Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita NasionalHadapi Krisis Pangan Global, Jokowi Tegaskan Visi Taktis Kedaulatan Pangan

Hadapi Krisis Pangan Global, Jokowi Tegaskan Visi Taktis Kedaulatan Pangan

harapanrakyat.com,- Krisis pangan global telah menjadi isu yang semakin mendesak dalam beberapa tahun terakhir. Perubahan iklim yang ekstrim, gangguan geopolitik, dan peningkatan populasi dunia telah membawa dampak serius pada ketersediaan pangan di seluruh dunia.

Demikian disampaikan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), dalam pidatonya pada Rakernas IV PDI Perjuangan (PDIP),  Jumat (29/09/2023), di JI-EXPO, Kemayoran, Jakarta. Presiden menggarisbawahi pentingnya kedaulatan pangan dan visi taktis untuk mengatasi tantangan tersebut.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi mengingatkan tentang ancaman yang dihadapi dunia saat ini. “Perubahan iklim telah menyebabkan kenaikan suhu bumi, kekeringan, dan kemarau panjang di berbagai belahan dunia. Hal ini berdampak langsung pada produksi pertanian, menyebabkan gagal tanam dan gagal panen,” ungkapnya.

Di samping itu, Presiden Jokowi, mengatakan perang antara Rusia dan Ukraina, juga mengakibatkan kelangkaan pangan gandum. “Dua produsen gandum terbesar di dunia ini sedang berperang. Sehingga, mengakibatkan 207 juta ton gandum tidak bisa diekspor karena alasan keamanan,” ungkapnya.

Jokowi menjelaskan, kekurangan pangan telah menjadi masalah serius di berbagai negara, dengan harga bahan pangan yang naik secara drastis. Bahkan, di beberapa negara maju di Eropa, anak-anak sekolah banyak yang tidak dapat sarapan pagi karena mahalnya bahan pangan.

“Sebanyak 22 negara, termasuk Rusia, India, dan Bangladesh, menghentikan ekspor pangan untuk mengamankan pasokan di dalam negeri. Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya ketersediaan pangan dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi,” tutur Jokowi.

Baca juga: Presiden Jokowi Luncurkan Bursa Karbon Indonesia, Langkah Nyata Hadapi Krisis Iklim

Kedaulatan Pangan sebagai Solusi Krisis Pangan Global

Presiden Jokowi memahami bahwa kedaulatan pangan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan krisis pangan global. Dengan penduduk Indonesia yang terus bertambah, mencapai 278 juta saat ini dan diperkirakan mencapai 310 juta pada tahun 2030, negara ini perlu memastikan ketersediaan pangan yang cukup untuk rakyatnya.

Visi taktis yang mencakup rencana kerja detail menjadi langkah krusial dalam mencapai kedaulatan pangan. Presiden menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur penunjang produksi pangan, seperti waduk, embung, dan irigasi.

“Indonesia saat ini masih memiliki jumlah infrastruktur yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan negara-negara lain seperti Korea dan China,” ujar Jokowi.

Oleh karena itu, Presiden Jokowi menyatakan, pembangunan waduk menjadi fokus utama. Dengan menambah sekitar 61 waduk hingga tahun depan, total waduk di Indonesia akan mencapai kurang lebih 300-an.

“Jumlah ini masih jauh dari negara-negara lain yang memiliki infrastruktur serupa yang lebih besar. Oleh karena itu, kerja keras dalam membangun infrastruktur yang berkaitan dengan produksi pangan menjadi suatu keharusan,” tegas Jokowi.

Sekali lagi, Presiden Jokowi menegaskan bahwa krisis pangan global adalah tantangan serius yang harus dihadapi oleh masyarakat internasional. Sehingga, kedaulatan pangan dan visi taktis dalam menghadapi masalah ini mutlak dilakukan. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...
Perahu Wisata Terbalik

Laka Laut Perahu Wisata Terbalik di Pantai Pangandaran, Polisi Ungkap Kondisi 9 Penumpang

harapanrakyat.com,- Sebuah perahu wisata terbalik di Pantai Barat Pangandaran, Jawa Barat. Perahu yang mengangkut sembilan wisatawan asal Karawang itu terbalik saat melintas di perairan...
Pelaku Curas

Empat Pelaku Curas terhadap Pria Disabilitas di Sumedang Berhasil Ditangkap

harapanrakyat.com,- Empat pelaku curas (pencurian dengan kekerasan) terhadap seorang pria disabilitas berinisial AK (26) di Sumedang, Jawa Barat, berhasil ditangkap jajaran Satreskrim Polres Sumedang. Uniknya,...