harapanrakyat.com,- Dokter forensik RSUD Kota Banjar, Jawa Barat, menemukan beberapa luka pada tubuh perempuan berinisial H. Sebelumnya, perempuan tersebut diinformasikan nekat mengakhiri hidupnya diduga akibat bertengkar dengan pacarnya.
Namun, setelah dilakukan otopsi selama kurang lebih tiga jam, dokter spesialis forensik menemukan beberapa luka pada bagian tubuh korban.
“Ada beberapa luka di antaranya bagian leher, pipi dan ada sedikit memar di bagian tubuh seperti tangan terutama. Itu hasil pemeriksaan semalam,” kata dr. Hendrik, dokter spesialis forensik IPJ RSUD Kota Banjar, Sabtu (21/10/2023).
Menurutnya, luka memar pada tubuh korban kemungkinan akibat bertahan dari benda tumpul.
Baca Juga: Penemuan Mayat di Bengkel Shock Breaker Ciamis, Ini Penjelasan Polisi
“Kemungkinan itu dari pertahanan tubuh korban, mencoba untuk bertahan. Jadi karena itu memar, biasanya terjadi akibat benda tumpul,” terangnya.
Ia menjelaskan, korban lebih cenderung kekurangan oksigen, sedangkan untuk bekas jeratan tali tidak begitu jelas.
“Lebih cenderung kekurangan oksigen. Untuk bekas jeratan di leher tidak begitu jelas. Makanya kita butuh kepastian apakah ada indikasi lain, karena untuk tali bisa kita singkirkan,” jelas Hendrik, dokter forensik RSUD Kota Banjar.
Lanjut Hendrik, untuk memastikan lebih jelas penyebab kematian korban harus berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium patologi anatomi.
“Untuk penyebab pasti, makanya kita menunggu hasil pemeriksaan laboratorium patologi anatomi untuk membuktikan semuanya,” pungkasnya. (Sandi/R3/HR-Online/Editor: Eva)