Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita NasionalYayasan Cahaya Guru Soroti Sejumlah Kasus Tindakan Kekerasan di Lingkungan Pendidikan

Yayasan Cahaya Guru Soroti Sejumlah Kasus Tindakan Kekerasan di Lingkungan Pendidikan

Yayasan Cahaya Guru menyoroti sejumlah kasus tindakan kekerasan terhadap Guru, baik oleh siswa maupun orang tua di sejumlah daerah di Indonesia. 

Direktur Eksekutif Yayasan Cahaya Guru Muhammad Mukhlisin menilai segala tindakan yang berbau kekerasan dalam bentuk apapun tidak ada yang benar, apalagi di lingkungan pendidikan. 

Meski begitu, pihaknya mendorong pemerintah harus mendalami penyebabnya. Selain itu, hukuman untuk para pelaku pidana juga harus mengacu pada regulasi yang ada, serta perlu memperhatikan hak-hak anak sesuai undang-undang. 

“Menurut kami, tindakan kekerasan yang terjadi di berbagai jenjang pendidikan, termasuk di sekolah yang berbasis keagamaan yang mana lebih dominan mengajarkan soal nilai moral harus menjadi perhatian serius kita semua,” katanya, Kamis (28/9/23). 

Tantangan Meminimalisir Kasus Tindakan Kekerasan di Sekolah

Apalagi, kata Mukhlisin, di sejumlah daerah tindakan tersebut masih menjadi budaya dan masih banyak yang menganggap sebagai salah satu bagian dari proses pendidikan. 

Baca juga: Guru Diancam akan Dibunuh oleh Siswa, FP3 Kota Banjar Angkat Bicara

Untuk mengubahnya, kata ia, tidak mudah seperti membalikkan tangan, apalagi hanya dengan sebuah regulasi. 

Namun, perlu adanya upaya serius dari semua pihak. Terlebih di tahun 2023 ini pihaknya mencatat sudah ada 93 kasus kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah, mulai dari perundungan, kekerasan fisik, intoleransi, diskriminasi dan lainnya. 

“Kita menyambut baik Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023. Namun, dalam implementasinya di lapangan perlu adanya sinergitas antara sekolah, keluarga dan masyarakat,” imbuhnya. 

Baginya, edukasi dan penghargaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan perlu dikembangkan sedini mungkin, termasuk oleh stakeholder di lingkungan pendidikan. 

Jika ekosistem kesadaran di lingkungan pendidikan sudah terbangun, apalagi dengan adanya regulasi yang mendukungnya, tindakan pidana kekerasan di satuan pendidikan akan berkurang.

“Tapi, sesuai pengalaman kami, untuk mencapai itu tidak bisa instan, karena membutuhkan waktu serta proses yang tidak mudah,” ujarnya. 

Perlindungan Profesi Guru

Sementara itu, Khaerul Anam salah satu Guru MIN 1 Subang, Jabar menilai tantangan Guru saat ini makin tinggi. 

Karena itu, keberadaan organisasi guru maupun pemerintah harus bersama-sama memaksimalkan perlindungan terhadap pendidik.

“Kita perlu refleksi berkelanjutan. Kita tahu, anak-anak sekarang yang hidup di zaman serba teknologi sangat mudah sekali mendapat informasi dan jaringan pertemanan. Sayangnya, mereka juga dengan begitu mudah terpapar tindakan kekerasan,” ucapnya. 

Maka dari itu, pentingnya bangunan komunikasi yang baik antara Guru dan murid secara intensif, serta menanamkan nilai-nilai moral perlu pengembangan.

“Apalagi soal kesadaran menghargai sisi kemanusiaan, bagi kami sangat perlu. Jadi, interaksi Guru tidak terbatas dalam kelas saja,” pungkasnya. (R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Tidak semua tokoh besar mendapat tempat dalam buku sejarah Indonesia. Beberapa nama tetap hidup melalui cerita lisan yang diwariskan turun-temurun. Sejarah Tumenggung Kopek adalah...
Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan baru saja memperkenalkan generasi terbaru dari Nissan Micra EV 2025. Mobil Nissan terbaru tersebut kini bertransformasi menjadi kendaraan listrik sepenuhnya. Nissan Micra atau...
Pemandian Air Panas

Menikmati Wisata Pemandian Air Panas Cileungsing Sumedang Saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Obyek wisata Pemandian Air Panas Cileungsing di Cilangkap, Kecamatan Buahdua, Sumedang, Jawa Barat, kembali menarik ribuan wisatawan pada libur Lebaran 2025. Destinasi wisata ini...
Obyek Wisata Sepi Pengunjung

Obyek Wisata Sepi Pengunjung Saat Libur Lebaran, Wali Kota Banjar: Perlu Ada Perubahan

harapanrakyat.com,- Wali Kota Banjar, Jawa Barat, Sudarsono, menanggapi perihal sejumlah obyek wisata sepi pengunjung pada momen libur Lebaran 2025. Sudarsono mengatakan, Pemerintah Kota Banjar ke...
Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone Armor 30 Pro Rilis dengan Inovasi dan Fitur Canggih

Ulefone baru saja merilis Armor 30 Pro, sebuah smartphone tangguh yang menggabungkan daya tahan luar biasa dengan teknologi terkini. Dirancang khusus untuk pengguna yang...
Pergerakan Tanah di Neglasari

Pergerakan Tanah di Neglasari Ciamis, Sejumlah Rumah dan Jalan Desa Alami Kerusakan

harapanrakyat.com,- Akibat adanya pergerakan tanah di Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, beberapa rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, ruas jalan desa juga mengalami...