Kelinci laut hitam memiliki nama lain Aplysia Vaccaria. Kelinci laut berwarna hitam ini merupakan siput laut raksasa yang terbesar di dunia. Sesuai dengan namanya, Aplysia Vaccaria ini merupakan spesies siput laut yang habitatnya di laut.
Mereka menghuni perairan timur laut Samudera Pasifik di lepas pantai California, Amerika Serikat. Kehadiran atau kemunculan siput laut hitam ini menjadi pemandangan yang langka. Termasuk bagi orang-orang yang tinggal di sekitar habitatnya yang cukup terbatas.
Baca Juga: Hewan Laut Paling Beracun, Ikan Pari hingga Siput Kerucut
Sebab, siput laut hitam besar ini hanya akan berkelana ke perairan dangkal untuk bertelur. Sedangkan manusia sendiri tentunya akan lebih mudah melihat mereka ketika berada di perairan dangkal. Karena itu, tidak heran jika menemukan mereka menjadi hal yang tidak terlalu mudah.
Kelinci Laut Hitam Berukuran Raksasa
Aplysia Vaccaria mendapat julukan siput laut terbesar di dunia tentu bukan tanpa alasan. Sebab, hewan laut lunak satu ini memang bisa tumbuh hingga ukurannya besar. Mereka bisa tumbuh hingga panjang 99 cm dengan berat mencapai hingga 14 kilogram.
Mereka memiliki warna hitam gelap yang membuatnya menjadi terlihat lebih menyeramkan. Apalagi siput laut ini juga memiliki dua tonjolan seperti telinga di bagian kepalanya. Tonjolan menyerupai tanduk dan warna tubuh yang hitam legam membuat siput ini semakin seram.
Aplysia Vaccaria memiliki siklus hidup satu tahun dan mereka bisa tumbuh dengan cepat. Mereka juga berada di zona intertidal dan subtidal atas yang menandakan mereka bisa hidup di udara ketika air surut. Siput laut berwarna hitam ini juga jarang dimangsa oleh organisme lainnya.
Kelinci Laut Hitam Tidak Bisa Menghasilkan Tinta untuk Mekanisme Pertahanan
Para ilmuwan berspekulasi bahwa kelinci laut harus menghasilkan suatu bentuk tinta untuk menghalangi predator. Contohnya seperti Aplysia Californica yang bisa melepaskan pigmen ungu sebagai reaksi gangguan. Namun hal tersebut berbeda dengan siput laut Aplysia Vaccaria.
Baca Juga: Ukuran Hiu Megalodon dan Fakta Menarik Seputarnya
Sebab Aplysia Vaccaria tidak bisa menghasilkan tinta untuk mekanisme pertahanan tubuhnya. Akan tetapi spesies siput laut satu ini masih memiliki tingkat predasi yang rendah.
Hal tersebut mengindikasikan bahwa siput ini mampu mengeluarkan racun lain untuk melindungi tubuhnya.
Kelinci laut sendiri bisa mendapatkan racun dari senyawa yang terkandung dalam makanannya. Jadi jenis alga yang mereka makan akan menentukan spesifik racun yang mereka hasilkan. Aplysia California memakan ganggang merah dan menghasilkan racun karena makanannya tersebut.
Kelinci laut hitam memakan ganggang coklat dan bisa menghasilkan toksin acetoxycrenulide. Siput laut akan mengekstrak ganggang coklat sehingga toksin acetoxycrenulide menumpuk di jaringannya. Acetoxycrenulide tersebut bisa melindungi siput laut karena sangat beracun bagi ikan.
Selain menentukan racun, makanan yang siput laut konsumsi ternyata juga menentukan warna mereka. Karena itu Aplysia Vaccaria yang memakan ganggang cokelat berwarna hitam atau coklat. Sedangkan Aplysia Californica yang memakan ganggang merah juga berwarna merah.
Aplysia Vaccaria Memiliki Organ Reproduksi Jantan dan Betina
Sama seperti siput laut atau kelinci laut lainnya. Aplysia Vaccaria juga termasuk hermafrodit. Artinya mereka memiliki organ reproduksi jantan dan betina yang bisa berfungsi dengan penuh. Organ reproduksi jantannya berada di sisi kanan kepala dan betina di antara parapodia rongga mantel.
Pasangan kelinci laut hitam tidak bisa berperan sebagai laki-laki dan perempuan secara bersamaan saat kawin. Mereka bisa kawin berpasangan, satu bertindak sebagai jantan dan satunya betina. Selama pertemuan kawin hanya ada 1 siput laut yang bertindak sebagai donor sperma.
Baca Juga: Penemuan Ikan Manta Terbesar di Dunia, Sangat Langka!
Biasanya siput laut yang ukurannya lebih kecil akan bertindak sebagai donor sperma. Sementara itu, individu lainnya yang ukurannya lebih besar akan bertindak sebagai penerima sperma. Uniknya, selama musim kawin dan mereka muncul cukup banyak, tiga siput laut bisa kawin bersama.
Kelinci laut yang pertama berperan sebagai betina dan yang kedua berperan sebagai jantan. Sementara itu siput ketiga di antara keduanya bertindak sebagai jantan dan betina. Sehingga siput laut yang menerima sperma bisa meneruskan spermanya sendiri ke siput ketiga.
Demikianlah pembahasan mengenai kelinci laut hitam yang ternyata sangat menarik. Apakah Anda penasaran dan ingin melihatnya secara langsung? (R10/HR-Online)