harapanrakyat.com,- Warga terdampak krisis air bersih di Dusun Girimulya, Desa Binangun, Kota Banjar, Jawa Barat, masih menantikan bantuan Instalasi Pengolah Air bersih (IPA) mobile yang sebelumnya akan difasilitasi oleh pemerintah kota.
Sebelumnya pada awal Agustus lalu Wali Kota meminta penanganan krisis air bersih tersebut menjadi prioritas dan akan membantu fasilitas IPA mobile.
Kepala Desa Binangun, Bubun Sahban Farid, mengatakan, warga terdampak krisis air bersih di Dusun Girimulya masih menantikan fasilitas IPA mobile dari pemerintah kota.
Warga saat ini masih menggunakan bak penampungan air (torn) yang sebelumnya sudah terpasang untuk menampung pasokan air bersih.
Pihaknya juga sudah mengajukan penambahan bak penampungan air (torn) ke pemerintah kota namun belum terealisasi.
“Belum. Belum ada warga masih menggunakan torn untuk menampung distribusi bantuan air bersih,” kata Bubun kepada harapanrakyat.com, Selasa (28/8/2023).
Baca Juga: Debit Sungai Citanduy Banjar Menyusut, Warga Berburu Ikan hingga Main Air
IPA Mobile Pengolah Air Bersih Sudah Ada di Perumdam Tirta Anom Kota Banjar
Terpisah, Direktur Perumdam Tirta Anom melalui Kabag Hublang, Yogi Indrijadi, mengatakan, untuk bantuan fasilitas IPA mobile tersebut sudah ada di Kantor Perumdam Tirta Anom. Fasilitas tersebut bantuan dari pemerintah provinsi.
Fasilitas IPA mobile pengolah air bersih tersebut memiliki kapasitas 3 liter per detik. Setelah beroperasi nantinya air bersih yang dihasilkan bisa untuk melayani sebanyak 240 jiwa.
Adapun untuk teknis distribusi air bersih nantinya dilakukan satu pintu kerjasama melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Saat ini pihaknya tengah menyiapkan sumber daya manusia yang akan menjadi operator teknis termasuk menyiapkan manajemen untuk operasional atau SOP.
“Sekarang kami masih menyiapkan tenaga teknis dan mempersiapkan manajemen SOP-nya. Kita juga BUMD jadi harus menghitung biaya untuk operasional,” katanya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Kusnadi, mengatakan, sampai saat ini belum ada laporan lagi terkait adanya wilayah yang mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau.
Pihaknya juga masih mensuplai distribusi air bersih secara rutin ke wilayah Dusun Girimulya, Desa Binangun yang sebelumnya mengalami krisis air bersih karena air sumur di daerah tersebut tidak dapat konsumsi.
“Sementara ini belum ada lagi laporan wilayah krisis air bersih karena kemarau. Untuk yang Binangun kami juga masih distribusi rutin,” katanya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)