Museum Zoologi Bogor merupakan salah satu destinasi wisata edukatif yang menakjubkan. Terbuka untuk umum, museum Zoologi yang berada di Bogor ini menjadi tempat menarik bagi wisatawan dari berbagai kalangan. Melalui pameran interaktifnya, Museum Zoologi mengajak pengunjung untuk senantiasa menghargai dan menjaga lingkungan alam sekitar.
Museum Zoologi Bogor dan Daya Tariknya
Bogor, Jawa Barat memang terkenal dengan keindahan alamnya yang luar biasa. Kota hujan ini bahkan kerap menjadi tujuan utama bagi wisatawan luar daerah untuk refreshing. Sambil menikmati udara sejuk di sela-sela hiruk pikuk kesibukan kerja sehari-hari.
Baca Juga: Wisata Rumah Belanda Bandung yang Kekinian dan Instagramable
Namun tahukah Anda, Bogor memiliki destinasi lain yang tidak kalah hits dari wisata alamnya. Destinasi tersebut adalah Zoologi, sebuah museum satwa di Jl. Ir. H. Juanda No. 9, Paledang, Bogor Tengah. Masih satu kompleks dengan area Kebun Raya Bogor.
Museum Zoologi dulunya merupakan Landbouw Zoologisch Laboratorium, yang berdiri pada 23 Agustus 1894 berkat gagasan J. C. Koningsberger. Tepatnya tahun 1906, Landbouw Zoologisch Laboratorium berubah nama menjadi Zoölogisch Museum and Werkplaats. Namun setelah Indonesia merdeka, tempat ini memiliki nama tetap yakni Museum Zoologi Bogor.
Daya tarik utama di dalam museum ini adalah kumpulan satwa yang tidak hidup. Pasalnya, semua koleksi satwanya merupakan hewan langka yang sudah mati beberapa tahun silam, kemudian melewati proses pengawetan. Ragam koleksi yang bisa Anda temui di tempat ini meliputi:
1. Berbagai Jenis Ikan
Salah satu jenis ikan yang memiliki sejarah panjang di Museum Zoologi adalah paus biru. Menurut data, paus biru ini sempat terdampar di kawasan perairan Garut pada 1961 silam. Proses pengawetannya membutuhkan waktu 2 bulan. Mengingat fisiknya yang panjang hingga 27 meter serta berat 116 ton.
Selain paus, Zoologi juga memiliki koleksi ikan Jangilus. Spesies ikan dengan panjang bermeter-meter serta membawa moncong menyerupai pedang. Proses penemuan ikan Jangilus terjadi sekitar tahun 1933 di kawasan Teluk Jakarta.
2. Koleksi Ular
Sama halnya dengan ikan, ular-ular di Museum Zoologi Bogor juga sudah melewati proses pengawetan. Sehingga tinggal kerangkanya saja.
Baca Juga: Situ Pengasinan Depok, Pemandangan Indah dengan Udara Segar
Jenis ular yang terdapat di museum ini meliputi Sumatran Pit Viper, Ular Gadung, hingga Ular Sanca Darah.
3. Koleksi Hewan Darat
Selain ikan dan ular, Zoologi tentunya mengoleksi hewan darat dengan sangat lengkap. Salah satu yang sangat menarik atensi wisatawan yaitu Badak Tasikmalaya. Secara fisik, badak ini memiliki bobot hingga 2 ton.
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka
Museum Zoologi Bogor buka setiap hari mulai dari jam 08.00 sampai 15.00 WIB. Jika ingin sambil jalan-jalan, sebaiknya Anda datang sejak pagi.
Tiket masuk ke museum sendiri bervariasi, yakni antara Rp 15.000 sampai Rp 25.000 tergantung harinya. Pada saat weekend, harga tiket akan cenderung naik.
Fasilitas Lengkap di Museum Zoologi
Museum Zoologi Bogor menyediakan sejumlah fasilitas yang cukup lengkap. Seperti kawasan parkir luas, toilet bersih, spot foto menarik, dan tempat ibadah.
Jika ingin makan, Anda bisa datang ke Grand Garden Cafe and Resto di dalam Kebun Raya Bogor. Tempat ini menyajikan beragam kuliner nusantara terutama hidangan khas Jawa Barat.
Baca Juga: The Ranch Ciater Subang, Wisata Edukasi dengan Alam Indah
Demikian ulasan tentang Museum Zoologi Bogor. Dengan sejumlah daya tarik yang mereka tawarkan, tentunya destinasi ini sangat wajib Anda kunjungi! (R10/HR-Online)