Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita TerbaruNenek Moyang Buaya, Berikut Fakta Menarik Tentangnya

Nenek Moyang Buaya, Berikut Fakta Menarik Tentangnya

Nenek moyang buaya yaitu Deinosuchus. Nenek moyang dari bangsa buaya tersebut tentunya jauh lebih mengerikan dan berbahaya. Berikut akan kita bahas berbagai fakta menarik tentang leluhur para buaya yaitu Deinosuchus ini.

Buaya merupakan salah satu reptil bertubuh besar yang memiliki kulit serta ekor yang kuat. Mereka tinggal di berbagai habitat air tawar seperti danau, sungai, dan rawa di seluruh dunia. Ada pula buaya air asin atau buaya muara yang hidup di dekat laut atau muara.

Baca Juga: Hewan Sebelum Dinosaurus, Astrapis hingga Jaekelopterus

Buaya memiliki moncong panjang, gigi yang tajam, penglihatan, serta pendengaran yang baik. Mereka adalah perenang yang hebat dan juga bisa berlari dengan cepat di daratan. Mereka adalah predator yang memakan berbagai hewan seperti ikan, burung, rusa, dan lainnya.

Nenek Moyang Buaya, Berikut Fakta Menariknya yang Perlu Anda Ketahui

Buaya merupakan salah satu hewan purba yang masih ada dan hidup hingga masa modern ini. Mereka telah berevolusi selama jutaan tahun dari nenek moyang mereka zaman dahulu. Buaya modern yang bertubuh besar dan berbahaya menjadi hewan yang sangat menakutkan.

Karena itu kemunculannya di sungai-sungai atau laut sering meresahkan warga sekitarnya. Sebab, mereka khawatir buaya akan masuk ke pemukiman dan menyerang warga atau ternak. Apalagi wujud buaya yang menyeramkan dengan gigi-giginya yang sangat tajam.

Akan tetapi tahukah Anda jika nenek moyang mereka bahkan jauh lebih mengerikan? Nenek moyang karnivora ini pertama muncul pada zaman kapur akhir sekitar 90-73 tahun lalu. Kita mengenal mereka sebagai Deinosuchus yang memiliki arti yaitu “buaya yang mengerikan”.

Selain Deinosuchus ada pula nenek moyang buaya lainnya yang juga besar dan sangat menakutkan. Misalnya yaitu Sarcosuchus, yang mana mereka bisa memiliki panjang hingga 13 meter. Kemudian terdapat Pholidosaurus, yang mana mereka bisa memiliki panjang hingga 10 meter.

Nah, kali ini kita akan membahas mengenai fakta menarik tentang Deinosuchus. Tentang masa hidupnya, mangsanya, hingga bagaimana mereka mengalami kepunahan. Untuk Anda yang penasaran, berikut adalah berbagai fakta menarik tentang Deinosuchus.

Bertubuh Besar

Sebagai hewan yang hidup jutaan tahun lalu tentu tidak heran jika Deinosuchus bertubuh besar. Bahkan mereka bisa tumbuh hingga sepanjang 12 meter dengan bobot mencapai 10 ton. Terbayang bukan betapa besar dan mengerikannya hewan ini di masa lalu.

Nenek Moyang Buaya Hidup Berdampingan dengan Dinosaurus

Deinosuchus ternyata juga hidup secara berdampingan dengan hewan purba Dinosaurus. Bukan hanya berdampingan, mereka bahkan memangsa dinosaurus yang ukurannya lebih kecil.

Baca Juga: Fakta Reptil Laut Purba Mosasaurus, Monster Laut Mengerikan

Terbukti dengan adanya bekas gigitan Deinosuchus pada fosil dinosaurus jutaan tahun lalu.

Memangsa Hewan Air dan Mamalia

Untuk bertahan hidup jelas Deinosuchus bukan hanya memangsa dinosaurus berukuran kecil. Akan tetapi mereka juga memangsa berbagai hewan lain yang hidup di air maupun di darat. Misalnya memangsa ikan, kura-kura, hingga hewan mamalia yang berada di dekatnya.

