harapanrakyat.com,- Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, memberikan pandangan pribadi mengenai isu terkait dorongan Jokowi untuk menjadi Ketua Umum PDIP. Dia dengan tegas menyatakan dukungannya terhadap usulan tersebut.
Rudyatmo, dalam pernyataannya, menegaskan bahwa semua kader PDI Perjuangan yang diusulkan oleh siapapun memiliki potensi yang layak dipertimbangkan. Ia menunjukkan sikap terbuka terhadap usulan tersebut.
“Setuju! Kader PDI Perjuangan yang diusulkan berarti punya potensi,” ujar FX Hadi Rudyatmo, Selasa (3/10/2023) dikutip suara.com.
Salah satu alasan yang diberikan oleh Rudyatmo untuk mendukung usulan Jokowi sebagai Ketua Umum PDIP adalah pengalaman manajerialnya yang luas. Dengan mengelola 270 juta rakyat Indonesia selama dua periode kepresidenannya, Jokowi telah membuktikan kemampuannya dalam memimpin dan mengelola negara.
Rudyatmo yakin bahwa pengalaman ini akan sangat berguna dalam memimpin PDIP dan kader-kadernya di seluruh Indonesia. “Mengelola (penduduk) 270 juta lebih aja merdeka! Nyaman kok! PDI Perjuangan (kader) 140 juta, tentu akan lebih nyaman,” ujarnya.
Baca juga: Guntur Soekarnoputra Usulkan Jokowi Gantikan Megawati Jadi Ketua Umum PDIP
FX Hadi Rudyatmo: Keputusan Akhir Diambil dalam Kongres
Meskipun Rudyatmo menyatakan dukungannya, ia juga menekankan bahwa keputusan akhir mengenai Ketua Umum PDIP akan diambil dalam kongres PDIP.
Keputusan ini bukan hanya ditentukan olehnya atau beberapa individu, melainkan oleh seluruh pemangku kepentingan PDIP.
“Kongres yang akan menentukan. Bukan saya pribadi atau Mas Guntur. Semua keputusan ditentukan Kongres (termasuk Apakah Jokowi jadi Ketua Umum PDI Perjuangan atau tidak),” tegas Rudyatmo.
Selanjutnya, Rudyatmo juga menjelaskan bahwa saat ini, PDIP masih belum membicarakan jadwal kongres. Fokus pembicaraan saat ini adalah pemilihan legislatif dan pemilihan presiden di Pemilu mendatang. Dengan demikian, pembicaraan tentang pemilihan ketua umum dan pengurus PDIP akan dilakukan setelah pilkada selesai.
Pendapat Gibran Rakabuming
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming, yang juga merupakan kader PDIP, enggan berkomentar mengenai isu ini. Ia menganggap bahwa pertanyaan tersebut sebaiknya dijawab oleh pimpinan-pimpinan partai.
Penting dicatat bahwa sikap Rudyatmo yang mendukung usulan Jokowi sebagai Ketua Umum PDIP ini merupakan perubahan dari pendiriannya pada tahun sebelumnya. Pada tahun 2022, Rudyatmo bahkan tidak setuju dengan usulan Jokowi untuk menggantikan Megawati sebagai ketua umum PDIP.
Usulan untuk Jokowi menjadi Ketua Umum PDIP awalnya disampaikan oleh putra Presiden Soekarno, Guntur Soekarnoputra. Ia berpendapat bahwa langkah ini sangat dimungkinkan dan bahwa Megawati bisa menjadi Ketua Dewan Pembina.
Dalam konteks perdebatan mengenai kemungkinan Jokowi menjadi Ketua Umum PDIP, pandangan Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, menjadi perhatian. Ia mendukung usulan ini dengan alasan pengalaman manajerial Jokowi dan keyakinannya bahwa semua kader PDI Perjuangan memiliki potensi. (R8/HR Online/Editor Jujang)