Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita BanjarBekas Galian Pipa Pertamina di Kota Banjar Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Datangkan...

Bekas Galian Pipa Pertamina di Kota Banjar Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Datangkan Beko

harapanrakyat.com,- Bekas galian pipa Pertamina di Dusun Rancakole, RT 8, RW 2, Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, yang tak diperbaiki setelah pekerjaan proyek selesai membuat warga setempat geram.

Pasalnya, sisa bekas galian pipa tersebut membuat badan jalan tergerus dan kondisi tepi jalan berlubang, seperti saluran irigasi hingga kerap menyebabkan kecelakaan.

Warga pun geram hingga akhirnya bersama Aksi Reformasi Pemuda dan Mahasiswa (Aksioma), mendatangkan alat berat untuk meratakan sisa galian tanah yang berada di tepi Jalan Banjar-Langensari tersebut.

Ketua RW setempat, Yanto Helmi Darmawan (55), mengatakan, sisa galian pipa Pertamina tersebut sudah terbengkalai sejak dua tahun yang lalu, tapi tidak ada perbaikan.

Bekas Galian Pipa Pertamina di Kota Banjar Sebabkan Kecelakaan

Warga merasa kesal karena tidak adanya perbaikan tersebut menyebabkan badan tepi jalan berlubang. Seperti saluran irigasi sehingga sering menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Bahkan, beberapa korban kecelakaan akibat tidak adanya perbaikan tersebut ada yang sampai meninggal dunia.

Baca Juga: Truk Tangki Pertamina Seruduk Klinik di Tasikmalaya

“Kami kesal sudah dua tahun tidak diperbaiki, tidak diuruk. Padahal itu membahayakan, sering terjadi kecelakaan,” kata Yanto kepada wartawan, Kamis (7/9/2023).

Lanjutnya menyebutkan, warga sudah berupaya meminta bantuan ke pemerintah dan anggota DPRD saat ada forum-forum sosialisasi, untuk membantu mengusulkan perbaikan ke pihak terkait.

Tetapi mereka hanya berjanji akan memperjuangkan agar nantinya lokasi bekas galian berlubang itu diuruk. Tapi sampai sekarang tidak pernah terealisasi.

Warga merasa kecewa, apalagi banyak pejabat pemerintah dan anggota DPRD yang kerap melintasi jalan tersebut.

“Waktu ada sosialisasi apa gitu dari anggota DPRD, kami sudah meminta bantuan agar bekas galian pipa Pertamina ini diuruk. Tapi sampai sekarang nggak ada realisasi. Cuman akan diperjuangkan dan akan dibantu saja,” ungkap Yanto.

Warga dan Aksioma Datangkan Alat Berat

Lanjutnya menjelaskan, setelah lama tidak ada perbaikan, kebetulan satu hari yang lalu ada rapat Aksioma di rumah warga yang berada tepat di depan sisa galian. Warga akhirnya meminta bantuan untuk perbaikan bekas galian pipa Pertamina.

Baca Juga: Wilayah Krisis Air Bersih di Banjar Meluas, Warga Dapat Bantuan Toren

“Kebetulan kami ketemu sama Pak Dimyati mau ada rapat langsung respon. Sekarang sudah selesai, pengerjaannya sampai tadi malam. Semoga tidak ada kecelakaan lagi. Terima kasih sudah memfasilitasi alat berat,” ucap Yanto.

Sementara itu, Presiden Aksioma yang juga Mantan Wakil Walikota Banjar, Dimyati, menjelaskan, awalnya pengurus Aksioma akan mengadakan rapat di rumah bendahara yang kebetulan berada di sekitar lokasi bekas galian pipa.

Kemudian, warga ada yang mendatangi rapat lalu meminta bantuan untuk perbaikan menguruk lubang sisa galian pipa Pertamina. Ketua RT dan kepala desa setempat juga ikut datang ke lokasi.

