harapanrakyat.com,- Relawan Kemanusiaan Ciamis (RKC) soroti pengeloaan uang Baznas tidak transparan dalam mengelola uang infaq dan shodaqoh dari masyarakat.
Mereka menyoroti hal tersebut lantaran masih banyak masyarakat yang tidak tahu berapa jumlah pemasukan maupun uang yang dikelola Baznas.
Pembina RKC Toni Ichlas mengatakan, Baznas sebagai lembaga pengumpul uang dari masyarakat tersebut seharusnya menyampaikan secara gamblang uang yang mereka kelola.
Tak hanya pemasukan, uang yang mereka kelola dan keluarkan juga harus transparan.
“Ini supaya tidak ada fitnah. Sampai saat ini kita sebagai masyarakat bingung harus mengakses lewat mana supaya tahu detailnya,” kata Toni, Jumat (11/8/23).
Baca juga: Program Ciamis Peduli, Juhana Dapat Bantuan Rutilahu dari Baznas
Sejauh ini, lanjut Toni, pihaknya mendapat informasi jika ada masyarakat yang kurang mampu memerlukan bantuan. Namun Baznas kerap mengaitkan dengan pemasukan dari masyarakat dimana mustahik itu tinggal.
Bukan hanya sekali dua kali, lanjutnya, pihaknya kerap mendapat keluhan masyarakat yang sakit memerlukan bantuan pembayaran tunggakan BPJS untuk berobat.
Namun, Baznas malah menilai dan menimbang terlebih dahulu pemasukan dari UPZ yang ada di desa atau kelurahan tempat mustahik itu berada.
“Karena itu, kami harap Baznas terbuka untuk menghindari fitnah. Saran kami selalu update tiap bulan soal uang dari masyarakat itu secara transparan,” pungkasnya.
Sementara itu, saat HR Online mencoba konfirmasi ke Ketua Baznas Lili Muftah, belum mendapatkan tanggapan soal transparansi Baznas dalam pengelolaan uang tersebut. (Fahmi/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)