harapanrakyat.com,- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) saat ini sedang mengadakan proses penelitian, terhadap beberapa individu yang memiliki potensi untuk menjadi calon wakil presiden (Cawapres) yang akan mendampingi Ganjar Pranowo pada kontestasi pemilihan presiden tahun 2024.
Dalam langkah seleksi ini, sejumlah nama baru sedang diulas secara mendalam, sedangkan beberapa nama yang sebelumnya telah diungkapkan kini telah ditiadakan dari pertimbangan.
Salah satu keputusan yang mengejutkan adalah menghapus nama Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, dari daftar calon yang sedang dipertimbangkan. Namun, situasinya berubah dengan munculnya tiga nama baru yang tengah diperbincangkan oleh PDIP sebagai potensi cawapres.
Ketiga kandidat cawapres yang berpotensi ini mencakup Menko Polhukam Mahfud MD, Gubernur Jawa Barat sekaligus anggota Golkar, Ridwan Kamil, serta Wali Kota Solo yang juga merupakan kader PDIP, Gibran Rakabuming Raka.
Baca juga: Politisi PKS Sebut, Duet Ganjar Anies Baswedan Jadi Ancaman Lawan Politik
Evaluasi Cawapres Ganjar Pranowo
Hasto Kristiyanto, yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PDIP, mengemukakan bahwa partainya sedang fokus dalam mengevaluasi sejumlah calon yang telah diidentifikasi sebelumnya, termasuk para tokoh yang baru muncul.
“Kami tengah merenungkan dan mempersiapkan kandidat-kandidat yang telah kami sebutkan sebelumnya. Sebagaimana yang disampaikan sebelumnya oleh Mbak Puan. Termasuk dalam daftar ini adalah Ganjar-Gus Imin. Seperti yang telah disebutkan, total ada 7 nama,” papar Hasto dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan.
Lebih lanjut, Hasto menambahkan, di antara mereka, pertama ada Ridwan Kamil. Erick Thohir dan Sandiaga Uno.
“Tidak ketinggalan Pak Mahfud, lalu Pak Andika, dan terakhir Mas Gibran yang memang merupakan kader di lingkungan partai kami,” katanya.
Rencananya, tiga calon baru ini akan melengkapi empat nama calon cawapres lainnya yang telah dipertimbangkan sejak awal. Yakni Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Menteri BUMN, Erick Thohir, mantan Panglima TNI, Andika Perkasa, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.
Fokus Pemenangan Ganjar
Ketika ditanyai mengenai gugatan yang berkaitan dengan batasan usia calon presiden dan cawapres yang saat ini sedang diajukan ke Mahkamah Konstitus. Hasto menekankan bahwa PDIP tidak akan terpengaruh oleh perkara tersebut.
Partai ini tetap menjunjung tinggi fokus untuk memenangkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden dalam Pemilihan Presiden 2024.
“Selama ini, kami tidak pernah mempertimbangkan hal semacam itu. Sesuai dengan perintah dari ibu ketua umum. Tugas kami adalah untuk memastikan kemenangan Ganjar dan juga hasil pemilihan legislatif. Oleh karena itu, apapun yang terjadi di luar lingkup tersebut, baik itu dari individu, kelompok, maupun partai politik yang mengajukan pengujian materi ke Mahkamah Konstitusi, tidak akan mengganggu fokus kami,” tegas Hasto.
Dalam tenggang waktu menuju Pemilihan Presiden 2024 yang semakin dinamis di ranah politik, PDIP terus melakukan kajian yang mendalam Cawapres yang mungkin akan mendampingi Ganjar Pranowo. Semua upaya ini dilakukan dengan harapan bisa meraih keberhasilan dalam kontestasi pemilihan yang akan datang. (R8/HR Online/Editor Jujang)