harapanrakyat.com – Keberadaan jaringan kabel listrik dan kabel udara di beberapa lokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, semrawut. Selain berpengaruh terhadap estetika, kabel-kabel tersebut juga berpotensi mengancam keselamatan warga.
Sebagian besar, kabel-kabel itu berada di pinggir jalan di wilayah Kabupaten Bandung. Beberapa lokasi yang semrawut akibat tidak terawatnya jaringan kabel listrik dan kabel udara telekomunikasi itu tersebar. Di antaranya mulai dari Banjaran, Soreang, Dayeuhkolot, dan lokasi lainnya di Kabupaten Bandung.
Warga mendesak, pengelola utilitas jaringan kabel listrik dan kabel udara telekomunikasi yang semrawut itu segera merapikan kabel-kabel tersebut.
Baca Juga : Pemkot Bandung Rapikan Kabel Udara di Sejumlah Ruas Jalan
Warga menilai, meskipun hanya bertegangan rendah hingga menengah, namun tetap berpotensi berbahaya. Hal itu lantaran banyak kabel-kabel yang bahkan menempel ke atap rumah warga.
“Tentunya berpotensi membahayakan jika kabel-kabel ini sampai menjuntai ke atap warga. Meskipun bertegangan rendah atau menengah, tapi tetap saja ada aliran listriknya,” ungkap warga Banjaran, Kabupaten Bandung, Nurohman (43), Sabtu (28/10/2023).
Sekilas, jaringan kabel listrik dan kabel udara telekomunikasi itu tampak baik-baik saja. Namun, jika dilihat secara seksama, beberapa jaringan kabel tampak sudah usang. Bahkan, ada bentangan kabel udara telekomunikasi yang sudah putus dan tidak ada pengaman.
Segera Rapikan Jaringan Kabel Listrik dan Kabel Udara
Menurut seorang juru parkir di salah satu pasar modern di Jalan Raya Banjaran, Usep (51) mengatakan, ia beberapa kali sempat melihat percikan dari salah satu bentangan jaringan kabel tersebut.
“Beberapa kali saya sempat melihat ada percikan seperti ada kabel yang beradu (potensi korsleting). Saya sempat melaporkan ke kantor PLN karena saya tidak mengetahui apakah itu kabel PLN atau kabel jaringan internet,” ungkapnya.
Baca Juga : Akibat Proyek Pelebaran Jalan, Kabel Telkom di Pangandaran Rusak
Namun, Usep mengaku, hingga saat ini belum ada tindak lanjut setelah ia melaporkan kejadian tersebut. Ia juga mengaku khawatir dan was was jika di kemudian hari terjadi percikan-percikan lagi.
“Bukan satu atau dua kali saja (ada percikan dari jaringan kabel). Ada percikan itu kan mungkin pelindung kabel (isolator) ada yang terkelupas. Apalagi beberapa hari lalu terjadi hujan disertai angin cukup kencang. Takutnya membahayakan,” ucapnya.
Ia pun mengharapkan, instansi terkait segera merapikan jaringan kabel listrik dan kabel udara telekomunikasi itu. Hal itu untuk menghindari ancaman keselamatan warga. (Ecep/R13/HR Online)