Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita TasikmalayaBayi Prematur Meninggal usai Dijadikan Konten di Klinik, Ini Komentar Dinkes Tasikmalaya

Bayi Prematur Meninggal usai Dijadikan Konten di Klinik, Ini Komentar Dinkes Tasikmalaya

harapanrakyat.com,- Viral bayi prematur seberat 1,5 Kg dijadikan bahan konten di sebuah klinik Jalan Bantar, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat hingga meninggal dunia.

Dalam video yang diunggah akun Instagram Nadia Anastasya Silvera terlihat seorang perempuan emosi di depan sebuah klinik.

Ia tampak marah kepada perawat hingga mengeluarkan kata-kata kasar. Selain bertanya perihal bidan, perempuan tersebut juga bertanya terkait administrasi pasien yang tidak kunjung diserahkan kepada keluarga.

Perempuan tersebut diketahui merupakan keluarga pasien yang baru lahiran di klinik. Ia kecewa karena pelayanan klinik dianggap tidak maksimal hingga bayi yang baru sehari lahir akhirnya wafat.

Pihak klinik justru memperbolehkan bayi dan ibu yang baru lahiran pulang, padahal kondisi bayi membutuhkan penanganan dalam inkubator. Apalagi bobot bayi hanya 1,5 kilogram.

Keluarga semakin tidak terima bayinya justru dijadikan konten untuk diunggah dan jadi bahan promosi di media sosial klinik.

Baca Juga: Katasik Al-Fattah Tasikmalaya, Wisata Tematik yang Viral di Medsos

Pasca kejadian, Nisa Armila ibu bayi prematur tersebut masih sangat berduka, Selasa (21/11/2023). Perempuan muda ini tidak menyangka harus kehilangan buah hati anak pertama yang dikandungnya sembilan bulan lamanya.

Komentar Dinkes Tasikmalaya Terkait Bayi Prematur Meninggal di Klinik

Sedangkan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya mengaku sudah menerima aduan keluarga korban, pihaknya menyampikan belasungkawa untuk keluarga.

“Kami tidak gegabah, memutuskan indikasi malpraktek oleh klinik, dibutuhkan kajian secara detail dengan melibatkan berbagai ahli,” kata dr Uus Supangat Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Selasa (21/11/2023).

“Namun jika terbukti melakukan malpraktek maka akan dijatuhi sanksi berat hingga penutupan operasional. Kami mempersilahkan keluarga untuk menempuh jalur hukum,” ujarnya.

Uus mengaku, setelah mendapatkan laporan bayi yang meninggal tersebut, pihaknya melakukan rapat pembahasan di Dinas Kesehatan dengan instansi terkait, yakni pihak Klinik, RSUD dr Soekardjo dan Rumah Sakit Jasa Kartini.

“Saya tadi juga memutuskan untuk membentuk Tim Ad Hoc Majelis, sesuai amanat Undang-undang punya waktu bekerja 14 hari ke depan,” ungkapnya.

Pihaknya belum bisa memastikan adanya kelalaian karena memang harus menunggu kajian-kajian tertentu tim Ad Hoc.

“Sekali lagi, apakah ini ada kelalaian atau malpraktek dan lain sebagainya, kita tidak bisa mengambil keputusan, karena harus berpedoman kepada informasi dan fakta yang ada hasil dari Tim Majelis Ad Hoc,” pungkasnya.

Sementara itu, pihak klinik belum memberikan keterangan terkait kasus ini, jasad bayi sudah dikebumikan keluarga, Kamis 16  November lalu. Sementara pasien melahirkan di klinik pada Selasa, 14 November lalu. (Apip/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Nadin Amizah Tuai Hujatan Pasca Akui Menyesal Ikut Ajang Pencarian Bakat

Nadin Amizah Tuai Hujatan Pasca Akui Menyesal Ikut Ajang Pencarian Bakat

Nadin Amizah tuai hujatan pedas dari warganet. Ini merupakan buntut panjang pasca pengakuan Nadin yang menegaskan jika ia menyesal pernah ikut ajang pencarian bakat...
Penampakan Kepadatan Arus Balik Lebaran di Jalur Selatan Garut Hari Ini

Penampakan Kepadatan Arus Balik Lebaran di Jalur Selatan Garut Hari Ini

harapanrakyat.com,- Kepadatan arus balik lebaran di jalur selatan Garut, Jawa Barat, kembali terlihat pada Jumat (4/4/2025) pagi ini. Arus balik kendaraan dari arah Tasikmalaya,...
Aktor Senior Ray Sahetapy Meninggal Dunia Diusia 68 Tahun

Aktor Senior Ray Sahetapy Meninggal Dunia Diusia 68 Tahun

Dunia hiburan tanah air kembali berduka, aktor senior Ray Sahetapy meninggal dunia pada usia 68 tahun. Artis Indonesia legendaris ini, menghembuskan nafas terakhirnya pada...
Pria Disabilitas Asal Grobogan

Pria Disabilitas Asal Grobogan Jadi Korban Curas di Sumedang, Polisi Buru Pelaku

harapanrakyat.com,- Seorang pria disabilitas asal Grobogan, Jawa Tengah, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Raya Sumedang-Subang. Tepatnya di Dusun Sela Awi, Desa...
Contraflow dan One Way

Jadwal Contraflow dan One Way Arus Balik Lebaran 2025

harapanrakyat.com,- Korlantas Polri menerapkan sistem contraflow dan one way guna mengantisipasi kepadatan kendaraan tujuan Jakarta pada arus balik Lebaran 2025. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit...
Layanan libur lebaran

Permudah Urus Dokumen Kependudukan, Disdukcapil Ciamis Buka Layanan saat Libur Lebaran, Catat Waktunya!

harapanrakyat.com,- Permudah masyarakat urus dokumen, Disdukcapil Ciamis menggelar pelayanan khusus di luar jam kerja. Acara ini berlangsung Kamis (3/4/2025) malam. Pelayanan di luar jam kerja...