara Ternak Puyuh Petelur, Hasil Melimpah Untung Maksimal
Selain dedak, dan pupuk kandang, masih banyak lagi bahan organik yang dapat Anda gunakan sebagai media penetasan telur maggot. Seperti sisa makanan, sayuran, buah atau limbah tanaman.
Tahapan Pengembangbiakan Maggot
Tahap pengembangbiakan maggot BSF terbagi menjadi 4 tahap. Cara ternak maggot ini harus Anda lakukan dengan tahapan yang benar. Adapun tahapan pengembangbiakannya yaitu:
Tahap penetasan telur, biasanya telur BSF dapat diperoleh dengan membelinya dari supplier atau dengan cara membudidayakan lalat BSF sendiri. Setelah telur Anda peroleh, telur dapat Anda tetaskan dengan cara menaburkan secara merata pada media penetasan.
Telur BSF akan menetas dalam waktu 3-5 hari. Setelah menetas, larva maggot akan mulai memakan media penetasan.
Larva maggot akan tumbuh dan berkembang menjadi maggot dewasa dalam waktu 7-10 hari. Selama masa pembesaran, maggot akan memakan media penetasan secara terus menerus. Media penetasan juga harus Anda aduk secara rutin untuk mencegah penumpukan kotoran maggot.
Setelah berumur 7-10 hari, maggot akan menjadi pupa. Pupa adalah fase peralihan antara larva dan lalat dewasa. Pupa akan berada dalam fase ini selama 5-7 hari. Setelah itu, pupa akan menetas menjadi lalat dewasa.
Panen
Maggot dapat Anda panen setelah berumur 7-10 hari. Maggot yang siap panen memiliki warna putih susu dan berukuran sekitar 2-3 cm.
Agar lalat BSF selalu datang sebaiknya taburkan dedak fermentasi di area penetasan telur setiap seminggu sekali. Jangan lupa tambahkan sampah organk agar maggot dapat berkeembangbiak dengan cepat.
Baca Juga: Cara Ternak Cacing Tanah yang Bisa Dipanen 2-3 Bulan
Maggot dapat Anda panen dengan cara mengambilnya dari media penetasan. Maggot yang telah dipanen dapat Anda gunakan sebagai pakan ternak, pakan ikan, pupuk organik, atau biogas.
Itulah cara ternak maggot yang benar untuk pemula agar mampu meraup cuan menjanjikan. Setelah Anda memiliki maggot yang siap untuk Anda jual, langkah selanjutnya adalah memasarkan produk Anda. Anda dapat menjual maggot kepada peternak ayam, ikan, atau hewan peliharaan yang membutuhkan sumber protein berkualitas tinggi. (R10/HR-Online)