harapanrakyat.com – Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung, Jawa Barat, melantik 953 wisudawan periode semester genap 2022/2023. Prosesi pelantikan wisudawan Itenas itu terlaksana pada Sidang Terbuka Pimpinan dan Senat Wisuda Program Sarjana dan Magister Itenas, Minggu (15/10/2023).
Dalam prosesi tersebut, turut hadir pula perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV. Selain itu, hadir pula Ketua dan pengurus Yayasan Pendidikan Dayang Sumbi .
Sebanyak 953 wisudawan Itenas tersebut, terdiri dari 20 lulusan program magister dan 933 lulusan program sarjana.
Baca Juga : Alumni Itenas Bandung, Kreator Logo IKN Nusantara Ungkap Makna Pohon Hayat
Rektor Itenas Bandung, Meilinda Nurbanasari mengatakan, Itenas Bandung merupakan salah satu dari kampus swasta terbaik di Indonesia yang terakreditasi unggul. Sehingga, memiliki kualitas tinggi dalam menyelenggarakan tridarma perguruan tinggi.
Oleh karena itu, pihaknya meyakini para lulusan Itenas Bandung akan menjadi bagian dari solusi dari berbagai permasalahan di tengah masyarakat.
Ia juga menyoroti kebijakan baru mengenai program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) terkait delapan Indikator Kinerja Utama (IKU). Perguruan tinggi dan alumni Itenas Bandung, kata Meilinda, harus memperhatikan tiga dari delapan indikator IKU.
“Alumni dapat berperan di IKU 1 (Lulusan Mendapat Pekerjaan yang Layak) dengan mendapatkan pekerjaan yang layak, menekuni wirausaha, atau melanjutkan studi. Kemudian IKU 2 (Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kampus), jika telah berhasil dalam bekerja dan berkarir, bantu adik-adik mahasiswa dengan menyediakan tempat magang bagi mereka. Selain itu, IKU 4 yaitu praktisi mengajar di dalam kampus,” katanya.
Amanat LLDIKTI Wilayah IV untuk Wisudawan Itenas Bandung
Pada kesempatan yang sama, Perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV, Entin Hartini menuturkan, dari 438 perguruan tinggi di bawah naungan LLDIKTI Wilayah IV, hanya ada 7 yang terakreditasi unggul dan 1 yang terakreditasi A.
Kepada para wisudawan Itenas Bandung, ia menjelaskan, para lulusan perlu memiliki empat softskill dalam era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Hal itu sesuai dengan orientasi pendidikan dalam abad 21.
Di antaranya yaitu kemampuan berpikir nalar kreatif dan kritis, serta kemampuan problem solving. Kemudian keterampilan berkomunikasi, berkolaborasi, dan memahami bidang kerja serta pengembangan karir, dan pentingnya belajar sepanjang hayat.
“Sebagai produk dari proses pendidikan di Itenas Bandung, saya yakin semua telah didesain untuk menjadi tenaga ahli yang profesional dan mumpuni di bidangnya. Serta memiliki kompetensi bagi masyarakat dan dunia kerja. Sehingga wisudawan Itenas Bandung dapat beradaptasi dengan perubahan zaman,” ucapnya.
Pada sidang terbuka tersebut, lulusan dengan IPK tertinggi jatuh kepada Nadhira Putri Gunawan (program sarjana) dari program studi Desain Komunikasi Visual dengan IPK 3,98. Kemudian Endah Kartikasari (program magister) dari program studi Teknik Sipil dengan IPK 4,00.
Baca Juga : Dukung Pembangunan Berkelanjutan, Itenas Bandung Masuk THE Impact Ranking 2023
Selain itu, Azzahra Mulki Sham dan Mochammad Rafli Januarizki dari program studi Teknik Mesin meraih prestasi akademik tingkat nasional. Mereka pun berhasil meraih hibah DIKTI Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha pada 2022.
Tidak hanya itu, tiga mahasiswa program studi Teknik Kimia yakni Fatwa Nabila Baharudin, Gelar Ardyan Ridaus, dan Gina Nur Fatimah berhasil meraih juara kedua pada lomba Process Engineering and Energy Days Universitas Indonesia pada tahun yang sama.
Dalam pelantikan wisudawan itu, Itenas Bandung juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada guru atas kontribusinya dalam mendidik para generasi penerus bangsa. Dalam kesempatan ini, yakni Fanny Nishfiyati Iqlima dari SMK Negeri PU Bandung dan Giad Lenggo Geni dari SMAN 1 Bandung. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)