Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita JabarWisata Dago Tea House, Berdiri Sejak Zaman Kolonial Belanda

Wisata Dago Tea House, Berdiri Sejak Zaman Kolonial Belanda

Wisata Dago Tea House merupakan destinasi populer bagi para pencari ketenangan dan keindahan alam di Bandung. Terletak di dataran tinggi Dago yang menghadap lembah, tempat wisata ini menawarkan pemandangan menawan serta menyejukkan. Apalagi saat tiba malam hari, Anda bisa menikmati kerlap-kerlip lampu kota dari ketinggian.

Wisata Dago Tea House, Fasilitas Lengkap

Dago Tea House atau Dago Theehuis merupakan bangunan yang sudah berdiri sejak zaman kolonial Belanda. Sehingga arsitektur dari luar hingga dalam bangunan sangat ikonik dan khas. Awalnya, kawasan ini sebatas restoran untuk acara minum teh sekaligus wisata kuliner sambil menikmati pesona alam Parahyangan.

Baca Juga: Museum Zoologi Bogor, Wisata Edukatif Dekat Kebun Raya

Namun seiring berjalannya waktu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai mengeluarkan kebijakan baru. Mereka melengkapi Dago Tea House dengan beragam fasilitas untuk menunjang kebutuhan wisatawan secara optimal. Adapun sejumlah fasilitasnya meliputi:

1. Panggung Terbuka dan Teater Utama

Salah satu daya tarik utama dari wisata Dago Tea House adalah panggung terbuka dan teater. Panggung ini berada di gedung utama kawasan Dago Tea House, yang mampu menampung penonton hingga 1200 orang.

Biasanya panggung terbuka berfungsi sebagai tempat pagelaran seni rutin. Sebut saja pertunjukan tari Jaipongan, Kuda Lumping, Wayang Golek, Karawitan, Pantun Bubun, dan Tembang Sunda.

Selain panggung terbuka dan teater utama, masih ada beberapa ruang lain dengan fungsi serupa. Seperti Teater Taman dan gedung Teater Tertutup.

2. Galeri Pameran

Berikutnya ada Roemah Teh, sebuah galeri yang dulunya berfungsi sebagai tempat menikmati sajian teh.

Baca Juga: Wisata Rumah Belanda Bandung yang Kekinian dan Instagramable

Galeri ini terdiri atas ruang depan dan belakang yang kini kerap menjadi tempat pameran seni rupa. Sekaligus ruangan untuk kegiatan diskusi dan lomba-lomba.

3. Sanggar Seni Tari

Tak hanya bisa menikmati pertunjukan tari, wisata Dago Tea House juga menyediakan sanggar. Tempat yang berfungsi sebagai pusat latihan tari khas Jawa Barat, salah satunya tari Jaipongan. Sanggar ini terbuka untuk umum sehingga siapapun bisa memanfaatkannya dalam rangka melestarikan kebudayaan.

4. Area Perpustakaan

Jika ingin mencari berbagai macam buku bacaan, pengunjung bisa mampir ke perpustakaan yang terdapat di bangunan utama.

Di sebelahnya terdapat tempat khusus yang menyediakan sejumlah cinderamata khas Jawa Barat. Anda bisa membeli oleh-oleh seperti kerajinan tangan, wayang golek, hingga lukisan unik.

5. Guest House dan Café Instagramable

Setelah berkeliling area wisata Dago Tea House, Anda dapat memanfaatkan sejumlah guest house untuk beristirahat sejenak. Jika merasa lapar, jangan lupa mampir ke Dago Tea House Café. Tempat instagramable namun tidak menghilangkan unsur Sunda di dalamnya.

Baca Juga: The Ranch Ciater Subang, Wisata Edukasi dengan Alam Indah

Tempat yang lebih populer dengan nama Cafetaria Boga Kuring ini menyediakan berbagai menu. Mulai dari kuliner khas Sunda yang menggugah selera hingga makanan Asia dan Western. Menu andalannya nasi timbel, karedok, dan wedang Bajigur.

Wisata Dago Tea House sendiri buka setiap hari, mulai dari pukul 09.00 sampai dengan 22.00 WIB. Alamat lengkapnya berada di Jl Bukit Dago Selatan No. 53 A, Dago, Kota Bandung Utara, Jawa Barat. Untuk masuk ke kawasan ini Anda hanya perlu membayar Rp 1.000 saja. (R10/HR-Online)

Arus Balik di Jalur Nasional

Arus Balik di Jalur Nasional Jabar-Jateng, Pemudik Dapat Makan Gratis dari Polres Kota Banjar

harapanrakyat.com,- Arus balik di jalur nasional Jabar-Jateng, tepatnya di kawasan tugu Selamat Datang di Kota Banjar, Jawa Barat, sejumlah pemudik mendapatkan makan gratis dari...
Bantuan pembangunan rutilahu

Usai Tinjau Jalan Longsor, Bupati Ciamis Spontan Beri Bantuan Pembangunan 2 Rutilahu

harapanrakyat.com,- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya secara spontan memberikan bantuan pembangunan 2 rumah tidak layak huni (rutilahu) di Dusun Sukamaju, Desa Sukajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten...
Jalan ambles Ciamis

Tinjau Jalan Terdampak Longsor dan Ambles, Bupati Ciamis: Segera Diperbaiki

harapanrakyat.com,- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya meninjau jalan yang terdampak tanah longsor dan ambles di sejumlah titik di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (4/4/2025). Jalan...
Diskon Tarif Tol

Diskon Tarif Tol Arus Balik Lebaran 2025, Ini Jadwal dan Rinciannya!

harapanrakyat.com,- Jasa Marga memberlakukan sejumlah kebijakan untuk mencegah kemacetan saat arus balik Lebaran 2025. Salah satunya menerapkan diskon tarif tol yang berlaku mulai hari...
Jurnalis Bantu Polisi

Aksi Solidaritas Sejumlah Jurnalis TV di Garut, Bantu Polisi Amankan Arus Balik Mudik Lebaran

harapanrakyat.com,- Sejumlah jurnalis televisi di Garut membantu aparat kepolisian yang tengah mengamankan arus lalu lintas di simpang empat Sigobing. Meski di tengah hujan deras,...
Naik Sepeda

Pemudik Asal Kuningan Pilih Naik Sepeda ke Bandung saat Arus Balik Lebaran

harapanrakyat.com,- Di tengah lonjakan kendaraan yang menghiasi arus mudik lebaran, Nurdin Yusuf (31), seorang pria asal Kuningan Jawa Barat, memilih jalur yang berbeda. Ia...