harapanrakyat.com,- Wilayah yang mengalami krisis air bersih di Kota Banjar, Jawa Barat, meluas. Perumdam Tirta Anom pun menyalurkan bantuan sejumlah toren air untuk warga. Salah satunya di Dusun Pengasinan, Desa Binangun, Kecamatan Pataruman.
Sebelumnya, warga Pengasinan mengalami krisis bersih dan meminta adanya bantuan penambahan bak penampungan air bersih.
Kepala Bagian Hubungan Langganan Perumdam Tirta Anom, Yogi Indrijadi mengatakan, bantuan bak penampungan air bersih tersebut merupakan tindak lanjut atas kunjungan beberapa waktu lalu.
Bantuan toren tersebut ditempatkan di tiga titik lokasi krisis air bersih. Yakni di RW 13, RW 7, Dusun Girimulya dan RW 11 Dusun Pangasinan. Bak penampungan air tersebut sifatnya pinjam pakai.
“Jumlahnya ada tiga bak penampungan air bersih yang kami tempatkan di tiga titik lokasi. Itu berdasarkan usulan dari kepala desa,” kata Yogi kepada wartawan, Senin (4/9/2023).
Terpisah, Kepala BPBD Kota Banjar Kusnadi, mengatakan, saat ini berdasarkan data laporan yang masuk wilayah terdampak krisis air bersih karena musim kemarau bertambah satu lokasi. Namun wilayah yang terdampak masih di Desa Binganun.
Tim petugas BPBD sejauh ini sudah melakukan asesmen dan melakukan distribusi air bersih ke wilayah tersebut.
Baca Juga: BPBD Kota Banjar Respon Keluhan Warga Batulawang yang Butuh Air Bersih
Menurutnya, krisis air bersih di wilayah tersebut terjadi karena sumber air milik warga mulai menyusut.
“Masih di Binangun cuma ada penambahan wilayah di Pagak. Itu ada lima RW yang terdampak kesulitan air bersih. Kita sudah mulai distribusi ke lokasi,” kata Kusnadi.
Sejauh ini BPBD Banjar telah membentuk tim siaga bencana daerah antisipasi menghadapi musim kemarau panjang. Termasuk penanganan wilayah terdampak krisis air bersih.
BPBD Banjar pun meminta kepada masyarakat menyediakan bak-bak penampungan air untuk menampung pasokan bantuan air bersih.
“Kami sudah membentuk tim. Minggu kemarin juga kami distribusi ke daerah Pagak. Kami hanya meminta warga menyediakan bak penampungan saja,” katanya. (Muhlisin/R9/HR-Online/Editor-Dadang)