Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita PangandaranDKPKP Pangandaran Minta Pemprov Tindak Pemburu Baby Lobster

DKPKP Pangandaran Minta Pemprov Tindak Pemburu Baby Lobster

harapanrakyat.com,- Dinas Kelautan Perikanan dan Ketahanan Pangan (DKPKP) Kabupaten Pangandaran, meminta agar Pemprov Jabar melakukan penindakan terhadap pemburu baby lobster.

Hal itu terkait dengan maraknya perburuan baby lobster di wilayah perairan laut Pangandaran, yang berakibat menurunnya hasil tangkapan lobster.

Kepala Bidang Tangkap DKPKP Pangandaran Ridwan Mulyadi mengatakan, kewenangan penindakan terhadap pemburu benih lobster itu merupakan kewenangan Pemprov Jabar.

“Sejauh ini kami hanya bisa melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui Surat Edaran Bupati Pangandaran Nomor: 523/0409/DKPKP/III/2021, tertanggal 15 Maret 2021, untuk tidak menangkap baby lobster,” kata Ridwan, Kamis (7/9/2023).

Pihaknya pun sudah menyampaikan kepada pihak Pemprov Jabar, dalam hal ini Dinas Kelautan dan Kementerian Perikanan, terkait adanya laporan penangkapan baby lobster di laut Pangandaran.

Baca Juga: Duh, Populasi Lobster di Pangandaran Terus Menurun

“Kami sudah sering melaporkan, bahkan sejak tahun 2021. Namun, sampai saat ini belum pernah ada penindakan,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ridwan mengatakan, pihak DKPKP Pangandaran juga selalu meminta kepada pihak berwenang untuk melakukan pengawasan dan penindakan terhadap para pemburu baby lobster.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak yang berwenang agar bisa melakukan pengawasan dan penindakan. Supaya baby lobster di wilayah perairan laut Pangandaran aman dari para pemburu,” kata Ridwan Mulyadi.

Terkait dengan hal itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat Hermansyah Manap mengatakan, penindakan terhadap para penangkap baby lobster dilakukan lebih persuasif dengan pengawasan terpadu.

“Kami sudah melakukan penindakan terhadap pengepul baby lobster pada tahun 2023 sebanyak tiga kasus. Dalam kasus ini DKP Jabar diminta sebagai saksi ahli,” terangnya.

“Jadi kami sudah sering melakukan pembinaan dengan mengumpulkan berbagai kelompok masyarakat di masing-masing wilayah sebagai bentuk pengawasan,” kata Hermansyah menambahkan. (Ceng/R3/HR-Online/Editor: Eva)

gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...