harapanrakyat.com,- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjar, Jawa Barat, Dadang Ramdan Kalyubi mengungkap, ada tiga nama calon Penjabat (Pj) Walikota yang nantinya akan menggantikan Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih.
Diketahui masa jabatan Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih dan Wakil Wali Kota Banjar Nana Suryana akan berakhir pada 3 Desember 2023 mendatang.
Dadang mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 3 nama yang akan diusulkan menjadi Penjabat (Pj) Walikota Banjar ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Ketiga nama yang diusulkan tersebut yaitu Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjar Soni Harison, Engkus Sutisna yang sekarang ini menjabat sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Setda Provinsi Jawa Barat.
Kemudian, usulan Pj Wali Kota berikutnya yaitu Drs. H. Azwan. MSI yang sekarang ini menjabat sebagai Pengawas Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Ahli Utama Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri.
“Saya kira untuk calon Pj Walikota sudah kami siapkan tiga orang. Tinggal kami menyampaikan ke Kemendagri,” kata Dadang kepada wartawan usai acara pelantikan Kepala Kepala Desa Rejasari, Selasa (23/10/2023.
Lanjutnya menyebutkan, saat ini pihak DPRD tengah memproses pengajuan tiga orang yang nantinya akan menjadi calon Pj Walikota tersebut agar nantinya digodok di Kemendagri.
Ia berharap nantinya yang menjadi Pj Walikota Banjar berasal dari usulan daerah yaitu Sekda Kota Banjar. Meskipun, untuk penentuan Pj Walikota tersebut menjadi kewenangan dari Kemendagri.
“Setelah disampaikan usulan itu nanti akan digodok di Kemendagri. Keinginan kami untuk Pj Wali Kota itu usulan dari daerah. Tapi kan kadang apa yang kita usulkan hasilnya tidak sesuai yang kita inginkan karena itu kewenangan dari Kemendagri,” ujarnya.
Baca juga: Mantan Wakil Walikota: Pj Walikota Banjar Harus Independen
Pj Walikota Harus yang Bisa Memahami Karakteristik Kota Banjar
Sebelumnya, Mantan Wakil Wali Kota Banjar, Darmadji Prawirasetia mengatakan, siapapun yang nantinya akan diusulkan menjadi Pj Wali Kota, harus betul-betul orang yang memahami kondisi dan karakteristik Kota Banjar.
Menurutnya, meski merupakan kota kecil namun tidak mudah untuk membangun kota Banjar sehingga orang yang akan diajukan harus memahami karakteristik Kota Banjar.
Terlebih, secara geografis Kota Banjar berada di lintasan utama gerbang Jawa Tengah dan Jawa Barat. Sehingga memiliki potensi ekonomi yang cukup strategis.
Selain itu, ia juga mengingatkan, agar orang yang diusulkan menjadi Penjabat Wali Kota harus berasal dari non partisan. Serta tidak boleh membawa program pesanan yang berkaitan dengan kepentingan politik dari pemerintah pusat
“Pj Walikota yang diusulkan harus orang yang memahami kondisi dan karakteristik kota Banjar. Banjar merupakan kota kecil tetapi cukup rumit,” katanya kepada harapan rakyat.com, Minggu (3/9/2023.
“Yang utama bukan berasal dari partai atau non partisan. Dan harus hati-hati tidak boleh membawa pesanan program dari pemerintah pusat apalagi menyangkut kepentingan politik,” pungkasnya. (Muhlisin/R8/HR Online/Editor Jujang)