Berjalan Tegak dengan Dua Kaki

Fakta satu ini mungkin akan mengejutkan dan membuat Anda bertanya-tanya serta takjub. Jika buaya modern sekarang berjalan dengan empat kaki, tidak dengan Deinosuchus. Sebab, pada zaman dahulu mereka berjalan menggunakan dua kaki dan tegak.

Terbagi Menjadi Tiga Spesies

Para peneliti berhasil mengelompokkan nenek moyang buaya ini menjadi tiga spesies. Tiga spesies tersebut yaitu Deinosuchus Hatcheri, Deinosuchus Schwimmeri, dan juga Deinosuchus Riograndensis. Ketiganya tentu berbeda dan memiliki ciri atau karakteristik tersendiri.

Pernah Menjadi Predator Berkuasa di Dunia

Fakta selanjutnya dari Deinosuchus yaitu mereka pernah menjadi predator berkuasa di dunia. Hal tersebut tentunya tidak mengherankan mengingat bagaimana wujud hewan ini. Fakta satu ini tentu membuat hewan yang sudah punah ini terasa semakin mengerikan.

Punah pada Akhir Periode Triassic

Pada akhir periode Triassic sekitar 202 juta tahun lalu terjadi kepunahan massal. Lebih dari 3/4 spesies yang hidup di darat dan laut termasuk Deinosuchus punah. Dugaan penyebabnya karena erupsi gunung berapi.

Baca Juga: Penemuan Fosil Nenek Moyang Mamalia, Mirip Seperti Kadal

Itulah beberapa fakta menarik dan mengejutkan tentang nenek moyang buaya Deinosuchus. Dari dulu hingga sekarang, buaya memang menjadi hewan yang menyeramkan dan berbahaya. (R10/HR-Online)

Pria Disabilitas Asal Grobogan

Pria Disabilitas Asal Grobogan Jadi Korban Curas di Sumedang, Polisi Buru Pelaku

harapanrakyat.com,- Seorang pria disabilitas asal Grobogan, Jawa Tengah, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Raya Sumedang-Subang. Tepatnya di Dusun Sela Awi, Desa...
Contraflow dan One Way

Jadwal Contraflow dan One Way Arus Balik Lebaran 2025

harapanrakyat.com,- Korlantas Polri menerapkan sistem contraflow dan one way guna mengantisipasi kepadatan kendaraan tujuan Jakarta pada arus balik Lebaran 2025. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit...
Layanan libur lebaran

Permudah Urus Dokumen Kependudukan, Disdukcapil Ciamis Buka Layanan saat Libur Lebaran, Catat Waktunya!

harapanrakyat.com,- Permudah masyarakat urus dokumen, Disdukcapil Ciamis menggelar pelayanan khusus di luar jam kerja. Acara ini berlangsung Kamis (3/4/2025) malam. Pelayanan di luar jam kerja...
Wisata Tanjung Duriat

Momen Libur Lebaran 2025, Wisata Tanjung Duriat di Sumedang Diserbu Pengunjung

harapanrakyat.com,- Mengisi momen libur panjang lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, ribuan wisatawan memadati wisata Tanjung Duriat yang berada di Pesisir Waduk Jatigede. Tempat ini...
Rainbow Slide Nalisa Cipanten di Majalengka

Menjajal Rainbow Slide Nalisa Cipanten yang Lagi Viral di Majalengka, Favorit Wisatawan saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Rainbow Slide di objek wisata Nalisa Cipanten, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sedang viral dan menjadi buruan wisatawan. Luar biasanya, wahana Rainbow...
Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

harapabrakyat.com,- Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus sudah masuk kantor pada Selasa tanggal 8 April 2025 seusai libur lebaran. Oleh karena itu, ASN tidak...