Warna Planet Jupiter sangat khas. Planet Jupiter yang berupa planet gas yang memiliki warna menarik. Planet di Tata Surya ini bahkan sangat terkenal karena warnanya.
Jupiter adalah planet raksasa. Karena ukurannya yang besar, Jupiter mendapat julukan sebagai planet terbesar di Tata Surya.
Sebagai bagian dari Tata Surya, artinya Planet Jupiter ini cukup dekat dengan Bumi. Para ilmuwan sejak berabad-abad lamanya sudah mencoba mencari tahu mengenai planet raksasa ini.
Baca Juga: Fakta Planet Jupiter, Jadi Planet Terbesar Hingga Punya Banyak Satelit!
Dengan teknologi yang semakin maju, kini Anda bisa mengetahui apa sebenarnya warna dari planet raksasa ini.
Warna Planet Jupiter Sebenarnya
Sebagai salah satu planet di Tata Surya, Jupiter memiliki ciri khas tersendiri. Salah satu ciri khas dari planet ini adalah warnanya.
Apabila mengamatinya dari teleskop, maka Planet Jupiter akan terlihat dengan cukup jelas. Di sana Anda dapat melihat warnanya.
Sebelumnya, astronom mengamati perkembangan dari Planet Jupiter ini. Mereka bahkan sudah melakukan pengamatan dari waktu ke waktu.
Selama pengamatan tersebut, Planet Jupiter seringkali terlihat bergerak dan memiliki perubahan warna.
Terjadi Perubahan Warna
Sebelumnya pasti banyak yang menganggap bahwa warna planet raksasa ini adalah kecoklatan. Padahal, itu sebenarnya kurang tepat.
Dahulu memang Jupiter terlihat memiliki corak kecoklatan. Akan tetapi hasil studi baru telah mengungkap beberapa alasan kenapa Jupiter ini memiliki perubahan.
Sebenarnya, warna Planet Jupiter saat ini adalah warna-warni. Studi yang mengamatinya telah terbit di dalam jurnal Nature Astronomy.
Data penelitian berasal dari pesawat ruang angkasa Juno NASA. Mereka menjelaskan bahwa terjadi perubahan warna yang membuat medan magnet terjadi anomali.
Baca Juga: Eksplorasi Planet Jupiter Jadi Agenda 5 Tahun China, Dahului AS!
Garis-Garis Memang terlihat di sepanjang garis lintang Jupiter sekaligus warna sabuknya. Warna sabut tersebutlah yang terus berubah.
Ternyata, perubahan warna tersebut menjelaskan perubahan cuaca yang ada di planet raksasa tersebut. Menurut Chris Jones dari Leeds University, penyebab dari hal tersebut masih menjadi misteri.
Waktu Perubahan Warna Planet
Perubahan warna yang terjadi pada planet ini memang sangat menarik. Bahkan, hal tersebut menjadikan salah satu keunikan dari planet tersebut.
Adapun Jones bersama dengan tim peneliti menjelaskan bahwa keberadaan variasi warna pada planet ini terjadi karena gelombang medan magnet, jauh di dalam interiornya.
Gelombang medan magnet tersebut terdapat di sekitar 50 kilometer di bawah permukaan gas. Adanya gelombang ini hanya terjadi dalam beberapa tahun sekali.
Umumnya gelombang magnet yang menyebabkan perubahan warna planet Jupiter terjadi setiap empat atau lima tahun sekali.
Ketika itu terjadi, maka semuanya akan berubah. Warna sabuk planet akan berubah dan tak jarang membuat Anda melihat pergolakan global saat seluruh pola cuaca menjadi lebih ekstrem.
Apabila mengamati Jupiter melalui teleskop, maka Anda kemungkinan akan melihat keberadaan garis yang mengelilingi ekuator di sepanjang garis lintang.
Bintik Biru Besar
Tim peneliti juga menyebut bahwa mereka melihat medan magnet Jupiter dapat melacak gelombang. Bahkan, gelombang mampu mengikuti titik medan magnet yang bernama Titik Biru Besar.
Bintik Biru Besar menjadi salah satu fitur menarik yang ada di medan magnet. Sebagai informasi, Bintik Biru Besar ini tidak ada kaitannya dengan Bintik Merah Besar yang ada di atmosfer.
Fitur Bintik Biru Besar tersebut telah bergerak ke arah timur untuk sementara waktu, akan tetapi terjadinya lebih lambat.
Oleh karena itu, sebenarnya tim peneliti dan Juno percaya bahwa fitur tersebut akan segera berbalik ke arah barat. Hal tersebut kemudian akan menyebabkan pergolakan sehingga menghasilkan warna Planet Jupiter berubah.
Baca Juga: Planet dengan Bulan Terbanyak di Tata Surya, Bumi Kalah Jauh!
Akan tetapi, penulis utama studi Dr Kumiko Hori mengatakan bahwa hal tersebut masih berupa ketidakpastian dan menjadi pertanyaan.
Tim peneliti akhirnya berharap bahwa makalah penelitian mereka dapat menjadi pembuka jendela untuk menyelidiki bagian di dalam Planet Jupiter yang masih tersembunyi.
Masih banyak pertanyaan mengenai sistem di dalam Planet Jupiter ini, tepatnya pada bagian osilasi torsi yang menghasilkan variasi inframerah yang menjadi pengamatan.
Jadi, warna Planet Jupiter ini dapat berubah. Bahkan Planet Jupiter memiliki semburat yang menarik karena memang bentuknya yang unik serta warna-warni. (R10/HR-Online)