harapanrakyat.com,- Pemkab Pangandaran angkat bicara soal tewasnya 3 orang pekerja proyek yang tertimbun TPT saat melakukan penggalian di Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.
Kabid Bina Marga DPUTRPRKP Pangandaran Nanang Heriyanto mengatakan, awal mula peristiwa tersebut karena pihaknya menilai proyek tersebut tidak sesuai spesifikasi.
Ia menjelaskan, proyek Tembok Penahan Tanah (TPT) tersebut dikerjakan oleh CV Abad Baru.
“Pekerjaan pembangunan tersebut sebagai pelengkap ruas Jalan Cintakarya-Karangbenda. Adapun nilainya Rp 178.757.000 dan bersumber dari APBD,” jelasnya, Senin (18/9/23).
Baca juga: 3 Pekerja Tewas Tertimbun Longsor TPT di Pangandaran
Lantaran pengerjaan yang tidak sesuai spesifikasi dan perencanaan, pihaknya pun meminta CV tersebut untuk memperbaiki kembali.
“Kita sudah meminta agar rekanan bisa mengerjakan sesuai dengan perencanaan,” imbuhnya.
Sementara saat perbaikan, peristiwa tersebut pun terjadi hingga memakan korban jiwa.
“Proyek ini kita tunda sementara. Selanjutnya permasalahan adanya korban jiwa kita serahkan ke pihak yang berwenang,” pungkasnya. (Mad/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)