Wisata Dago Tea House merupakan destinasi populer bagi para pencari ketenangan dan keindahan alam di Bandung. Terletak di dataran tinggi Dago yang menghadap lembah, tempat wisata ini menawarkan pemandangan menawan serta menyejukkan. Apalagi saat tiba malam hari, Anda bisa menikmati kerlap-kerlip lampu kota dari ketinggian.
Wisata Dago Tea House, Fasilitas Lengkap
Dago Tea House atau Dago Theehuis merupakan bangunan yang sudah berdiri sejak zaman kolonial Belanda. Sehingga arsitektur dari luar hingga dalam bangunan sangat ikonik dan khas. Awalnya, kawasan ini sebatas restoran untuk acara minum teh sekaligus wisata kuliner sambil menikmati pesona alam Parahyangan.
Baca Juga: Museum Zoologi Bogor, Wisata Edukatif Dekat Kebun Raya
Namun seiring berjalannya waktu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai mengeluarkan kebijakan baru. Mereka melengkapi Dago Tea House dengan beragam fasilitas untuk menunjang kebutuhan wisatawan secara optimal. Adapun sejumlah fasilitasnya meliputi:
1. Panggung Terbuka dan Teater Utama
Salah satu daya tarik utama dari wisata Dago Tea House adalah panggung terbuka dan teater. Panggung ini berada di gedung utama kawasan Dago Tea House, yang mampu menampung penonton hingga 1200 orang.
Biasanya panggung terbuka berfungsi sebagai tempat pagelaran seni rutin. Sebut saja pertunjukan tari Jaipongan, Kuda Lumping, Wayang Golek, Karawitan, Pantun Bubun, dan Tembang Sunda.
Selain panggung terbuka dan teater utama, masih ada beberapa ruang lain dengan fungsi serupa. Seperti Teater Taman dan gedung Teater Tertutup.
2. Galeri Pameran
Berikutnya ada Roemah Teh, sebuah galeri yang dulunya berfungsi sebagai tempat menikmati sajian teh.
Baca Juga: Wisata Rumah Belanda Bandung yang Kekinian dan Instagramable
Galeri ini terdiri atas ruang depan dan belakang yang kini kerap menjadi tempat pameran seni rupa. Sekaligus ruangan untuk kegiatan diskusi dan lomba-lomba.
3. Sanggar Seni Tari
Tak hanya bisa menikmati pertunjukan tari, wisata Dago Tea House juga menyediakan sanggar. Tempat yang berfungsi sebagai pusat latihan tari khas Jawa Barat, salah satunya tari Jaipongan. Sanggar ini terbuka untuk umum sehingga siapapun bisa memanfaatkannya dalam rangka melestarikan kebudayaan.
4. Area Perpustakaan
Jika ingin mencari berbagai macam buku bacaan, pengunjung bisa mampir ke perpustakaan yang terdapat di bangunan utama.
Di sebelahnya terdapat tempat khusus yang menyediakan sejumlah cinderamata khas Jawa Barat. Anda bisa membeli oleh-oleh seperti kerajinan tangan, wayang golek, hingga lukisan unik.
5. Guest House dan Café Instagramable
Setelah berkeliling area wisata Dago Tea House, Anda dapat memanfaatkan sejumlah guest house untuk beristirahat sejenak. Jika merasa lapar, jangan lupa mampir ke Dago Tea House Café. Tempat instagramable namun tidak menghilangkan unsur Sunda di dalamnya.
Baca Juga: The Ranch Ciater Subang, Wisata Edukasi dengan Alam Indah
Tempat yang lebih populer dengan nama Cafetaria Boga Kuring ini menyediakan berbagai menu. Mulai dari kuliner khas Sunda yang menggugah selera hingga makanan Asia dan Western. Menu andalannya nasi timbel, karedok, dan wedang Bajigur.
Wisata Dago Tea House sendiri buka setiap hari, mulai dari pukul 09.00 sampai dengan 22.00 WIB. Alamat lengkapnya berada di Jl Bukit Dago Selatan No. 53 A, Dago, Kota Bandung Utara, Jawa Barat. Untuk masuk ke kawasan ini Anda hanya perlu membayar Rp 1.000 saja. (R10/HR-Online)