harapanrakyat.com,- Joehanes Liem (36) geram saat pulang ke rumahnya di perumahan Palm Garden, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat pada pukul 18.30 WIB, Rabu (20/9/2023). Sebagai pelanggan PDAM Tirta Galuh Ciamis, pria yang biasa disapa Akong ini mendapati air tak kunjung mengalir.
“Air sudah mati dari pukul 06.000 pagi. Sempat nyala jam 09.00 pagi sebentar. Terus mati sampai setengah tujuh malam, saya pulang masih mati,” katanya kepada harapanrakyat.com, Kamis (21/9/2023).
Akong sebenarnya sudah mendapatkan informasi jika air dari PDAM Ciamis memang dimatikan pada pukul 08.00 sampai pukul 16.00 WIB.
“Informasi itu udah sekitar seminggu lalu kalau nggak salah, jadi sebelum air mati, di rumah biasa nampung air. Sore harusnya udah nyala, ditunggu sampai malam, gak kunjung ada air. Sampai jam 4 pagi saya menunggu air mengalir, tapi nggak ada,” jelasnya.
Semalaman menunggu Akong sempat mencari tahu lewat media sosial. Namun, terpantau tidak ada penjelasan kenapa air PDAM bisa mati hingga hampir 24 jam.
Baru pada Kamis (21/9/2023), Akong menerima informasi ada kebocoran Pipa, dan petugas sedang memperbaikinya. Perbaikan dijadwalkan mulai pukul 07.00 WIB sampai 19.00 WIB.
“Berarti kalau air baru mengalir jam tujuh malam nanti, udah lebih dari 24 jam matinya. Sementara air yang tadinya nampung pun udah habis. Susah, mau masak nasi pun susah,” katanya.
Baca Juga: Warga Karangkamulyan Ciamis Alami Krisis Air Bersih
Pelanggan PDAM Ciamis Beli Air Isi Ulang untuk Memenuhi Kebutuhan Air Bersih
Akong memutuskan membeli air isi ulang galon untuk kebutuhan mandi dan BAB.
“Terpaksa beli galon, tadi beli galon sampai 5, buat ngisi bak aja. Susah kan kalau tiba-tiba mau buang air kecil atau buang air besar kalau nggak ada air,” tambahnya.
Akong berharap PDAM Ciamis segera memperbaiki kebocoran pipa yang membuat pelanggan kesusahan air bersih.
“Mudah-mudahan petugas PDAM-nya pada sehat ya, sehingga kebocoran bisa diperbaiki, air kembali mengalir. Karena air bersih itu kan kebutuhan utama,” tandasnya.
Sementara itu Awan (40) pengantar air isi ulang dari daerah Karang, Stadion Ciamis mendadak banyak menerima pesanan galon.
“Tadi di blok depan ada yang beli 5 galon, baru ke sini 5 galon. Nanti ini ada lagi yang mau dikirim galon. Mendadak banyak yang pesan,” katanya.
Sementara itu Direktur Utama PDAM Ciamis Cece Hidayat meminta maaf kepada para pelanggan karena terganggunya aliran air.
“Kami mohon maaf kepada para pelanggan, kalau sudah selesai perbaikan, optimalisasi air akan kembali berjalan lancar,” katanya.
Cece menjelaskan, pipa jaringan distribusi utama (JDU) bocor dan baru diketahui titiknya. Hal ini mempengaruhi jadwal distribusi air ke wilayah Timur dan Barat. Petugas PDAM Ciamis saat ini sedang berjibaku memperbaiki kebocoran pipa.
“Pipa jaringan JDU itu bocor dan baru diketahui titiknya. Dijadwalkan hari ini kita melakukan perbaikan saluran,” katanya. (Fahmi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)