harapanrakyat.com,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjar, Jawa Barat, melakukan rapat pleno penetapan daftar caleg sementara (DCS) anggota DPRD Kota Banjar untuk pemilihan umum atau pemilu 2024 mendatang.
Puluhan bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) pun berguguran pada tahap tersebut. Hal itu karena mereka tidak memenuhi syarat setelah melewati tahap pencermatan oleh KPU Banjar.
Penetapan daftar calon sementara (DCS) anggota DPRD Kota Banjar bersama partai politik peserta pemilu tersebut berlangsung di Kantor KPU Kota Banjar, Jumat (18/8/2023).
Ketua KPU Kota Banjar, Dani Danial Mukhlis, mengatakan, berdasarkan hasil pencermatan terhadap berkas perbaikan bacaleg, terdapat 332 Bacaleg dinyatakan memenuhi syarat dan ditetapkan dalam DCS.
Baca Juga: Penyusunan DPTb, KPU Kota Banjar Beberkan Syarat Warga Pindah TPS
Sedangkan sebanyak 44 Bacaleg dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Hal ini arena beberapa faktor seperti berkas persyaratannya tidak lengkap, tidak melengkapi berkas saat masa perbaikan, dan ada juga yang mengundurkan diri.
Jumlah Bacaleg yang diajukan oleh partai politik sejak tahap awal pengajuan mencapai 400 orang lebih. Namun, dalam prosesnya mulai tahap pengajuan, perbaikan berkas dan hasil pencermatan sampai penetapan DCS terdapat 44 Bacaleg yang tidak memenuhi syarat.
“Dari tahap awal pengajuan sekitar 400 lebih. Tapi dalam proses perjalanannya sampai hasil tahap pencermatan dan penetapan DCS ini total yang MS (Memenuhi Syarat) 332 Bacaleg. Sedangkan yang tidak memenuhi syarat 44 Bacaleg,” kata Danial Mukhlis kepada wartawan.
Tahapan Selanjutnya Setelah Penetapan DSC Kota Banjar
Lanjutnya menjelaskan, setelah penetapan ini tahapan selanjutnya yaitu proses tanggapan dari masyarakat atas penetapan DCS. Tahapan ini berlangsung sejak tanggal 19 Agustus sampai dengan 28 Agustus mendatang.
KPU Kota Banjar akan mempublikasikan daftar calon sementara (DCS) tersebut melalui media massa dan media sosial. Termasuk pemasangan informasi melalui baliho yang akan dipasang di lokasi strategis di empat Kecamatan.
Menurutnya, selama dalam proses tanggapan dari masyarakat masih ada kemungkinan terjadi perubahan daftar caleg sementara atau DCS. Perubahan daftar caleg tersebut sampai memasuki tahap penetapan DCT.
“Sampai DCT masih ada kemungkinan ada perubahan lagi karena setelah penetapan DC. Ini pun kita nanti tanggal 19 sampai dengan 28 Agustus ada proses tanggapan dari masyarakat,” kata Danial Mukhlis.
“Tahapan selanjutnya nanti setelah DCS ini kita langsung DCT. Masa pencermatan DCT itu sekitar tanggal 23 September sampai dengan 3 Oktober 2023,” tandasnya. (Muhlisin/R7/R-Online/Editor-Ndu)