harapanrakyat.com – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Barat turut buka suara menyikapi aksi pembakaran bendera PDI Perjuangan oleh oknum massa beberapa waktu lalu. Insiden tersebut terjadi saat unjuk rasa membela Rocky Gerung di Jakarta.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono mengatakan, pihaknya menyayangkan adanya pembakaran bendera PDI Perjuangan oleh oknum salah satu kader organisasi kepemudaan tersebut. Walau demikian, pihaknya tidak akan meresponnya secara arogan. Bahkan pihaknya akan senantiasa berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dalam menyikapi insiden tersebut.
“Karena kami bersepakat, pelaku itu adalah oknum. Tentu kami menyesalkan perbuatan itu. Khususnya di Jawa Barat, kami bersama HMI akan untuk membuka ruang diskusi dan bedah berbagai permasalahan di Jawa Barat bahkan nasional,” ungkapnya di Kota Bandung, Jumat (11/8/2023).
Baca Juga : PDI Perjuangan Jabar Targetkan 51 Persen Perolehan Suara Pilpres
Ia berharap, aksi pembakaran bendera PDI Perjuangan tersebut menjadi yang pertama dan terakhir. Kedepannya, pihaknya akan memperkuat koordinasi dan komunikasi demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
“Kami menyikapi ini tentunya secara arif dan tidak akan membalas apapun terhadap peristiwa itu. Sebagai partai pemenang dua kali berturut-turut, kami ingin membuat langkah yang dapat membuat situasi kondisi adem,” katanya.
Anggota Komisi IV DPR RI ini menerangkan, kasus pembakaran bendera partai tersebut tak sampai masuk ke ranah hukum. Meski demikian, kata Ono, perlu adanya tindakan terhadap oknum tersebut lantaran telah mencederai HMI sebagai organisasi kepemudaan.
Insiden Pembakaran Bendera PDI Perjuangan, HMI Jawa Barat Ambil Sikap
Ketua Badan Koordinasi HMI Jawa Barat, Firman Nasution menerangkan kedatangan mereka ke DPD PDI Perjuangan Jawa Barat untuk bersilaturahmi dengan jajaran pengurus PDI Perjuangan Jawa Barat.
Baca Juga : PDIP Tegaskan Jokowi Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
Menyoal insiden pembakaran bendera partai oleh oknum HMI, lanjutnya, pihaknya sangat menyesalkan aksi tersebut. Lebih jauh, HMI Jawa Barat bakal membahas sekaligus memberikan sosialisasi yang benar kepada para kader HMI.
“Kami merupakan organisasi mahasiswa yang berintelektual. Tindakan oknum tersebut mencederai organisasi. Semoga kedepannya tak terjadi hal serupa. Tentu, sanksi ada bagi oknum itu. Namun karena kejadiannya (pembakaran bendera PDI Perjuangan) di Jakarta, maka itu bukan ranahnya kami,” katanya. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)