“Bekas galian ini menggerus badan jalan milik pemkot, sudah seperti saluran irigasi dan sering ada kecelakaan. Nah, Aksioma ada rapat di rumah bendahara di sini, kemudian warga datang minta bantaun,” kata Dimyati.

Lanjutnya mengatakan, setelah itu bersama warga juga ada kepala desa pada Kamis pagi bersama-sama menguruk jalan yang seperti irigasi tersebut menggunakan peralatan manual seadanya (cangkul).

Tetapi, sampai siang hari perbaikan tersebut tidak selesai karena bekas galian itu cukup luas sampai 200 meter. Aksioma bersama warga akhirnya sepakat mendatangkan alat berat untuk menutup bekas lubang galian pipa Pertamina.

Baca Juga: Isak Tangis Warnai Pemakaman Bapak dan Anak Korban Tragedi Depo Pertamina Plumpang

“Dari jam setengah 8 hari ini sampai siang baru 1/20-nya juga belum. Nggak selesai. Akhirnya kami inisiatif bersepakat pakai alat berat beko agar mengerjakannya lebih mudah. Ini juga sampai malam hari belum selesai,” katanya.

Aksioma Sayangkan Sikap Pemerintah

Ia pun menyayangkan dengan sikap pemerintah yang terkesan tidak mengakomodir dan membantu kesulitan masyarakat. Padahal sisa galian berlubang tersebut sudah lebih dari dua tahun.

Semestinya, kata Dimyati, pemerintah bisa hadir di tengah kesulitan masyarakat. Terlebih dari warga sendiri sudah melapor ke pemerintah meminta bantuan untuk perbaikan. Apalagi sudah sering terjadi kecelakaan sampai menelan korban jiwa.

“Kalau mau jujur, warga sebetulnya yang jadi korban kecelakaan bisa saja menggugat. Setelah perbaikan ini kami masyarakat dan Aksioma berharap tidak ada lagi terjadi kecelakaan,” pungkas Dimyati. (Muhlisin/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...
Perahu Wisata Terbalik

Laka Laut Perahu Wisata Terbalik di Pantai Pangandaran, Polisi Ungkap Kondisi 9 Penumpang

harapanrakyat.com,- Sebuah perahu wisata terbalik di Pantai Barat Pangandaran, Jawa Barat. Perahu yang mengangkut sembilan wisatawan asal Karawang itu terbalik saat melintas di perairan...
Pelaku Curas

Empat Pelaku Curas terhadap Pria Disabilitas di Sumedang Berhasil Ditangkap

harapanrakyat.com,- Empat pelaku curas (pencurian dengan kekerasan) terhadap seorang pria disabilitas berinisial AK (26) di Sumedang, Jawa Barat, berhasil ditangkap jajaran Satreskrim Polres Sumedang. Uniknya,...
Hari Jadi Desa Jajawar

Mengintip Keseruan Warga Ngubyag Balong Saat Hari Jadi Desa Jajawar Kota Banjar

harapanrakyat.com,- Mengintip keseruan masyarakat saat ngubyag balong atau menangkap ikan bersama-sama di empang dalam merayakan Hari Jadi Desa Jajawar ke-19, di Kecamatan Banjar, Kota...
Ratusan Penumpang Berdesakan Naik Bus di Terminal Ciakar Sumedang

Arus Balik Lebaran, Ratusan Penumpang Berdesakan Naik Bus di Terminal Ciakar Sumedang

harapanrakyat.com,- Lima hari pasca Lebaran, penumpang arus balik di Terminal Tipe A Ciakar Sumedang, Jawa Barat, mengalami lonjakan, Sabtu (5/4/2025). Bahkan, ratusan penumpang tampak...
Obyek Wisata Batu Peti

Obyek Wisata Batu Peti Kota Banjar Mulai Diminati Pengunjung Saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Momen libur Lebaran 2025, obyek wisata Batu Peti yang berlokasi di Dusun Muktiasih, Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, mulai banyak...