Nenek moyang buaya yaitu Deinosuchus. Nenek moyang dari bangsa buaya tersebut tentunya jauh lebih mengerikan dan berbahaya. Berikut akan kita bahas berbagai fakta menarik tentang leluhur para buaya yaitu Deinosuchus ini.
Buaya merupakan salah satu reptil bertubuh besar yang memiliki kulit serta ekor yang kuat. Mereka tinggal di berbagai habitat air tawar seperti danau, sungai, dan rawa di seluruh dunia. Ada pula buaya air asin atau buaya muara yang hidup di dekat laut atau muara.
Baca Juga: Hewan Sebelum Dinosaurus, Astrapis hingga Jaekelopterus
Buaya memiliki moncong panjang, gigi yang tajam, penglihatan, serta pendengaran yang baik. Mereka adalah perenang yang hebat dan juga bisa berlari dengan cepat di daratan. Mereka adalah predator yang memakan berbagai hewan seperti ikan, burung, rusa, dan lainnya.
Nenek Moyang Buaya, Berikut Fakta Menariknya yang Perlu Anda Ketahui
Buaya merupakan salah satu hewan purba yang masih ada dan hidup hingga masa modern ini. Mereka telah berevolusi selama jutaan tahun dari nenek moyang mereka zaman dahulu. Buaya modern yang bertubuh besar dan berbahaya menjadi hewan yang sangat menakutkan.
Karena itu kemunculannya di sungai-sungai atau laut sering meresahkan warga sekitarnya. Sebab, mereka khawatir buaya akan masuk ke pemukiman dan menyerang warga atau ternak. Apalagi wujud buaya yang menyeramkan dengan gigi-giginya yang sangat tajam.
Akan tetapi tahukah Anda jika nenek moyang mereka bahkan jauh lebih mengerikan? Nenek moyang karnivora ini pertama muncul pada zaman kapur akhir sekitar 90-73 tahun lalu. Kita mengenal mereka sebagai Deinosuchus yang memiliki arti yaitu “buaya yang mengerikan”.
Selain Deinosuchus ada pula nenek moyang buaya lainnya yang juga besar dan sangat menakutkan. Misalnya yaitu Sarcosuchus, yang mana mereka bisa memiliki panjang hingga 13 meter. Kemudian terdapat Pholidosaurus, yang mana mereka bisa memiliki panjang hingga 10 meter.
Nah, kali ini kita akan membahas mengenai fakta menarik tentang Deinosuchus. Tentang masa hidupnya, mangsanya, hingga bagaimana mereka mengalami kepunahan. Untuk Anda yang penasaran, berikut adalah berbagai fakta menarik tentang Deinosuchus.
Bertubuh Besar
Sebagai hewan yang hidup jutaan tahun lalu tentu tidak heran jika Deinosuchus bertubuh besar. Bahkan mereka bisa tumbuh hingga sepanjang 12 meter dengan bobot mencapai 10 ton. Terbayang bukan betapa besar dan mengerikannya hewan ini di masa lalu.
Nenek Moyang Buaya Hidup Berdampingan dengan Dinosaurus
Deinosuchus ternyata juga hidup secara berdampingan dengan hewan purba Dinosaurus. Bukan hanya berdampingan, mereka bahkan memangsa dinosaurus yang ukurannya lebih kecil.
Baca Juga: Fakta Reptil Laut Purba Mosasaurus, Monster Laut Mengerikan
Terbukti dengan adanya bekas gigitan Deinosuchus pada fosil dinosaurus jutaan tahun lalu.
Memangsa Hewan Air dan Mamalia
Untuk bertahan hidup jelas Deinosuchus bukan hanya memangsa dinosaurus berukuran kecil. Akan tetapi mereka juga memangsa berbagai hewan lain yang hidup di air maupun di darat. Misalnya memangsa ikan, kura-kura, hingga hewan mamalia yang berada di dekatnya.
Berjalan Tegak dengan Dua Kaki
Fakta satu ini mungkin akan mengejutkan dan membuat Anda bertanya-tanya serta takjub. Jika buaya modern sekarang berjalan dengan empat kaki, tidak dengan Deinosuchus. Sebab, pada zaman dahulu mereka berjalan menggunakan dua kaki dan tegak.
Terbagi Menjadi Tiga Spesies
Para peneliti berhasil mengelompokkan nenek moyang buaya ini menjadi tiga spesies. Tiga spesies tersebut yaitu Deinosuchus Hatcheri, Deinosuchus Schwimmeri, dan juga Deinosuchus Riograndensis. Ketiganya tentu berbeda dan memiliki ciri atau karakteristik tersendiri.
Pernah Menjadi Predator Berkuasa di Dunia
Fakta selanjutnya dari Deinosuchus yaitu mereka pernah menjadi predator berkuasa di dunia. Hal tersebut tentunya tidak mengherankan mengingat bagaimana wujud hewan ini. Fakta satu ini tentu membuat hewan yang sudah punah ini terasa semakin mengerikan.
Punah pada Akhir Periode Triassic
Pada akhir periode Triassic sekitar 202 juta tahun lalu terjadi kepunahan massal. Lebih dari 3/4 spesies yang hidup di darat dan laut termasuk Deinosuchus punah. Dugaan penyebabnya karena erupsi gunung berapi.
Baca Juga: Penemuan Fosil Nenek Moyang Mamalia, Mirip Seperti Kadal
Itulah beberapa fakta menarik dan mengejutkan tentang nenek moyang buaya Deinosuchus. Dari dulu hingga sekarang, buaya memang menjadi hewan yang menyeramkan dan berbahaya. (R10/HR-Online)