Aura Kasih merasa kaku saat syuting kembali usai vakum beberapa tahun. Aura Kasih setelah kembali bermain ke dunia entertainment dengan membintangi salah satu film horor. Salah satu artis Indonesia yaitu Aura Kasih beberapa waktu silam memang sempat berhenti syuting karena suatu hal.
Aura Kasih Merasa Kaku Saat Syuting Setelah Vakum Beberapa Waktu
Salah satu artis Indonesia yang cukup populer yakni Aura Kasih kini telah kembali menjalani aktivitasnya sebagai seorang aktris. Ya, ia kembali lagi menekuni dunia peran setelah vakum dari profesi ini beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Ivan Gunawan Sumbang 1M ke Palestina dari Hasil Jualan Hijab
Aura Kasih sendiri kini menapaki titik awal dengan membintangi sebuah film horor yaitu Rumah Iblis. Rumah Iblis menjadi film horor produksi 4WARD Pictures yang menggaet beberapa artis berbakat, salah satunya Aura Kasih.
Di dalam film Rumah Iblis, Aura Kasih menjalani karakter sebagai Maya. Ia juga turut bermain peran dengan beberapa aktris lainnya seperti Sarah Felicia, Wanda Hamidah, sampai Edward Akbar.
Hal ini tentu menjadi tantangan bagi Aura Kasih sempat vakum beberapa waktu dari dunia peran. Film horor menjadi salah satu langganan bagi Aura Kasih sejak dahulu.
Tetapi, belakangan waktu lalu Aura Kasih sempat berhenti dari film horor karena lebih memprioritaskan mengurus anak. Ia lebih mementingkan anaknya yaitu Arabella daripada perannya di dunia film.
Mengaku Mengalami Kendala saat Syuting
Aura Kasih mengaku mengalami sedikit kendala ketika menjalani syuting film horor Rumah Iblis. Bahkan Aura Kasih merasa kaku saat syuting setelah 5 tahun vakum dan lebih memprioritaskan untuk mengurus anak.
Oleh karena ini tidak heran apabila ia mengalami sedikit kendala ketika syuting kembali. Hal ini juga Edward Akbar selaku lawan main Aura Kasih benarkan. Ia mengatakan wajar jika kaku ketika kembali syuting film setelah vakum selama lima tahun.
Perbedaan Peran Mempengaruhi Proses Syuting
Aura Kasih pun merasa sedikit mengalami kendala ketika syuting film Rumah Iblis. Ia mengatakan bahwa prioritas menjaga anak menjadi salah satu tantangan baginya sebagai ibu.
Baca Juga: Nadya Mustika Siap Nikah Lagi, Sudah Posting Foto Latar Biru
Perbedaan peran selama ini juga mempengaruhi proses syuting. Bahkan ia juga mengatakan bahwa lebih terganggu ketika syuting karena mengurus anak.
“Dan apa ya pas syuting juga lebih terganggu karena juga ngurus anak,” ungkap Aura Kasih.
Pengalaman Horor
Aktris berusia 35 tahun, Aura Kasih, memerankan tokoh Maya dalam film horor yang berjudul “Rumah Iblis”. Saat tengah dalam proses syuting film tersebut, dia mengalami pengalaman mistis yang memukau.
Kejadian menyeramkan itu terjadi ketika Aura Kasih bersama para pemain dan kru film berada di lokasi syuting di sebuah rumah yang terletak di tengah hutan. Dalam pengakuannya, Aura Kasih mengungkapkan bahwa rumah tersebut memang memiliki aura horor yang kuat.
Dia menceritakan, “Saat itu, kita sedang melakukan syuting di musim hujan, yang artinya hampir setiap hari turun hujan. Seharusnya, kami bisa pulang lebih awal, tapi tiba-tiba kami terpaksa tinggal lebih lama di lokasi syuting, dan rumahnya sendiri berada jauh di dalam hutan yang sangat terpencil.”
Aura Kasih juga menambahkan bahwa suasana di lokasi tersebut benar-benar terasa mencekam dan menyeramkan.
Mendapat Dukungan dari Pemain Lain
Memang ketika bermain peran pada film Rumah Iblis Aura Kasih merasa sedikit mengalami kendala. Tetapi, kendala tersebut tentunya tidak mengganggu hasil syuting dalam film tersebut.
Apalagi Aura Kasih juga mendapat dukungan dari pemain-pemain lain. Pemain-pemain lain dalam film tersebut membantu banyak selama produksi film.
Baca Juga: El Rumi Menang Tinju Lawan Jefri Nichol, Siap Tanding Ulang
Ia merasa beruntung lantaran mendapatkan support dari beberapa pemain lain. Bahkan Aura Kasih juga menyebut bahwa ia melakukan obrolan dan diskusi dengan pihak produksi untuk memaksimalkan aktingnya.
Ya, memang benar Aura Kasih merasa kaku saat syuting kembali setelah vakum hampir lima tahun lamanya demi mengurus anak. Tetapi, hal tersebut bukan menjadi pengganggu ketika produksi film apalagi banyak pemain lain yang membantunya. (R10/HR-Online)