Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengambil langkah usai kontroversi yang terjadi pada laga final Piala AFF 2023 saat Timnas Indonesia melawan Vietnam.
Pertandingan final yang berlangsung di Rayon Provinsi Stadium, tim nasional Indonesia harus menghadapi kekalahan, setelah pertandingan berlangsung selama 120 menit, dan berakhir dengan keunggulan 6-5 bagi Golden Star Warrior dalam adu penalti.
Namun, sorotan utama bukan hanya pada hasil pertandingan itu sendiri. Melainkan pada kontroversi yang melibatkan keputusan wasit.
Tindakan Langkah Erick Thohir usai Final Piala AFF 2023
Timnas Indonesia harus berhadapan dengan keputusan yang dianggap merugikan oleh beberapa pencinta sepak bola.
Dalam ajang final Piala AFF, banyak peristiwa yang dinilai mencurigakan, terutama dengan adanya keterlibatan wasit dalam mempengaruhi jalannya pertandingan.
Keluhan ini sampai ke telinga Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang bersikeras untuk mengambil tindakan demi menjaga integritas dan keadilan dalam sepak bola.
Wasit yang mencuri perhatian dalam laga ini adalah asal Jepang. Ia menjadi pusat perhatian, setelah beberapa keputusan yang wasit ambil dinilai kontroversial dan merugikan Timnas Indonesia.
Baca Juga: STY Rotasi Kebugaran Fisik Skuad Garuda Muda U23 Jelang Hadapi Timor Leste
Bukan hanya sekali, tapi sudah beberapa kali Indonesia mengalami situasi serupa, yang menimbulkan kekhawatiran akan adanya mafia bola yang meracuni kejuaraan sepak bola regional ini.
Banyak pengamat sepak bola dan pencinta olahraga di Indonesia, menyuarakan keresahan mereka atas kondisi ini.
Bersama dengan Presiden Joko Widodo, Erick Thohir, diharapkan dapat mengambil langkah tegas untuk memberantas praktik-praktik yang merusak integritas sepak bola.
Bahkan, opsi untuk mundur dari Piala AFF dianggap sebagai langkah yang perlu dipertimbangkan apabila situasi ini terus berlanjut.
Thohir menyampaikan bahwa hal ini adalah untuk melindungi olahraga yang kita cintai dari campur tangan yang tidak sah.
Kalah tapi Bangga
Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shinta Yong, juga tidak bisa menyembunyikan kekesalannya atas keputusan-keputusan yang merugikan timnya di laga final Piala AFF 2023.
Ia mengkritik keputusan wasit yang dianggap mempengaruhi jalannya pertandingan. Terutama, keputusan hakim garis yang menganggap offside pemainnya, padahal situasinya tidak jelas.
Selain itu, kekalahan ini menambah daftar kekecewaan pelatih Shin Taeyong yang belum memberikan prestasi signifikan sejak menjadi pelatih Timnas Indonesia.
Meskipun Timnas Indonesia mengalami kekalahan, Erick Thohir tetap merasa bangga melihat perjuangan timnas Indonesia, walaupun banyak keterbatasan yang dihadapi.
Baca Juga: Indonesia Masuk Final Piala AFF U-23, Erick Thohir: Jangan Jumawa
Meskipun banyak pemain utama absen karena kewajiban klub, semangat dan dedikasi tim tetap tak tergoyahkan.
Thohir juga menegaskan, bahwa keputusan wasit tidak adil dan merugikan tim. Namun ia tetap optimis bahwa prestasi dalam Piala AFF U-23 dan SEA Games 2023 akan menjadi bekal bagi Timnas Indonesia untuk tampil lebih baik di masa mendatang. Termasuk di Piala Asia U-23 dan kualifikasi Olimpiade 2024.
Dengan skandal wasit ini mencuat, dunia sepak bola Indonesia dihadapkan pada tantangan untuk menjaga integritas dan keadilan dalam kompetisi.
Meskipun kalah dalam final Piala AFF U-23 2023, para pemain, pelatih, dan pengurus Timnas Indonesia memiliki tekad kuat untuk terus berkembang dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. (Revi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)