harapanrakyat.com,- Hampir satu bulan sudah, ratusan warga di dua Desa, yaitu Desa Cigayam dan Desa Banjaranyar, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, krisis air bersih.
Mereka pun terpaksa memanfaatkan air selokan untuk kebutuhan mandi, cuci dan kakus.
Atang, warga Dusun Sidamulya Desa Cigayam mengatakan, jika saat ini ratusan warga di wilayah tersebut sudah memanfaatkan air selokan untuk kebutuhan sehari hari.
“Sudah hampir satu bulan ini saya memanfaatkan air selokan untuk mencukupi kebutuhan sehari hari, seperti untuk mandi serta cuci pakaian dan cuci perabotan rumah tangga,” katanya Rabu (30/8/2023).
Baca juga: BPBD Ciamis Sebut Ada Desa yang Ajukan Permohonan Suplai Air Bersih
Menurut Atang, untuk mendapatkan air bersih dari selokan tersebut, Ia harus menempuh jarak sekitar 1 kilometer dari rumahnya.
Hal senada dikatakan Entin. Kata dia, hampir satu RW di lokasi tersebut kini sudah kekurangan air bersih. Bahkan jarak yang mereka tempuh untuk mendapatkan air bersih terbilang sangat jauh.
“Setiap hari kami disini selalu mengambil air bersih ke sungai yang jaraknya sekitar 5 kilometer. Jika tidak sempat mengambil kami terpaksa harus beli,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dusun Sidamulya, Desa Cigayam, Kecamatan Banjaranyar Darsan mengatakan, krisis air bersih saat ini sudah terus merambah.
“Untuk di Dusun Sidamulya ini hampir 200 kepala keluarga yang sudah memanfaatkan air selokan. Kalau di Dusun Banjaranyar mungkin ada 90 KK,” terangnya.
Untuk meringankan beban masyarakat, pihaknya berharap agar adanya bantuan pengiriman air bersih untuk warga.
“Harapan kami ke pemerintah Kabupaten Ciamis untuk bisa membantu pengiriman air bersih secara rutin. Kasihan warga kami harus jauh untuk mengambil air bersih,” ucap Darsan.
Pantauan harapanrakyat.com, ratusan warga di 2 Dusun tersebut setiap hari harus menempuh jarak yang jauh untuk sekedar mendapatkan air bersih.
Sementara adapun sumur bor bantuan pemerintah tidak mampu untuk mencukupi kebutuhan warga. (Suherman/R8/HR Online/Editor Jujang)