harapanrakyat.com,- Camat dan Danramil sebagai bagian dari forum pimpinan Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, menjenguk AL (11) warga Kelurahan Mekarsari yang kabur dari rumah orang tuanya di lingkungan Sukarame diduga karena mengalami penganiayaan.
Saat itu anak tersebut ditemukan oleh warga dengan kondisi memprihatinkan. Kondisi badannya lemas, kurus dan terdapat luka di tubuhnya. AL kemudian dibawa ke RSUD Banjar guna penanganan medis.
Camat Banjar, Egi Ginanjar mengatakan, saat ini kondisi AL sudah mulai membaik. Pihaknya akan terus memantau kondisi anak tersebut ketika nanti selesai menjalani perawatan di rumah sakit.
Baca Juga: Cerita Orang Tua AL di Kota Banjar, Pernah Aniaya Anaknya karena Tak Nurut
Menurutnya, kondisi AL yang memprihatinkan karena kurangnya kasih sayang dari orang tuanya. Al juga diduga mendapat perlakuan tertentu dari orang tuanya sehingga mengalami trauma.
“Ini karena kurang kasih sayang dari orang tuanya dan juga ada perlakuan tertentu dari orang tuanya. Makanya hari ini kita jenguk, kondisinya semakin membaik,” kata Egi Ginanjar kepada wartawan, Senin (20/11/2023).
Lanjutnya menyebutkan, untuk pengasuhan anak tersebut nantinya forum pimpinan kecamatan (Forkopicam) akan membantu untuk perawatan anak tersebut.
Selain itu pihaknya juga akan memantau perkembangan anak tersebut. Bahkan dari Danramil Banjar juga siap untuk menjadi orang tua asuh AL.
“Untuk pengasuhan kita akan bahu-membahu malah Danramil siap menjadi orang tua asuh. Kita lihat perkembangan apakah nanti orang tuanya ada perubahan yang baik apa nggak kalau terjadi lagi mungkin bisa masuk pidana,” katanya.
Dugaan Penganiayaan Terhadap AL
Ketika ditanya terkait adanya dugaan penganiayaan, Camat Banjar tersebut menjawab memang terdapat kekerasan terhadap AL. Kondisi anak tersebut juga sangat kurus karena kekurangan makanan.
Selain itu, dari penuturan ibunya, AL merupakan kembar bersaudara namun untuk AL sejak kecil tidak diasuh oleh orang tuanya.
“Kalau dugaan penganiayaan katanya sih adanya suatu kekerasan kepada anak tersebut tapi itu kan namanya juga anak-anak. Kita lihat juga dia memang kelaparan karena kondisinya kurus kering,” katanya.
Sementara itu Danramil 1313/Banjar Mayor Inf. M. Junaedi mengingatkan DM selaku orang tua AL agar merawat dan mengasuh anak-anaknya dengan penuh tanggung jawab apapun kondisinya.
Menurutnya, orang tua dan seorang ibu harus menjadi benteng untuk keluarga dalam mendidik anak-anaknya. Ia pun mengingatkan agar orang tua tidak mengulangi perbuatannya.
“Ibu sebagai benteng keluarga harus bisa mendidik, mengasuh anak-anak ibu bagaimanapun kondisinya. Jangan coba-coba untuk diulangi lagi,” ucapnya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)