Budidaya rumput laut merupakan salah satu peluang bisnis yang bisa dicoba bagi Anda yang tinggal di dekat pantai. Rumput laut menjadi usaha budidaya yang menguntungkan bila Anda tekuni. Bahkan, budidaya komoditas laut ini cukup menjanjikan jika dimulai dengan tahapan yang benar.
Budidaya Rumput Laut yang Mudah dan Menghasilkan
Sebelum Anda memulainya, terdapat beberapa tahapan yang penting untuk diperhatikan. Berikut ini panduan selengkapnya.
1. Pemilihan Tempat atau Lokasi
Pilihlah lokasi budidaya yang memiliki karakter air relatif tenang. Air yang tenang akan mengurangi potensi kerusakan pada rumput laut dan memastikan pertumbuhannya.
Kedalaman air sebaiknya kurang dari 70 cm saat air laut surut. Tidak lebih dari 200 cm ketika air laut pasang. Hal ini akan memastikan kondisi lingkungan yang optimal bagi rumput laut.
Baca Juga: Green House Hidroponik, Ini Ragam Desain untuk Usaha Rumahan
Lokasi yang Anda pilih sebaiknya terlindung dari angin laut yang kencang. Angin kencang dapat merusak rumput laut dan mempengaruhi pertumbuhannya.
Pastikan lokasi budidaya berada di tanah yang memiliki campuran lumpur dan sedikit pasir. Kondisi tanah yang ideal akan mendukung perlekatan rumput laut dan pertumbuhannya. Perhatikan saluran irigasi di lokasi Anda berfungsi dengan baik dan lancar.
2. Uji Coba Penanaman Rumput Laut
Langkah budidaya berikutnya adalah menjalankan uji coba penanaman rumput laut. Proses ini menjadi kunci untuk memastikan kecocokan lahan yang telah Anda pilih sebelum benar-benar memulai budidaya.
3. Pemilihan Metode yang Tepat
Terdapat beberapa metode budidaya yang dapat Anda pilih. Meliputi metode dasar, metode lepas dasar dan metode apung. Pemilihan metode yang tepat akan mempengaruhi kesuksesan budidaya, sehingga perlu dilakukan dengan cermat.
4. Pemilihan Bibit Rumput Laut
Salah satu faktor kunci kesuksesan dalam budidaya rumput laut adalah pemilihan bibit yang unggul. Pilih bibit dengan talus muda yang bercabang banyak, rimbun, dan berujung runcing.
Pastikan bibit dalam keadaan sehat, tanpa bercak, luka, atau kerusakan pada permukaannya. Bibit yang sehat akan tampak segar dengan warna coklat cerah atau hijau cerah.
Pastikan bibit yang Anda pilih adalah dari jenis yang sama dan tidak tercampur dengan jenis lain. Bibit sebaiknya memiliki berat yang seragam, biasanya sekitar 100 gram per ikatan atau rumpun. Pilih bibit yang berusia antara 25 hingga 35 hari.
5. Cara Menanam Benih Rumput Laut
Pada tahap awal, pastikan benih rumput laut tetap terendam dalam air laut. Gunakan styrofoam untuk mengangkat benih dari habitat asalnya.
Baca Juga: Bisnis Budidaya Unik Menguntungkan, Mulai dari Kroto Hingga Porang
Selanjutnya, susun rumput laut secara berlapis dengan interval tertentu. Gunakan lapisan kain yang telah Anda basahi dengan air laut untuk menutupi benih.
Selain itu, ada beberapa metode menanam rumput laut yang dapat Anda terapkan, berikut langkah-langkahnya.
- Siapkan tali untuk menggantung benih rumput laut dan ikatkan benih pada tali tersebut.
- Regangkan tali yang memuat ikatan benih rumput laut, dan posisikan tali tersebut sekitar 30 cm di atas permukaan air.
- Pastikan jarak antara tali-tali tersebut berkisar antara 20 hingga 30 cm.
6. Perawatan
Setelah berhasil menanam rumput laut, langkah berikutnya adalah memulai proses pemeliharaan. Dalam semua metode penanaman, prinsip pemeliharaan hampir sama. Pada dasarnya, petani rumput laut perlu melakukan beberapa langkah.
- Membersihkan lumpur dan kotoran yang menempel pada rumput laut atau talus.
- Menyulam tanaman yang rusak atau lepas dari ikatan untuk memastikan pertumbuhan yang sehat.
- Mengganti tali, patok, atau bambu yang rusak, serta pelampung yang diperlukan untuk menopang tanaman.
- Melindungi tanaman dari potensi serangan predator, seperti ikan, penyu, larva bulu babi, dan teripang.
Dengan menerapkan step budidaya ini, Anda dapat memastikan bahwa rumput laut tumbuh dengan baik. Selain itu, juga terlindungi dari berbagai risiko yang mungkin muncul selama proses budidaya.
7. Proses Panen
Biasanya, panen rumput laut dilakukan ketika tanaman berumur 25-35 hari untuk pembibitan. Sementara itu, panen produksi antara 45-60 hari setelah penanaman rumput laut.
Hasil panen dapat segera dikeringkan dengan cara digantung atau diletakkan pada rak-rak khusus. Pada cuaca cerah, proses pengeringan memerlukan waktu sekitar 3-4 hari.
Baca Juga: Jamur Tiram Putih, Begini Cara Budidayanya yang Mudah
Namun, jika cuaca mendung atau musim hujan, waktu pengeringan akan lebih lama. Rumput laut siap Anda angkat ketika warnanya berubah menjadi ungu keputihan dan memiliki kristal garam.
Itulah tadi cara budidaya rumput laut yang bisa Anda terapkan. Untuk memaksimalkan hasil panen, Anda bisa mencoba menggunakan sejumlah inovasi. (R10/HR-Online)