harapanrakyat.com,- Musim kemarau yang berkepanjangan telah menyebabkan warga terdampak kekeringan, terutama di wilayah di Garut, Jawa Barat.
Selain daerah terpencil, kini wilayah penyangga perkotaan juga mulai merasakan kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.
Krisis air bersih akibat kemarau yang terus berlangsung semakin meluas dan melibatkan berbagai daerah di Garut.
Tidak hanya terbatas di pelosok saja, namun juga daerah sekitar perkotaan sudah mulai mengalami kekeringan. Hal itu menyebabkan banyak warga yang kini memerlukan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Baca juga: PNM Bebaskan 354 Warga Garut dari Jeratan Hutang Fiktif
Menyikapi situasi ini, Polres Garut tidak tinggal diam. Mereka telah menggerakkan personelnya, termasuk di tingkat Polsek, untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih.
Kapolsek Bayongbong AKP Yusli mengatakan, distribusi air bersih tersebut sesuai instruksi Kapolres kepada seluruh Polsek di wilayah Garut.
Hal itu untuk membantu warga mengatasi masalah kekurangan air ini.
“Pada hari ini, kami berkolaborasi dengan IZI (Inisiatif Zakat Indonesia) wilayah Jawa Barat untuk melaksanakan penyaluran air bersih,” kata Yusli, Jumat (18/8/23).
Ia menjelaskan, wilayah yang menjadi fokus penyaluran kali ini adalah Kampung Sukamulya, yang berada di Desa Cintanagara, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut.
“Selain menjalankan tugas rutin menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, inilah tugas kemanusiaan kita yang tak kalah penting,” katanya.
Dalam proses distribusi air bersih ini, lanjutnya, pihaknya menekankan agar terus berlanjut supaya pasokan air sebagai kebutuhan pokok masyarakat selalu terpenuhi.
Sementara itu, penduduk sementara ini menggunakan berbagai wadah seperti ember, jerigen, dan galon bekas air mineral untuk menyimpan cadangan air bersih di rumah masing-masing, guna menghadapi kondisi kekeringan ini. (Pikpik/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)