Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita CiamisLarangan Bunyikan Klakson Telolet, Ini Alasan Dishub Ciamis

Larangan Bunyikan Klakson Telolet, Ini Alasan Dishub Ciamis

harapanrakyat.com,- Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, memberikan himbauan dan sosialisasi terkait larangan bunyikan klakson telolet kepada pengusaha angkutan umum di Kabupaten Ciamis.

Seperti diketahui, klakson kendaraan yang dikenal dengan sebutan telolet atau Basuri itu kini dilarang dibunyikan oleh pengemudi bus, truk dan juga kendaraan besar lainnya. Apabila pengendara membandel akan dikenakan sanksi pidana sampai denda.

Kepala Dinas Perhubungan Ciamis Dadang Mulyatna, mengatakan adanya himbauan larangan penggunaan klakson telolet itu berdasarkan dari pengaduan masyarakat. Terkait keberadaan anak-anak SD dan SMP yang berkumpul pinggir jalan menunggu klakson telolet bus, truk atau kendaraan besar.

“Salah satunya ada di sepanjang Jalan KH Ahmad Dahlan, mulai dari Taman Lokasana, kemudian Jalan Ir. H Juanda di Saripohaci tepatnya. Hal tersebut mengganggu kenyamanan dan keselamatan dalam berkendara,” terangnya, Jumat (1/9/2023).

Larangan Bunyikan Klakson Telolet dan Sanksinya

Baca Juga: Masih Banyak ASN Ciamis yang Belum Ikuti Program Parkir Berlangganan 

Lanjut Dadang, himbauan itu juga merujuk pada PP tentang Kendaraan bahwa suara klakson itu paling rendah adalah 83 desibel. Kemudian yang paling tinggi 118 desibel.

Tidak hanya itu, sesuai aturan dalam UU No. 22 Tahun 2009 pasal 285 menegaskan, setiap pengendara bermotor untuk roda 2 tentang Kelayakan dan Teknis, salah satunya penggunaan klakson.

Maka dari itu, kata Dadang, nanti akan ada sanksi bagi yang melanggar larangan klakson telolet. Pengendara roda 4 atau lebih, sanksinya pidana paling lama 2 bulan dan denda sebesar Rp 500 ribu.

Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Perhubungan telah melaksanakan berbagai upaya terkait permasalahan tersebut.

Upaya-upaya itu salah satunya membuat himbauan yang ditujukan kepada Disdik Ciamis agar mengarahkan siswa tidak berkumpul di pinggir jalan. Baik saat jam sekolah maupun luar jam sekolah. Yang mana para siswa tersebut meminta membunyikan klakson telolet pada kendaraan besar yang melintas.

“Kami juga membuat himbauan yang kepada pengusaha angkutan umum terkait penggunaan klakson yang harus sesuai aturan. Kemudian menyebarkan leaflet kepada awak angkutan umum di Terminal Ciamis,” pungkas Dadang Mulyatna. (Feri/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Doa Agar Mudah Menghafal dan Memperkuat Ingatan

Doa Agar Mudah Menghafal dan Memperkuat Ingatan

Doa agar mudah menghafal bisa diamalkan oleh setiap umat muslim. Ada kalanya hafalan terasa sulit dilakukan. Apalagi jika tidak berlandaskan niat sungguh-sungguh dan semangat...
Cara Mengaktifkan Notifikasi Prioritas Apple Intelligence di iPhone

Cara Mengaktifkan Notifikasi Prioritas Apple Intelligence di iPhone

Notifikasi Prioritas Apple Intelligence jadi salah satu inovasi terbaru di iPhone. Sebagaimana yang kita tahu, iPhone termasuk ponsel berkelas dan tak pernah berhenti berinovasi....
Cara Pasang PP Guard Facebook, Jaga Keamanan Foto Profil

Cara Pasang PP Guard Facebook, Jaga Keamanan Foto Profil

Cara pasang PP Guard Facebook mungkin sedang Anda butuhkan saat ini. Facebook adalah salah satu media sosial terbesar di dunia, namun sayangnya, foto profil...
Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Tidak semua tokoh besar mendapat tempat dalam buku sejarah Indonesia. Beberapa nama tetap hidup melalui cerita lisan yang diwariskan turun-temurun. Sejarah Tumenggung Kopek adalah...
Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan baru saja memperkenalkan generasi terbaru dari Nissan Micra EV 2025. Mobil Nissan terbaru tersebut kini bertransformasi menjadi kendaraan listrik sepenuhnya. Nissan Micra atau...
Pemandian Air Panas

Menikmati Wisata Pemandian Air Panas Cileungsing Sumedang Saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Obyek wisata Pemandian Air Panas Cileungsing di Cilangkap, Kecamatan Buahdua, Sumedang, Jawa Barat, kembali menarik ribuan wisatawan pada libur Lebaran 2025. Destinasi wisata ini...