harapanrakyat.com,- Duet Prabowo Ganjar untuk berpasangan dalam Pilpres 2024, disinyalir sebagai upaya mengalahkan Pasangan Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (Amin). Dengan taktik tersebut, maka diyakini pasangan Amin dapat dikalahkan dalam satu putaran Pilpres.
Artinya, peluang menang pasangan Amin masih terbuka cukup lebar bila terjadi tiga pasangan Capres-Cawapres. Nah, kekhawatiran pasangan Amin menang inilah, yang diduga memaksa Prabowo dan Ganjar untuk duet.
“Ada upaya mengatur agar Prabowo dan Ganjar duet dalam Pilpres nanti,” ujar Pangi Syarwi Chaniago, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Senin (25/9/2023) seperti dikutip suara.com.
Duet Prabowo Ganjar Pranowo Tak Akan Miliki Lawan Sebanding
Dengan terbentuknya duet Prabowo-Ganjar, disampaikan Pangi Syarwi, maka pasangan Capres-Cawapres ini tidak akan memiliki lawan sebanding. Maka tak heran, jika banyak yang menilai, pasangan ini akan menang dalam satu putaran Pilpres.
Baca juga: Puan Maharani Ungkap Kemungkinan Duet Prabowo Ganjar
Selanjutnya, Pangi Syarwi menunjukkan kenyataan pada Pilpres 2009. Di mana, saat itu, Pilpres diikuti tiga pasangan Capres-Cawapres. Menurutnya, konteks Pilpres 2009 dengan 2024 sangat jauh berbeda. Terutama, dalam hasil survei Capres yang tidak satu pun mencapai 50 persen.
“Pada Pilpres 2009, memang ada tiga pasang calon. Tetapi, saat itu, hasil survei SBY sebagai Capres lebih dari 50 persen,” ujar Pangi Syarwi.
Akhirnya, dijelaskan Pangi Syarwi, hasil Pilpres 2009 memenangkan SBY dalam satu putaran. Sebab, hasil survei linear dengan hasil Pilpres.
Nah, dalam konteks Pilpres 2024, hingga saat ini, tidak ada satupun Capres yang meraih hasil survei keterpilihan 50 persen. Sehingga, timbul kekhawatiran, pasangan Amin bisa memenangkan pemilihan pada Pilpres 2024 mendatang.
“Saya kira, para elit politik di luar koalisi Perubahan Anies Baswedan, sudah mengkalkulasi dan menghitung secara cermat. Sehingga, terbukalah wacana menduetkan Prabowo dan Ganjar,” ungkap Pangi Syarwi.
Terakhir, Pangi Syarwi mengatakan, kekhawatiran pasangan Amin menang berdasarkan tren pasangan ini yang terus merangkak naik. Sementara itu, Capres Ganjar atau pun Capres Prabowo belum memutuskan pasangan Cawapresnya. Sehingga, daripada njlimet, persoalannya dibuat sederhana dengan mengupayakan terbentuknya duet Prabowo Ganjar. (R8/HR Online/Editor Jujang)